
hari pertandingan ke dua , seluruh tim telah hadir di arena , keuntungan di sini hanya di miliki kelas A yang anggota masih lengkap 7 orang , peraturan pertandingan ini memang tidak di bolehkan adanya pemain pengganti ,
seluruh penonton bersorak , Marine kembali menatap semua orang dengan tajam , sorak terhenti , mereka menatap Marine dan mengeluarkan beberapa kata
" jangan sombong kau wanita kampungan ,!!"
" kelas A akan menghancurkan Kelas D !!"
" putri Ela kalahkan wanita itu !!"
di tribun tamu terlihat Layla tiba melihat pertandingan kedua , di tahun ini pun ada peraturan menarik yakni harus merebut bendera Kelas , seandainya kelas tersebut kehilangan benderanya maka di nyatakan kalah , ini memungkinkan untuk setiap tim melakukan strategi jitu atau mengalahkan setiap anggota tim lawan
Thomas mendatangi Cici
" sepertinya kalian semua tidak akan lanjut ke tahap selanjutnya !"
" apa maksudmu ?" Cici bertanya
" kelas B akan menghancurkan kelas D , ahahaha!"
Cici tidak menggubris, Thomas pergi ke arena persiapan pertarungan , tema arena hari ini adalah gurun pasir dan hanya beberapa bukit untuk bersembunyi , Sail sengaja mengubah arena di karenakan ingin memantau dan berjaga-jaga agar tidak mengulangi kejadian seperti Saru
kelas D mulai merundingkan starategi
" kita lebih baik tidak menyebar , jaga bendera ini sama-sama"! arahan ku
" tunggu Hito kalau begitu kita tak bisa mengalahkan kelas lain !" Hanabi protes
" bendera aku yang memegang , bagaimana !'
semua orang menatap tidak percaya padaku mereka merasakan aku akan menyerah , sebab dari awal aku tidak berniat penuh mengikuti pertandingan ini
" baiklah kalau kau sampai kalah dengan melakukan hal konyol kau akan ku hukum selama satu Minggu kau harus membersihkan asrama cewek atau cowok , bagaimana !" Marine mengancam ku
" baik setuju !!!" Cici , Hanabi dan Rui mereka terlihat senang
strategi ku ternyata terbaca oleh Marine
" aku peringatkan jangan memaksakan diri , kalau tidak mampu melawan kelas lain lebih baik kabur dan bersatu ingat !!"
semua mendengarkan , tembakan sihir terdengar waktunya pertandingan di mulai
seluruh kelas beraksi ,
aku meninggalkan Rui untuk mencuri bendera kelas C dengan kemampuan Rui mungkin dengan mudah ia kabur saat keadaan terdesak
Hanabi dan Cici mencoba merebut bendera kelas B setidak nya melakukan sedikit perlawanan
sementara Marine ia ingin bertarung dengan Ela , ia mengincar bendera Kelas A sendiri , sementara Aku hanya Duduk dan bersembunyi selepas waktu pertandingan Usain.
#lokasi Rui
__ADS_1
Rui telah menemukan lokasi tim C tapi ini sangat mudah perasaan aneh menghampiri nya
" tidak mungkin ini sangat mudah lokasi mereka di temukan !"
Rui merasakan ada seseorang di belakangnya
" wah ada tikus kecil disini ahahah ," Thomas berada di belakang Rui !
" mengapa kau di sini?"
Thomas menendang Rui hingga terpental sembari berkata
" ahaha kami akan mengalahkan mu satu persatu"
lalu di susul Kiri, Ken ,Vazarld mereka mengepung Rui
bendera Kelas C di pegang oleh Fiente, ini sengaja di lakukan karena ia masih sedikit cedera akibat pertarungan Kemarin
Rui menatap mereka
" jadi ini taktik kalian bergabung untuk menghancurkan kami , apa kalian begitu lemah hingga membuat aliansi seperti ini ?
" wah jaga ucapan mu tikus , !!" Ken terlihat marah atas pernyataan Rui
" wah kawan tenang jangan terpancing olehnya " Thomas memegang pundak Ken
Rui tampak kesusahan ia tau batasannya terlintas perkataan dari Hiro agar mundur kalau mengalami kesusahan , ia membuat keputusan untuk melawan mereka semua , dari layar pun semua orang terkejut tapi merasa senang karena kelas D akan di kalah kan ,
" wah mereka melakukan hal licik , tapi di medan perang , tidak ada hal licik atau pun curang ,
#dari daerah lain
Marine seperti ditakdirkan untuk bertarung melawan Ela , disana ada Mikato dan Feby yang melindungi bendera kelas mereka ,
" wah kita bertemu Ela tak menyangka aku !"
" Marine mari kita selesaikan disini ahaha, Feby dan Mikato kalian sebaiknya mundur !"
" eh... aku akan membantu mu Ela !" Feby berkata
" tidak Feby aku ingin bertarung satu lawan satu ,!"
" Ela aku tau kau kuat tapi ini menguntungkan kita !" Mikato memberi peringatan
" maaf Mikato , aku ada alasan untuk mengambil resiko ini , yang terpenting lindungi lah bendera kita "
Marine sangat kesal melihat percakapan tak berguna mereka ia mulai menyerang langsung ,
pertarungan Ela dan Marine dimulai
#di Cici dan Hanabi ,
__ADS_1
Cici dan Hanabi mereka bertemu dengan Himawari dan Mimi , sontak mereka terkejut kelas B dan C bergabung ,
" wah untuk mengalahkan kami kalian harus bergabung " Hanabi mulai provokasi
" ahahhah jangan merasa paling kuat kalian , mari Himawari kita bereskan saja sampah ini !"
pertarungan kedua wanita juga di mulai Hanabi dengan sihir bunganya menciptakan serbuk sari segala arah , sementara Cici mulai melakukan teknik kecepatan di bekali dengan sebuah pedang pendek mulai menyerang lawan nya mereka memulai pertarungan ,
aku masih diam dan tak melakukan apa-apa , lebih baik santai saja .
di perbatasan kerajaan #
Kail mengeluarkan sihirnya ia berfikir untuk cepat menyelesaikan urusan di perbatasan di karenakan ada beberapa pesan penting yang di kirimkan oleh Layla tadi pagi
kembali ke arena "
Layla sangat antusias melihat pertarungan antara marine dan Ela
"aku ingin melihat siapaka. diantara generasi Ratu Yang terbaik selanjutnya ?"
pertarungan mereka dimulai ,
sama melakukan serangan yang kuat , hawa panas dan dingin mulai terasa bahkan sampai ke raja Lucia
mereka berdua wanita berbakat di angkatannya , pertarungan yang indah menghasilkan suatu energi yang kuat. perhatian semua orang tertuju pada pertarungan itu ,
marine dengan segala kekuatannya mengeluarkan hawa panas bermaksud menekan elaa yang lemah terhadap pasan , begitupun sebaliknya marine lemah terhadap hawa dingin ,
mikato dan Febby tak bergeming , dengan pertarungan itu , sementara aku yang bersembunyi hanya tersenyum , seluruh penonton tak menyangka marine bisa mengimbangi Ela ,
pertandingan mereka sangat lah indah , hasil dari benturan energi sihir itu menciptakan lukisan indah di langit ini
Marine mengeluarkan upaya yang ada , sedang kan Ela tidak menyerah dengan segala serangan Marine,
penonton hanya diam dan tak memalingkan pandangan dari pertarungan Ela ,
Raja Mail pun sangat senang melihat pertarungan calon prajurit terkuat di Kerajaan ,
" ahaha kau tak menyangka mereka telah tumbuh kuat , tapi yang ku takutkan seandainya mereka bergabung dengan Layla, maka aku akan turun tahta dari kerajaan ini " raja Mail mengelengkan kepala nya
marine mengeluarkan sihirnya
"Sihir panas Panas membara " teriak marine
" Sihi Es , Celcius !!!" Ela membalas
suasana di Arena pertandingan menjadi tidak karuan , tampak tanah yang mereka tapi perlahan membaur dengan sihir mereka ,
tanah itu terbakar dan menjadi lahar panas di pijanak marine , sementara pijakan Ela menjadikan tempat itu membeku, asap mengepul efek dari bersinggungan Mereka
Aku hanya melihat mereka dari jauh tapi , firasat ku mengatakan ada sesuatu hal yang akan terjadi sebaiknya aku pindah ke lokasi Rui Saat ini !
__ADS_1