Pembantu Cantik Itu Milikku

Pembantu Cantik Itu Milikku
EPISODE 3


__ADS_3

jam menunjukkan 04.00 pagi dan fitry pun bergegas untuk bangun dan mandi, setelah itu ia bergegas ke dapur untuk memulai aktifitasnya yang pertama kalinya untuk memasak. dan di dapur ia melihat para asisten rumah tangga yang lainnya hendak memulai aktifitasnya, tak terkecuali bibi Dina.


"eh fit kamu sudah bangun juga, perkenalkan mereka ini adalah asisten rumah tangga disini"


"ini bibi sri dan ini Lia, dan yang itu pak parli" Bu Dina memperkenalkan fitry dengan asisten rumah tangga dirumah itu. umur lia sebenarnya terpaut tak jauh dari fitry namun Lia sudah memiliki suami


"perkenalkan nama saya fitry" jawab fitry


" wah fit kamu gadis yang cantik, kenapa mesti memilih bekerja seperti kami?? kamu cocoknya jadi model atau artis seperti di tv tv" pak parli memuji kecantikan fitry


tidak kalah dengan bibi sri dan Lia pun takjub dengan pesona kecantikan dari asisten pembantu yang baru itu di rumah ini


" terima kasih, kalian terlalu berlebihan" sahut fitry


mereka pun menyudahi obrolan dengan melanjutkan aktifitasnya.


pak parli kembali untuk mengecek mesin mesin mobil karena pak parli merupakan sopir pribadi pak Raharja. sedangkan Lia, bibi sri dan bibi Dina merupakan asisten rumah tangga yang mempunyai tugas masing masing.


jam menunjukkan jam 06:00 pagi dan fitry selesai menghidangkan makanan. namun hendak kembali kedapur bibi Dina memanggil fitry


"fit.. kamu di panggi Bu Rina di kamarnya" kata bi Dina


"emangnya ada apa bi?? apakah saya melakukan kesalahan?? tanya fitry heran


"nggak fit,, Bu Rina hanya memanggilmu untuk mberitahukan sesuatu.


"oh.. ok baik bi saya akan segera kesana" jawab fitry dengan perasaan lega.


sesampainya di depan kamar Bu Rina, fitry mengetuk pintu.


tok... tok... tok... suara ketukan pintu


"silahkan masuk" sahut Bu Rina yang mempersilahkan fitry masuk


dengan langkah kaki hati hati fitry pun memasuki kamar itu


"maaf Bu.. ibu memanggil saya"??


"iya fit,, begini.. sebentar suami dan anak saya akan tiba.. jadi tolong kamu bersihkan kamar anak saya karena anak saya paling tidak suka kalau kamarnya itu berantakan atau tidak rapi"


"baik bu" jawab fitry


"ok kamu boleh keluar, nanti bi Dina yang akan menunjukkan kamu kamar anak saya"


"baik bu" sahutnya Lagi dan hendak keluar


Setelah berada di depan kamar majikannya yaitu tuan muda, akhirnya fitry pun masuk. namun begitu takjubnya dia karena kamarnya sangat luas melebihi kamarnya.


"Oh my God... ini kamar atau lapangan bola luas banget, lagi pula kamar ini sangat bersih dan rapi jadi apanya yang mesti di rapikan dan di bersihkan"?? batin fitry

__ADS_1


"ini kamar seperti toko aja" bahkan baju baju pun tersedia begitu banyak dengan tatanan yang rapi, tak kalah dngn koleksi sepatu sepatu yang melebihi lemari itu.


saat melihat lihat seisi kamar majikannya itu, matanya tertuju pada figura foto dengan ukuran yang cukup besar tampak sebuah foto seorang pria yang begitu tampan dan hidung yang mancung. siapapun yang melihatnya pasti terpesona.


"apakah dia adalah tuan muda dirumah ini?? begitu tampan dan mempesona.." batinnya


saat hendak membersihkan debu dimeja yang merupakan ruang kerja yang menyatu dengan kamar itu, tak sengaja fitry menyenggol bingkai foto kecil di meja itu


gubrakkkkk..... bingkai foto itupun pecah berkeping keping..fitry pun sangat kaget dan ketakutan.


" aduh gimana ini,, aku tak sengaja menyenggol foto itu" di ambilnya foto itu dan di lihatnya ternyata foto dari bingkai yang pecah itu adalah foto seorang wanita yang cantik bak model.


"cantik sekali,,apakah dia kekasih dari tuan muda??"


" ialah fit tuan muda mu aja sangat tampan, pasti jelas kekasihnya juga sangat cantik!!"


saat hendak membersihkan kepingan kepingan kaca dari bingkai yang pecah dan belum sempat ia memasukkan ke tong sampah, sedangkan fotonya dia letakkan di atas meja tiba tiba...


drap..drapp.. drap.. suara langkah sepatu memasuki kamar itu.


"Hei... siapa kamu?? apa yang ku lakukan dengan foto itu"


suara bariton dari seorang pria itu mengagetkan fitry yang hendak bergegas berdiri. yang jelas adalah tuan mudanya. dengan tatapan tajam yang serasa hendak menerkam menatap fitry.


"hei.. apakah kamu tuli!! apa maksud kamu masuk kekamar saya dan memecahkan barang barang saya!!!" dengan suara tinggi pria itu bertanya lagi


"sa,,sa,, saya pembantu baru di rumah ini tuan, ta,, ta,, tadi nyonya menyuruh saya membersihkan dan merapikan kamar tuan tapi saya tidak sengaja menyenggol foto ini" jawab fitry dengan suara terbata bata dan gugup.


dengan ketakutan dan rasa gugup akhirnya fitry pun bergegas keluar dari kamar itu


"ya ampun.... kenapa sih kamu ceroboh sekali tidak berhati hati fit???" fitry membatin


"Tuan muda aslinya tampan banget, tapi sikapnya arogan gitu ya nggak ada manis manisnya sama sekali" batinnya lagi


author: le mineral kali ada manis manisnya 😁


beberapa menit kemudian terdengar suara teriakan yang asalnya dari kamar Bima


"ma... mama..!!!" teriak Bima memanggil mamanya


tak butuh waktu lama akhirnya Bu rina memasuki kamar Bima.


"Iya Bim ada apa?? kok baru datang teriak teriak sih??"


tanya Bu rina merasa heran tumben Bima teriak teriak memanggilnya.


"ma.. sejak kapan pembantu itu kerja disini?? dan siapa yang menyuruhnya masuk ke kamar ini dan menghancurkan barang barangku??" tanya bima dengan nada kesal.


"maksud kamu fitry?? fitry itu pembantu baru dirumah kita, dan mama yang menyuruhnya tadi membersihkan kamarmu. emangnya ada apa yg membuatmu marah marah seperti ini??

__ADS_1


"mama lihat.. dia sudah lancang memecahkan barangku" jawab Bima sambil menunjukkan bingkai foto yang pecah.


"ya mungkin dia nggak sengaja, lagian kan cuma bingkai foto.. kan bisa di ganti yang baru" jawab Bu Rina menenangkan putranya"


"tapi ma.. mama kan tau kalau aku paling nggak suka kalau siapapun lancang menyentuh barang barangku tanpa persetujuan dariku, apalagi sampai memecahkan barangku" tegas Bima


"ya sudah nanti mama akan menyuruh pak parli untuk membelikan bingkai yang baru" jawab Bu Rina yang hendak berlalu dari kamar Bima


**Hy para readers.. mohon maaf apabila dalam penulisan novel ini terdapat banyak kesalahan, baik kalimat ataupun kata kata yang membuat mata kalian sakit. author hanyalah manusia biasa yang masih terus belajar, author minta dukungan kalian untuk terus dukung author dengan cara bantu like, komen, share dan vote ya


❀️❀️❀️😘😘**


Di meja makan tampak pak rangga, Bu Rina dan Bima sedang menikmati sarapan paginya.


"ma tumben bi Dina memasak makanan seenak ini" tanya Bima.


tiba tiba fitry yang lewat hendak ke dapur dan Bu Rina yang menyadarinya memanggilnya.


"fit kesini sebentar"


" baik bu"


"pa.. ini fitry asisten rumah tangga kita yang baru, dia adalah keponakan bi dina" Bu Rina memperkenalkan fitry kepada suaminya pak rangga.


"usia kamu terlihat masih muda dan cantik kenapa kamu mau bekerja jadi pembantu" tanya pak rangga


"karena saya bukanlah orang kaya tuan" jawab fitry


tiba tiba Bima Bima mengernyitkan alisnya dengan tatapan datar tampa melihat ke arah fitry.


"iya pa.. fitry itu jago masak loh.. contohnya masakan ini semua fitry yang memasak.


Bima tiba tiba terbatuk mendengar pengakuan mamanya.


"uhhuuukk...uhuuukk...."


semua mata tiba tiba tertuju pada Bima


"kamu kenapa Bim?? makanya kalau makan itu pelan pelan pelan!!" kata Bu Rina


"Ng... nggak apa apa ma, Oya pa.. ma.. Bima deluan ke kantor ya" kata Bima yang hendak menyalami tangan kedua orang tuanya dan pergi.


sedangkan di luar tampak Rian asisten pribadi Bima sedang menunggu Bima.


"Pak apa kita akan berangkat sekarang??"


"besok lusa aja!!!!" jawab Bima ketus, yang nampaknya masih kesal dengan kejadian tadi hendak memasuki mobil pribadinya. sedangkan Rian hanya menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal itu, Rian tau sikap boss nya kalau sedang nggak mood pasti jawabnya asal tapi Rian juga tau biar Semarah apapun boss nya itu tapi ia tidak sungguh sungguh dengan ucapannya.


sedangkan di dalam mobil hanya keheningan yang dirasakannya karena tak ada sepatah katapun yang bossnya ucapkan dan Rian tidak berani bicara apapun saat bossnya lagi kesal.

__ADS_1


" ini boss kenapa lagi sih?? baru juga pagi pagi udah ngomel ngomel nggak jelas!!" gerutu rian


__ADS_2