
hari itu telah tiba semua murid jenjang pertama dari Kelas A hingga D berkumpul mereka memenuhi seluruh Area lapangan latihan
murid kelas D datang terlambat dan tidak ada tempat untuk latihan , disini jelas terlihat dari kelas A- C mereka membagi lapangan ini hanya kelas kami tidak ke bagian
" murid kelas sampah kalian terlambat ya " ia seorang murid kelas C dari pakaian di gunakan ,
Cici mengatakan kepada semua agar tidak terpancing , ia mengarahkan untuk duduk di tribun penonton
ini rencana ku dan Cici, sengaja membuat kami seolah datang terlambat , agar tidak ke bagian tempat latihan. kami incar saat ini melihat kekuatan dari kelas lain
sebelum datang ke Arena
aku berkata pada Cici
" Cici lebih baik kita datang terlambat besok "
" apa maksud mu ini kesempatan bagus melihatkan hasil latihan kita pada wakil komando Lo "
" apakah itu tujuan kita latihan Cici!"
ia terdiam
" aku tau Hiro kita latihan untuk mempersiapkan pertandingan Akademi bukan !"
" saat ini lebih baik melihat kekuatan yang dimiliki musuh !"
" usul mu memang bagus Hiro tapi siswa kelas kita sangat menantikan ini !"
" keuntungan dari ini mungkin ada tapi hanya beberapa persen , kalau kita melihat kekuatan lawan keuntungan cukup besar saat turnamen "
" apakah dengan ini kita bisa menang Hiro ?"
" itu juga belum tentu Cici , tapi setidaknya jangan memperlihatkan kekuatan kita , ini langkah bagus membuat semua orang terkejut "
" baiklah Hiro aku serahkan saja pada mu !"
kembali masa saat ini
kami semua duduk dengan santai di tribun penonton semua kelas memperhatikan , disana terlihat Ela menatap kepada ku , tapi Marine memberikan reaksi marah seakan penanda perang
" kelas sampah kalian sudah menyerah , memang sih tak ada Guna untuk wakil komandan melihat kekuatan kalian !!"
semua orang tertawa melihat kelas kami
tak lama ketua OSIS datang bersama wakil komandan Lucia Force Layla Lucia di kawal beberapa prajurit , mereka memakai pakaian lengkap baju prajurit hijau gelap ,
Layla melihat latihan mereka dari tribun penonton yang berseberangan dengan kami , anak kelas D terkagum-kagum dengan nya
Marine berkata
" hai Hiro apakah kau pernah bertemu dengannya ( Layla) saat dulu " Marine terlihat heran dengan kehadiran Layla
" aku tidak pernah bertemu dengannya walaupun ia kakak dari Ela , dulu kita sering berjumpa Anak sulung raja dan Ela , soal Sail pun aku hanya bertemu di akademi "
" ia aku juga heran, Layla itu sangat kejam dan licik !' Marine berbisik padaku
Layla melihat latihan murid jenjang pertama Akademi
" cukup lumayan. Sail kau mendapat junior memiliki semangat luar biasa "
" terimakasih kak ,! "
__ADS_1
" disitu ada Ela di ujung sana Zein sepertinya mereka masih bersebrangan ya ?"
" ahaha kemarin Mikaela memenangkan pertarungan memperebutkan Ketua kelas A dari Zein "
" hahaha....... mereka selalu tidak akur "
Layla menikmati latihan murid akademi ,
tiba-tiba ia heran terasa ada yang kurang
" oh - dimana murid kelas D sebagai pendukung Sail , dan siapa para penonton disana apakah murid akademi ini ?"
" maaf kak, yang kau lihat di ujung sana ( sambil menunjuk ) itu kelas D "
" eh - kenapa mereka tidak latihan Sail ?, apakah mereka tidak menghormati ku " Layla mulai tersenyum
hawa menakutkan menghampiri murid kelas D mereka merinding tanpa alasan
" tidak kak mungkin tidak kebagian tempat latihan kau bisa lihat , lapangan sudah penuh !"
" ahah - jadi mereka datang terlambat ya !"
Layla turun ke lapangan dan berjalan ,
mengeluarkan aura intimidasi , membuat semua murid terdiam dan ketakutan
Zein pun berkata pada temannya
" lihat lah Dewi kehancuran berada di lapangan yang sama dengan kita , " Zein sangat tenang
Ela hanya diam dan berjalan menghampiri Layla
semua murid melihat nya , Layla berjalan dengan anggun, Sail dari jauh memegang keningnya ia menyadari hal merepotkan sebentar lagi datang
" oh tidak apa yang di lakukan Marine" aku terheran
Layla berkata
" lama tidak berjumpa kalian berdua apakah ini sambutan untuk kakak termanis kalian "
Marine menjawab
" hah- hari ini yang tepat untuk pembalasan dendam kak Layla "
Ela menambahkan
" untuk saat ini aku setuju , kami akan mengalah kan mu dan menunjukan kekuatan kami " Ela mulai serius
entah apa yang terjadi dengan Marine dan Ela
sebelumnya
saat Ela dan Marine mengetahui kedatangan Layla esok mereka bertemu secara rahasia
" besok dia datang bagaimana menurutmu Marine"
" kita kibarkan bendera putih untuk saat ini mari bekerjasama menuntaskan yang belum tuntas Ela!"
" baik lah "
mereka berjabat tangan tapi persaingan belum usai
__ADS_1
di masa sekarang
Layla mengeluarkan sedikit aura sihir bersiap memulai pertarungan
Sail menghimbau kepada seluruh siswa di lapangan untuk keluar dari lapangan , ia juga memerintahkan kepada Jacksen dan Clara untuk membuat pertahanan di sekeliling arena pertempuran agar efek serangan tidak terkena pada penonton ,
lingkaran sihir tercipta berwarna ungu
di lapangan hanya tersisa Ela, Marine dan Layla
pertarungan dimulai mereka melakukan aksi beladiri yang hebat dua lawan satu , Layla hanya menghindar
" aku akan membalasnya kak Layla " marine marah
" coba saja "
sihir pun mulai keluar perlahan
" apakah segini kekuatan kalian berdua " kak Layla provokasi
" sihir Es suhu minus !" kekuatan dari Ela suhu menjadi dingin sekitar lapangan pertarungan
" sihir pembakar suhu Celcius !" sihir dari Marine membuat temperatur di lapangan menjadi kacau setengah panas dan dingin , ini sangat berbahaya bisa terjadi ledakan suhu
semua murid kelas lain terkejut dengan kekuatan marine , beda dengan kami, sangat bangga dengannya
"sihir Musi semi penetral keadaan!" sihir kak Layla semi ,iklim seimbang antara panas dan dingin
pertarungan berlanjut sangat cepat Marine dan Ela sudah kehabisan tenaga kak Layla sepertinya belum
mari kita akhiri
" sihir musim semi bunga ke guguran !!" terlihat bunga yang telah berguguran mengitari arena
Ela dan Marine terdiam mereka seperti akan pingsan tidak kuat dengan efek itu , mereka berdua mengaktifkan sihir ke tubuh sendiri
" sihir panas Zirah yang terbakar!!" Marine bermandikan oleh panas yang membentuk sebuah zirah berwarna merah ke oranye mengeluarkan asap di sekelilingnya
" sihir es pembekuan zirah " Ela juga membuat zirah dari sihirnya , ia seperti ratu es , berwarna biru pudar dan putih
" kalian cukup berkembang ya ahaha , kalau begitu mari akhiri ini semua Ela , Marine....." kak Layla berteriak
" sihir es tombak Artik !!!" Ela menciptakan tombak es besar berada di samping kak Layla
" sihir panas !! cincin matahari"!! Marine membuat cincin besar yang mengarah kepada kak Layla
perpaduan sihir Marine dan Ela sepadan tidak membuat es Layla mencari dari efek panas , juga sihir es tidak memadamkan panas , malah membuat panas semakin tinggi
" sihir musim semi angin membawa bunga keguguran !!!' angin besar di baluti bunga dan daun yang memiliki efek menghancurkan
mereka menyerang kak Layla secara bersamaan , sementara Layla meluncurkan serangannya
es bercampur dengan panasnya pembakaran menciptakan ledakan yang dahsyat di tambah angin membuat api semakin membesar
benar cahaya merah dan hawa es menerangi lapangan itu semua siswa kaget dengan sihir besar yang di hasil kan
di kastil istana
raja dari menara nya melihat ke arah lapangan itu sebuah ledakan besar tercipta
Akademi
__ADS_1
Jack dan Clara menahan efek ledakan itu dengan sejuta tenaga ....
entah apa yang mereka pikirkan ledakan ini sungguh sangat dahsyat ....... tapi kejadian takterduga .,... terjadi