Pembantu Cantik Itu Milikku

Pembantu Cantik Itu Milikku
EPISODE 11


__ADS_3

Kediaman Raharja


tap.. tap.. tap.. terdengar langkah kaki Bima yang kini menuju ke kamarnya, hari ini Bima sengaja pulang cepat karna sehabis meeting di kantor tidak ada lagi pekerjaan jadi ia berniat untuk pulang. biasannya Bima jarang pulang cepat tapi entah kenapa akhir akhir ini dia lebih semangat untuk pulang kerumah jika sudah tidak ada lagi pekerjaan.


sesampainya di kamar ia mengganti baju dan langsung mandi, ia teringat akan pembantunya itu yang belum menyiapkan air hangat untuk dia. ia lalu mengambil sebuah telfon rumah yang menyambungkan ke ruang tengah


tuuuttt....tuuuttt...tuuuttt...


"halo dengan kediaman Raharja disini, ada yang saya bisa bantu??" jawab seseorang yang merupakan bi Dina


Bima yang mengenali suara tersebut langsung berkata


"bi,, tolong suruh fitry ke kamar saya"


"maaf tuan,,fitry lagi keluar dan belum kembali" jawab bi Dina


"keluar?? kemana??"tanya Bima heran


"kurang tau tuan, tadi tuan Dony mengajaknya keluar untuk meminta fitry menemaninya makan di luar"


"ooohh sekarang dia sudah berani ya mengabaikan tugasnya dan berani sekali dia pergi Tampa seizinku!!" batin Bima


"oh ya sudah, nanti kalau dia sudah pulang suruh kekamar saya!!" jawab Bima mengakhiri telfonnya.


"sialan!! pembantu itu sudah berani ya sekarang, emang dia pikir bosnya itu siapa?? berani sekali dia keluar Tampa sepengetahuanku!! apa jangan jangan Dony lagi tertarik sama fitry makanya dia sedang berusaha mendekati fitry?? Bima membatin


20 menit kemudian fitry pun kembali dan bi Dina yang melihatnya langsung menghampirinya


"fit,, kamu udah pulang??"


"eh iya Bu baru aja tiba"


"fit kamu lagi di cariin tuan Bima, beliau ingin kamu menemui nya di kamarnya" jawab bi Dina menjelaskan


"tu..tuan..Bima bi?? tuan Bima udah pulang kerja?" tanya fitry yang sontak kaget karena dia tidak menyadari kalau tuannya akan pulang cepat, pikirnya tuannya akan pulang larut malam lagi.


" ia fit tuan Bima sekarang berada di kamarnya"


"ok baik bi saya akan menemui tuan Bima dulu"


sesampainya di depan kamar Bima fitry merasa deg degan untuk masuk bertemu tuannya itu, di pikirannya pasti tuannya itu akan memarahinya karena tidak izin padanya terlebih dahulu untuk keluar


tok tok tok..


dengan ragu ragu fitry memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar Bima


namun Bima yang berada di dalam tidak menjawab, ia pikir apakah tuannya tidak berada di dalam?? ia pun masuk untuk memastikan.


tak lama kemudian ia di buat terkejut oleh Bima yang keluar dari kamar mandi yang hanya memakai handuk dan hanya menutupi pinggangnya. fitry yan melihatnya sontak kaget dan berteriak.


"aaaaggghhh...!!"


Bima yang tiba tiba melihat fitry berada di kamarnya pun ikut terkejut, di tambah dengan suara teriakan fitry.


"heeeiii...!!! bisa nggak kebiasaanmu itu di rubah, jangan suka teriak teriak !! kamu pikir ini hutan!!


fitry yang merasa malu menutup matanya dengan kedua tangannya.


"tu..tuan sih selalunya aja ngagetin trus gitu hanya memakai handuk!!" protes fitry


"lagian siapa suruh masuk ke kamar orang tampa permisi!!"

__ADS_1


"tadi saya sudah ketuk ketuk pintu tuan tapi tuan tidak menjawab jadi saya pikir tuan tidur atau tidak ada didalam jadi saya memutuskan untuk mengecek ke dalam"


Bima yang terlihat sudah mengenakan baju dan duduk di sofa kamarnya menyuruh fitry untuk duduk


"duduk!!" perintah Bima


"baik tuan"


"kemana aja kamu tadi??!!"


degg... seperti perkiraan fitry pasti tuannya itu menanyakan hal kepergiannya tadi Tampa memberitahunya.


"ehhhh...itu tuan.. tadi saya keluar sebentar bersama tuan Dony untuk menemani tuan Dony makan di luar" jawab fitry menjelaskan


"sekarang kamu sudah berani ya main keluar keluar rumah Tampa seizinku!!" tanya Dony mengintimidasi


"ti tidak tuan..mana saya berani, tadi rencana saya mau izin sama tuan tapi tuan Dony bilang sudah izin sama ibu Rina tuan"


"emangnya yang gaji kamu itu siapa hah??!!!" tanya Bima penuh amarah


"maaf tuan"


"ya sudah.. jangan di ulangi lagi. kalau mau kemana mana mesti izin sama saya dulu" kata Bima memaafkan, sepertinya ia merasa sudah keterlaluan memarahi fitry. lagian fitry tak sepenuhnya salah hanya karna ia tidak izin membuat Bima kesal


"baik tuan"


"kalau begitu kamu buatkan saya makanan, saya lapar belum makan!! marah marah ke kami bikin perut saya lapar!!"


"iiiihhh itu sih udah jadi hobby kamu aja kali tutul sukanya marah marah!!!" batin fitry


"baik tuan!! kalau begitu saya pamit ke dapur dulu buat masak"


"heemmm" kata Bima tampa melihat ke arah fitry


"fit kamu nggak apa apa tadi di dalam?? ehm.. maksud bibi kamu nggak di marahin sama tuan tadi??"


fitry yang mengerti akan pertanyaan bi Dina pun tersenyum.


"marah si Bi karena fitry nggak izin dulu sama dia bit keluar sama tuan Dony tapi dia juga lucu!!'


bibi Dina merasa heran dengan kata fitry yang mengatakan lucu


"lucu?? lucu gimana maksudnya??" tanya nya lagi


"ya lucu lah bi,, habis ngomel ngomel eh kelaparan Dia nya!! ya makanya mint fitry buatin makanan! terang fitry


"oohh gitu.. ya sudah kamu buatin aja dulu! lain kali kalau mau keluar harus ijin dulu sama tuan"


"ia bi,, lagian juga kan tadi waktu fitry mau izin ke tuan eh malah tuan Dony minta izin nya ke Bu Rina"


"iya kalau gitu kamu lanjutin masak ya.. bibi ada pekerjaan lain di belakang yang harus bibi kerjakan"


"baik bi.."


30 menit pun berlalu.. fitry sudah menyiapkan makanan untuk di bawak ke kamar tuannya. ia memasak masakan Nusantara seperti, sayur capcay, ikan gurame goreng plus sambel dabu dabu, tempe goreng dan tak lupa sup ayam.


gitu yang sudah sampai di kamar tuannya pun menghidangkannya di atas meja


"tuan sudah siap.. mari makan??!"


Bima yang mencium aroma masakan fitry pun sudah tidak sabar untuk mencicipi

__ADS_1


"baiklah"


"kalau begitu saya pamit keluar dulu tuan, nanti kalau sudah selesai tuan panggil saya"


"eehhh... mau kemana kamu!! duduk disini, saya tidak mau makan sendiri!!"


"ta..tapi.. tuan"


"nggak ada tapi tapian!! duduk disini temani saya makan"


"iiiiihhhh bisa nggak sih tutul kamu itu nggak usah buat saya pusing!!"


"baik tuan"


fitry pun melayani tuannya


"silahkan tuan di makan!!"


"loh piring kamu mana?"


"ehm... sa.. saya tuan?"


"iya kamu!! kamu saya suruh temani saya makan bukan berarti kamu disini untuk duduk liatin saya makan!"


"sa..saya masih Kenyang tuan sudah makan tadi"


"ooohhh.. makan bersama Dony??"


"iii.. iya tuan" jawab fitry menunduk


entah mengapa Bima yang mendengarnya pun seperti kesal, ada perasaan tak suka dalam hatinya tapi entahlah dia bingung. Bima tidak mau melihat fitry menaruh curiga kenapa dia kesal.


"ya sudah..kali gitu saya makan sendiri"


"baik tuan"


Bima melirik masakan yang fitry makan, ia merasa heran dengan masakan yang di masak fitry. ia belum pernah melihat apalagi memakan makanan yang fitry buat.


"ini kamu masak apa??" tanya Bima heran


"oh ini tuan saya masak makanan Nusantara, ada tempe goren, sayur capcay, sup ayam, sambel dabu dabu, dan ikan gurame goreng! cobain tuan.. pasti enak"


sebelumnya Bima belum pernah makan makanan seperti yang fitry masak,makanya ia suka masakan fitry. sepertinya cocok di lidahnya


perlahan ia mengambil makanan itu dan mencobanya di mulutnya.


"ehhhmmm.. enak banget sih.. baru kali ini nih aku makan makanan sesenak ini"


bima dengan lahapnya sampai 3x tambah


"gimana tuan??makanannya enak??"


"ya.. lumayan!"jawab Bima gengsi mengakui bahwa masakan fitry enak


"lumayan ya tuan sampai habis 3 piring" kata fitry terkekeh"


Bima yang merasa akan ucapan fitry barusan karena ketahuan suka dengan masakan fitry akhirnya mencari cari alasan agar tidak di ledekin oleh fitry.


"ya itu karna saya lagi kelaparan nungguin qm lama banget!!" jawab Bima asal


"uuuhhhhh bilang aja masakan aku enak pake bohong segala!!" fitry membatin

__ADS_1


sebenarnya ada hal yang ingin Bima tanyakan pada fitry mengenai kepergiannya bersama Dony tadi, Bima sedang kepo namun di urungkan niatnya itu karena ia gengsi takut di kira ingin tau.


selesai makan fitry kembali ke dapur membawa kembali piring piring dan mencuci nya.


__ADS_2