
Seperti biasa,, pagi pagi Tukang sayur keliling yang biasa berjualan di depan pagar rumah kediaman Raharja sudah di kelilingi para ibu ibu yang hendak membeli. fitry dan bi Dina pun juga ada disana
"wah si enneng gelis pisan euyy..." kata tukang sayur itu. "si enneng gelis ini siapanya bi Dina?"
ibu ibu yang ikutan melihat fitry pun mengiyakan perkataan tukang sayur tersebut,
"iya,, nona ini cantik sekali" sambung salah satu ibu ibu tersebut. sedangkan fitry yang mendengar hanya tersenyum.
"ini fitry ponakan saya,, dia bekerja disini bersama saya" jawab bi Dina
"gadis secantik ini mah kenapa mau jadi pembantu, cocoknya mah jadi model seperti di tv,, atau jadi istri saya aja" kata tukang sayur asal
huaaaahaahaaa... mereka semua tertawa
Bima terlihat sudah pulih,, ia seakan bersiap siap hendak berangkat ke kantor dengan di kawal asisten pribadinya siapa lagi selain Rian.
saat hendak memasuki mobilnya tiba tiba matanya tertuju pada pandangan indah, dia melihat seseorang tersenyum manis yang sedang menyirami bunga di halaman. ya siapa lagi selain fitry
"manis"
"apanya yang manis boss??" jawab Rian heran, karena setaunya boss nya itu sedang tidak makan sesuatu apalagi mengunyah permen
"cantik"
"siapa yang cantik boss??" tanya Rian kembali
Bima yang baru sadar kalau ternyata Rian yang sedari tadi heran dengan dirinya pun sadar dari aktifitas nya melirik fitry
"eh..ehm..... itu bunga itu manis dan cantik" kata Bima asal
takut ketahuan kalau dirinya dari tadi sedang memperhatikan fitry Bima pun langsung masuk ke mobil dengan di susul Rian.
"tumben banget ini sih boss meperhatikan bunga,, jangankan bunga orang orang sekitarnya jarang dia perhatikan apalagi sampai di puji puji" batin Rian yang masih terheran dnegan sikap bossnya itu
🤣🤣🤣🙈🙈
di kantor..
"silahkan bapak tangani sekarang" kata salah satu pegawai Bima yang memimpin meeting namun tidak ada jawaban dari Bima.
"Pak...???",,,,,,
"Pak...???"
__ADS_1
tiba tiba Bima tersadar dari lamunannya.
"eh iya.. maaf.. tadi sampai mana??" tanya bima balik
"apakah bapak bisa menandatangi laporan itu sekarang??"
"Ok" jawabnya santai
entah mengapa tiba tiba bayangan fitry mulai memenuhi otaknya. teringat akan fitry ia pun lapar.. tiba tiba ia mengambil ponselnya dan menekan nomor yang akan ia hubungin.
"selamat siang,, dengan kediaman Raharja disini"
"siang,, saya dengan Bima. apa saya bisa berbicara dengan fitry??"
"iya tuan dengan saya sendiri" jawab fitry yang ternyata fitry yang sedari tadi mengangkat telfon
"saya lapar,, tolong kamu masakin saya makanan yang enak sebentar saya pulang"
seperti biasa,, belum fitry menjawab Bima malah memutuskan percakapan nya.
"iiiihhh itu si singa tutul ya bener bener deh pengen di tabok dengan wajan!! kebiasaan deh belum sempat di jawab udh menghilang gitu aja!" Tutur fitry kesal dengan sikap tuanya
cepat-cepat fitry kedapur untuk memulai memasak, dan seketika bi Dina datang menyapa.
" Hy fit sedang apa??"
"tumben banget dia minta di masakin untuk makan siang, biasanya juga dia nggak pernah makan siang dirumah tanya bibi Dina heran, setaunya dia nggak pernah melihat Bima meminta kepada asistennya untuk di masakin makanan untuk makan siang.
tidak butuh waktu banyak masakan pun sudah terhidang di meja maka dan Bima pun akhirnya tiba dirumah, seperti biasa bersama asistennya Rian, namun karena mereka sudah sampai dirumah akhirnya Rian pamit pulang
Bima langsung menuju ke meja makan, ia melihat makanan sudah tersaji di meja makan. mamanya yang melihat merasa aneh..
"Bima?? sejak kapan kamu pulang??" tanya mamanya heran, setaunya anaknya itu nggak pernah makan siang dirumah. hari ini entah kesambet apa tiba tiba dia pengen makan siang dirumah.
"baru aja ma... hari ini aku pengen banget makan dirumah jadi aku pulang cepat untuk makan siang dirumah"
"oohhh gitu.. ok kamu lanjutin makannya mama mau ke ke dalam dulu, ada yang mau mama kerjakan"
"ibu nggak makan??" tanya Bima
"sudah.. mama tadi sudah makan"
"oh.. ok baik kalo gitu"
__ADS_1
saat hendak makan, ia tiba tiba melihat ke sekeliling ruangan itu namun ia tidak melihat sosok fitry pembantunya disitu.
"fitry...!!! fitry!!!" panggil bima
tiba tiba fitry yang mendengar namanya yang di panggil oleh Bima pun akhirnya datang.
"ia tuan" jawab fitry menunduk
"silahkan duduk!! temani saya makan!!" jawabnya
"ta..tapi tuan??"
"silahkan duduk!!! saya tidak mau makan sendiri, lagian saya cuma mau pastikan apakah makanan ini tidak mengandung sesuatu yang merugikan saya!!"
akhirnya fitry pun duduk. " si singa ini ya.. udah capek capek dimasakin, bukannya berterima kasih eh.. malah nuduh nuduh segala!!"
"Kamu nggak makan??"
"saya sudah makan tuan" jawab fitry
"makanan apa ini yang kamu masak??"
"itu kari ayam, sayur bening, sambel matah dan udang saus tiram tuan" jawab fitry
"makanan apa itu?? apa enak??" tanyanya lagi karena baru kali ini dia mendengar nama makanan seperti yang di katakan fitry
"itu makanan favorit saya tuan kalau di kampung, rasanya nikmat banget, mari tuan silahkan di coba"
Bima yang mendengar penjelasan fitry kini mulai mencoba memakan masakannya.
"yummy.. ternyata rasanya tak sejelek tampilannya" batin Bima
"bagaimana rasanya tuan??" tanya fitry
"ehm... lumayan untuk mengganjal perut saya yang lagi lapar" jawab Bima yang hanya berpura pura tidak mengakuinya.
"bilang aja enak..pake nggak mau ngaku segala!!' batin fitry
"kenapa ya masakan apa aja yang di masak fitry selalu enak dan dapat di terima oleh rongga mulutku dengan baik" pikir Bima
selesai makan Bima berlalu meninggalkan meja makan, sementara fitry membereskan piring piring lalu membawanya ke dapur untuk di cuci
❤️❤️❤️
__ADS_1
"Hallo...??,, Rika sepertinya saya tidak akan kembali ke kantor jadi tolong kamu heandel semuanya di kantor" jawab Bima mengakhiri percakapannya di telfon
BERSAMBUNG....