Pasukan Black Blood

Pasukan Black Blood
Hati - Hati


__ADS_3

tak terduga kelas A langsung bertemu kelas D


pertarungan tiga vs tiga


marine mengintruksikan agar berpencar Pau lari ke utara sedangkan Saru pergi ke arah selatan , secara tak terterduga Zein mengejar Pau , Sarah melawan Marine, Lazaru mengejar Saru


aku sendiri tidak menyangka tebakan ku salah awalnya aku mengira Zein akan menghadapi Marine , Lizaru mengejar Pau dan Saru akan berhadapan dengan Sarah ,


aku melihat disini akan menjadi kerugian dari kelas A ... aku terdiam benar tujuan mereka bukan lah bendera tapi dari awal memang mengincar Saru dan Pau , mereka licik


Marine juga menyadari hal itu ia sedikit tersenyum , seperti sudah menyiapkan rencana cadangan


Marine menghadapi Sarah ...


" wah aku akan melawan mu Sarah !!"


" putri dari kelas D, aku mendengar rumor itu !"


" jadi kau ingin memprovokasi ku ?"


" wah tidak ... tugas ku hanya menahan !!'


" o... jadi dari awal kalian memang mengincar kedua teman ku ?"


" putri memang pintar haha...." Sarah tertawa puas


di sisi lain Kelas B bertemu dengan Kelas C lokasi pertemuan mereka cukup dekat dengan tempat pelarian Saru


Reus dari kelas B bertemu dengan Fiente dari kelas C


" oh... kelas C senang bertemu dengan mu !!"


" Hmm... aku berharap bertemu kelas A tapi hanya kelas B "


" kau jangan sombong bocah !!!"


" terus mau mu apa !!"


" ti........Ng?????!!!!!!"


dua senjata langsung beradu Fiente memakai tongkat besi sedangkan Reus memakai pedang.


mereka mengeluarkan sihir masing masing awan kembali hujan deras diarea pertarungan Reus membuat Fiente sedikit kewalahan dengan memanfaatkan hujan cukup deras Fiente mulai memudarkan hawa kehadirannya dan menyerang Reus dari belakang , menyadari hal itu Reus membuat dinding hujan di sekitarnya menghambat pergerakan Fiente saat menyerang .


di tempat lain Rei dan Edwar bertemu dengan Diane dan Roca


" wah.. wah... mangsa yang bagus!!" kata Rei


" jangan menganggap remeh musuh mu !!!" Roca membalas ..


" Diane kau sangat cantik dan elegan bagaimana kau menjadi wanita ku? !!!" Edwar menggoda ---------

__ADS_1


"ahahah.... seberapa pantas kau menjadi pria ku ?"


" wanita sombong ... aku akan menutup mulut mu itu !"


" aku tak Sudi menjadi wanita , untuk pria kacung sepertimu edwar !"


" oh...... baiklah mari kita bertarung ahahaha


... wanita ****** !!"


pertarungan duo berlangsung semua penonton tertuju ke sana sihir Diane keluar pengendali tumbuhan Diane bisa memanipulasi alam , dengan sesukanya terutama tumbuhan membaluti diri dengan pepohonan membuat pertahanan sulit di tembus sementara Edwar mengunakan sihir Tanah ia memanipulasi tanah , sesuatu yang sedikit ambigu , pohon yang tumbuh di tanah harus melawan tanah itu sendiri , bagi Diane ia ini tidak apa-apa


" sihir Pohon Cengkraman Alam !!"


akar pohon yang membaluti Diane mengejar dan menembus' pertahanan tanah Edward


" sihir tanah tembok berlapis !!' tanah itu terus melapisi tembok yang tertembus ....


Edwar mulai menyerang ia mengerakkan tanah di sekita Diane , energi sihir karena mempertahankan sudah mulai terkuras , diatas angin Edwar kemungkinan akan menang


Rei yang bertemu dengan Roca mereka memiliki kesamaan yakni ahli pedang Roca memiliki ahli katana duo pendek , sedangkan Rei menguasai ilmu samurai


" chi.......n...g!!!!!!!!!"


deringan pedang tergiang di telinga kecepatan adu pedang tidak bisa di lihat oleh mata telanjang , tekni ini menghasilkan pemandangan yang indah , serta tepuk tangan penonton dan tamu undangan


" haha Mail kau memiliki calon prajurit berbakat aku sedikit iri padamu ! ahahaha"


" itu belum seberapa , mulai sekarang hal menarik akan terjadi ,!!"


Pau akhirnya bertarung melawan Zein


" Paul dari kelas D orang nomor 2 terkuat lulusan akademi tahun ini .., mengapa kau lebih memilih kelas D ?"


" itu bukan urusan mu lebih penting saat ini kita berhadapan sebagai musuh !"


" ahaahha kalau begitu tunjukan hal menarik padaku !"


mereka bertarung dengan sengit adu pukulan dan ilmu beladiri terlihat pancaran sihir mewarnai gerakan mereka batu sihir tertuju pada nya


Zein sangat tenang dalam menguji dari pukulan Pau ,


tapi Pau mulai mengaktifkan sihirnya dalam gerakan , rantai penyegel mulai membaluti Pau seperti pertahanan , Zein belum mengeluarkan sihirnya


aku melihat pertarungan itu sangat penasaran dengan kekuatan Zein saat bertemu pun , aku merasakan aura sihir begitu kuat dari dirinya


Zein sangat lihai dan mengendalikan pertarungan , Pau menyerang tanpa visi yang kuat


semua orang terkejut Pau ternyata memasang perangkap ketika penyerangan asal-asalan terhadap Zein , formula penyegelan mulai berjalan ke badan Zein


aku tak menyangka orang seperti Pau bisa mengunakan taktik yang cukup cerdas

__ADS_1


" wah aku terlalu fokus padamu , tak menyangka kau telah memasang sihirmu di area ini !"


" Jangan remeh kan aku ahaha"


"tapi jangan senang dulu , pertarungan selanjutnya adalah penentuan"


aura Zein keluar dengan ganas formula penyegelan Pau hancur seketika ,


hanya senyum tersisa dari Pau , aku menyadari Pau akan mengeluarkan kekuatannya firasat ku betul Pau mengeluarkan aura yang sama dengan Zein penonton tidak percaya anak kelas D sebanding dengan kelas A ,


rencana ku ternyata berjalan , sebelum pertandingan pun aku telah memperingati Marine untuk berpura-pura bahwa rencana gagal sebab Zein memiliki sihir pengetahuan mengetahui maksud dan tujuan orang tersebut , sihir jenis ini tergolong sihir langka ,


aku menyadari ketika bertemu Zein lalu ia pergi meninggalkan ku begitu saja , ia seperti telah mengetahui dan juga perkataan yang keluar dari mulut ku itu kebenaran


Pau menciptakan sihir tali berbalut rantai berduri , sihir itu dinamakan Rantai Panas


Zein tak tinggal diam ia mengepalkan tangan ke depan terbentuk sebuah bulatan lorong mengeluarkan cahaya hitam berbalut warna biru dinamakan Lorong Ilmu


dua kekuatan ini beradu dengan keras mengeluarkan suara berdenging di akhir terjadi ledakan luar biasa seluruh peserta terkejut melihat ke arah sumber berasal di barengi dengan asap menjelang tinggi ke atas


tim keamanan segera siaga melihat situasi


di tempat duduk tim semua memberi harapan atas keselamatan Pau dan Zein


di Kelas A Ela berkata kepada Feby


" aku sudah mengira hal ini terjadi , seperti sudah direncanakan seseorang , !!"


" bagai mana maksudmu Ela apa mungkin marine akan menebak bahwa Zein akan mengincar Pau karena memegang dua bendera ?"


" tidak! Marine memberikan dua bendera untuk antisipasi Pau bertemu dengan Diane , karena si bodoh itu mudah di tipu cewek ,kalau ia kehilangan bendera masih ada cadangan untuk merebut kembali benderanya ,yang telah di rebut "


" jadi semua ini strategi Marine , ia memimpin tim itu di pertandingan ?"


" kalau semua orang lihat mungkin ia tapi aku menyadari orang yang mengendalikan mereka berada di luar lapangan , !"


" hah siapa orangnya apakah guru mereka , atau Cici ketua kelas D , aku sih tidak percaya strategi itu dari murid pria kelas itu karena mereka semua itu bodoh " Feby sambil membayangkan murid pria Kelas D


" hahahah... Feby sepertinya lawan terberat kita mungkin Kelas D , mereka seperti ular yang akan memberikan bisa tanpa di sadari , "


" jangan begitu Ela kau terlalu memuji mereka , menurutmu siapa yang akan menang dalam pertandingan pertama ini ?"


" kalau sesuai dugaan ku , kemungkinan kelas A yang akan juara , tapi entahlah kita tak bisa menerka , akan ada banyak kejadian di luar dugaan yang akan terjadi !"


" jadi kelas D akan di posisi paling bawah !"


" tidak mereka akan di posisi di bawah kita , karena mereka menurunkan Marine!!" Ela sangat serius sambil mengepalkan tangannya


melihat itu Feby sangat khawatir


",apakah Marine sangat kuat sampai membuat Ela sangat waspada ,

__ADS_1


memang mereka teman masa kecil tapi jelas perbedaan keduanya juga terlihat ketenangan yang dimiliki Ela serta ketegasan yang di punya Marine " gumam Feby dalam hatinya .


di perbatasan Laut tampak seseorang berenang mendekati kapal


__ADS_2