
hari ini telah di nantikan semua orang pertandingan Akademi sihir , seluruh warga kerajaan Lucia menyambut dengan penuh sukacita
semua persiapan telah berjalan sesuai rencana Kapal laut dari angkatan laut telah menjaga batas perairan , angkatan udara telah siaga di langit kerajaan Lucia dengan sihir nya sementara Angkatan Darat mengawal jalan nya pertandingan itu
Asrama kelas D
semua siswa kelas berkumpul , aku membagikan baju seragam untuk para tim , baju ini di dapat dari pak Genos
semua Makai baju itu , lebih tepatnya jubah hitam berlambang kan D
seluruh anggota kelas menyemangati kami
Cici memimpin dalam langkah awal
" semua nya mari kita tunjukan siapa kelas D sesungguhnya !!!"
" baik ketua !!!" seluruh siswa bersorak
aku berjalan menuju arena pertandingan Pau terlihat sedikit gugup , Hanabi dan Cici terlihat santai Rui dan saru berjalan di belakang dengan perlahan , Marine seperti biasanya mungkin ini pengaruh pengalaman ketika sebelum masuk akademi juga ditambah seluruh kelas harus menghadiri acara pembukaan
sinar matahari yang cerah , awan tampak menjarak
Sorakan meriah pada kelas A ,memakai baju lengkap prajurit dan berwarna merah mereka memang kelas unggulan di bandingkan kami jubah ini tidak seberapa, kelas B memaki baju prajurit lengkap berwarna biru , mereka menatap sinis pada kami melihat reaksi mereka Rui sangat marah ,ia di tenangkan oleh Cici , lalu kelas C mereka memakai baju seperti jubah tapi tampak elegan warna kuning lebih mirip dengan warna emas
Kiri menyapa kami
" siswa kelas D semoga kita bisa bertarung dengan aman dan jujur ya " sambil bersalaman pada ku
" terimakasih kiri !!"
mereka meninggalkan kami , lalu tiba saat nya giliran kelas kami tampil
tapi tak di sangka penonton malah menertawakan kami ,teman-teman sempat kecewa tapi Marine melawan penonton itu dan berkata
" ah...aa..h kalian hanya pecundang yang menonton kami , sebaiknya diam atau kami menyatakan perang dengan kalian semua !!!"
semua orang terkejut atas ucapan Marine , Cici menenangkan Marine , ini bagus mental seluruh kelas D mulai terangkat naik
para penonton memanas dan mengolok kelas D
" kelas sampah kalian itu tidak berguna pulang sana !!'
" ahah palingan bulan-bulanan kelas lain "
" kelas terburuk jangan menantang orang "
raja pun menenangkan para penonton
" sudah diam semua lebih baik kita lanjutkan acaranya "
" semua orang mulai diam , seluruh kelas berbaris dan di temani wali kelas , tapi aku sangat penasaran siapa sih wali kelas A , selama ini aku selalu bertanya .
kepala sekolah mengomandoi seluruh kelas agar berbaris dan siap, juga seseorang tiba dari belakang bertubuh tinggi sedang ia pria paruh baya rambut panjang berwarna putih , ia mantan pasukan elite Lucia Force sama seperti pak Genos tapi jabatannya lebih tinggi , mantan jendral , ia bernama "San Or Deliora" pahlawan perang di teluk Persia tidak ada seorang pun tidak mengetahui nya , tepuk tangan mengiringi kedatangan orang itu berbeda sambutan dengan kelas kami
kepala sekolah berbicara
" baiklah semua, semoga pertandingan berjalan dengan lancar sama dan adil, keluarkan seluruh kemampuan yang ada "
semua bertepuk tangan dengan antusias
__ADS_1
lalu seluruh murid yang tidak mengikuti pertandingan di persilahkan duduk di tribun penonton
" teman-teman semoga kalian menang kami akan mendukung kalian dari tribun ...." Nicola menyemangati kami
" terimakasih kami akan berusaha dengan keras !!' Cici membalasnya
di perbatasan kerajaan ....
" Zaryu bagaimana kondisi nya !!"
" hmmm.. sepertinya musuh masih melakukan penyerang secara diam-diam "
" aku merasakan mereka berkumpul di balik bukit itu Kail "
" berapa banyak Diemon ?"
" kurang lebih seratus orang Kail!"
" bagaiman apakah lebih baik kita turun tangan !!"
" sabar kalau kau langsung turun keberadaan mu akan memicu perang besar !!"
" kau ini tidak tau diri ya Zaryu !!"
" diam kau Diemon!"
" baiklah lebih baik kita menunggu mereka menyerang duluan baru kita balas !!"
di arena pertempuran
pertandingan akan di buka dengan pertarungan trio per tim
kelas B menurunkan Rei Edward Snowden dan Reus
kelas C menurunkan Diane, Fiente dan Roca
kelas D menurunkan Marine Saru dan Pau
siswa kelas D heran mengapa mereka yang turun , Pau dan Saru mendatangi ku
" kau menjebak kami dengan tuan putri !!"
" kalian tenang saja Marine cukup tangkas !"
" Hito aku tau Marine tangkas tapi mengapa kau menurunkan aku bersama tuan putri, seharusnya itu tiga mu!!"
" hei kalian apakah tidak mau menjadi bawahan ku ha!!!' Marine mendatangai kami
" ti....dak kak aku akan selalu menemani mu !!" wajah Saru pucat pasif , ia menaruh penuh amarah pada ku
dengan sihir Medan atau daerah milik kepala sekolah, arena berubah menjadi hutan belantara dan di atas ada layar proyeksi dari batu sihir untuk melihat langsung pertandingan
wilayah di bagi menjadi empat , masing-masing tim mendapatkan 4 bendera ,
misinya menancapkan bendera tim di wilayah musuh atau menrebut bendera Musuh .
marine memberikan dua bendera pada Pau ia mengetahui Pau mudah untuk di kelabui , dilihat dari lawan Diane dan Sarah memiliki kekuatan memikat pria , apa lagi Pau yang mata keranjang mudah di kelabui cewek
" Pau ini dua bendera pegang oleh mu !!"
__ADS_1
" hah- berarti aku ketua regu !!"
" terserah ..."
" te..te.. rimakasih Marine kau memercayakan padaku !"
" Pau kau jangan sampai lengah "
" apa maksud mu saru "
"Doom...rrrrr" tembakan menandakan pertandingan di mulai
seluruh kelas bergerak !!. Marine menyuruh Saru mengeluarkan sihir kabut , membuat seluruh arena menjadi berkabut membuat pandangan terbatas
raja melihat itu dan ia cukup kagum pada murid kelas 1
" oh.... ternyata masih ada mengunakan sihir tradisional ya "
" Rodri beruntung kau dapat melihat itu kembali ahaha!!"
Zein menyuruh Lazaru dan Sarah berhati-hati,
" Lazaru deteksi mengunakan gelombang ultrasonik sonik mu ,
" baiklah , ultrasonik pantul kan!!!"
" Sarah pancarkan gelombang suara mu !!"
" oke !!"
terlihat Sarah dan Lazaru penyihir tipe gelombang dengan kemampuan Lazaru ia mengetahui di mana lokasi musuh sedangkan Sarah ia bernyanyi membuat semua orang berfokus pada suara Sarah mereka tidak menyadari bahwa Lazaru melacak lokasi mereka
marine sepertinya menyadari itu ia menyuruh Pau membuat segel
" Pau jangan dengarkan lagu itu buat kubah penyegel !!'
" baiklah , aku akan membuat nya "
Pau membentuk sebuah kubah transparan berwarna kuning , sementara Saru fokus pada kepekatan kabut !!"
Fiente dari kelas C juga tidak tinggal diam ia memiliki kekuatan penghilang aura membuat ia tidak disadari orang lebih tepatnya ia seperti assassin, Diane masih terdiam ia seperti menyatu dengan alam ,
di kelas B Rei Himura melompat dengan tinggi ia memiliki sihir pemanggil benda , tampak mengeluarkan pedang panjang , dengan kekuatan penuh menancapkan pedang itu ke tanah , seketika getaran di hasil semua bergoncang!!!
James kagum melihat itu sementara Yuki mengamati Marine.
Marine terkejut dengan getaran tadi , Zein juga menyuruh temannya untuk tidak melanjutkan sihir pencarian
Reus dari kelas b memiliki sihir awan ia bisa memanipulasi awan di langit
" hai awan turunkan hujan lebat !!!!"
benar hujan pun turun membuat kabut yang di hasilkan Saru hilang !
mereka semua mulai bergerak dan mencoba mencuri bendera , terlihat sangat terlatih pantas saja lulus di akademi ini , beda dengan kelas D masih terlihat santai , menurut ku
Marine mengingat seluruh strategi ku , hanya Marine yang ku beritahu , aku tidak ingin kebocoran strategi apa lagi Pau yang mudah untuk di tipu ...
" apa yang di prediksi Hito sejauh benar , pertanda hujan turun disini lah kami akan mulai melakukan penyerangan !!' Gumam marine dalam hati!,
__ADS_1
dibalik itu seseorang masih mengamati !