Pembantu Cantik Itu Milikku

Pembantu Cantik Itu Milikku
Episode 7


__ADS_3

malam semakin larut tetapi mata fitry masih enggan tertutup juga, di lihatnya bintang di langit dari balik jendela kamarnya. entah kenapa ia teringat dengan sosok ayahnya ia kangen dengan perlakuan ayahnya yang sangat menyayanginya itu.


ingin sekali ia putar kembali waktu saat ia masih bersama,, namun takdir berkata lain. saat di lihatnya lagi bintang itu namun bintang itu sudah mulai memudar akibat awan gelap yang mulai menyelimutinya dan tiba tiba turunlah hujan.


dengan penuh semangat ia keluar kamarnya menuju teras rumah, ia duduk dengan melihat ke arah hujan yang berjatuhan dari atap rumah.


Bima yang berada di balkon kamarnya tiba tiba melihat ke bawah, ia melihat sosok fitry yang berada di luar sedang menatap hujan.


"ngapain dia luar hujan hujan gini?" tanya Bima dalam hati. penglihatannya masih terus mengawasi fitry yang berada di bawah.


fitry mulai turun dan hendak memasuki air hujan yang turun,, Bima yang melihatnya pun heran


"apa dia sudah tidak waras??,, kenapa dia malah huajn hujanan sih? nggak takut sakit apa??" batinnya lagi


entah kenapa hati Bima tergerak untuk menyamperin fitry, di turunin anak tangga dari atas kamarnya menuju teras rumah dan tibalah ia di depan teras yang terdapat fitry disana.


ia melihat fitry seakan menari nari sambil tersenyum sendiri di bawah air hujan yang turun.


"heiii... ngapain kamu malam malam gini main hujan??!!" tanya Bima yang mulai bersuara


fitry yang kaget melihat sosok Bima pun sontak berhenti dari tingkahnya.


"eh..tuan sejak kapan ada disitu" tanya fitry

__ADS_1


"kamu itu ya di tanya malah balik nanya!!" jawab Bima agak cuek, ia sengaja agar fitry tidak mengetahui bahwa sejak dari tadi Bima memperhatikannya.


"ehmmm... saya hanya rindu bermain hujan tuan,, apa tuan mau coba?? ayo tuan kesini!!" ajak fitry


"apa kamu sudah tidak waras??!!! kalo main hujan bisa bisa kamu nanti sakit!!" kata Bima dengan nada tinggi


fitry yang tidak menghiraukan Bima pun melanjutkan bermain hujan. sementara Bima yang merasa nggak di dengar oleh fitry pun masuk kedalam rumah, selang beberapa menit ia pun keluar lagi dengan membawa payung. di turunin nya anak tangga teras rumahnya dengan memegang payung yang telah di bukannya menuju fitry


di tariknya tangan fitry dan di arahkan nya payung tepat di atas kepala fitry, fitry pun sontak kaget melihat tuannya itu sudah berada di dekatnya dengan menggunakan payung.


"ayo masuk kedalam!!" ajak bima. fitry yang enggan mengikuti perintah bima pun melepaskan genggaman Bima.


"tidak tuan"


"eh... tuan lepaskan!!!!"


Bima enggan mendengarkan ocehan fitry dan terus membawanya sampai depan rumah dan menurunkannya. kini mata mereka saling beradu..


degg....!!!


"aduh kenapa ini?? jantung aq kok tiba tiba berdebar kencang sih. si singa tutul ini kok malah gendong aq sih!!" fitry membatin


sedangkan Bima pun tak kalah dengan apa yang dia rasakan "perasaan macam apa ini, kenapa sepertinya aku kena serangan jantung dadakan jantungku kok berdebar debar" batinnya

__ADS_1


"Sekarang kamu masuk trus mandi air hangat biar kamu nggak masuk angin!! saya tidak mau lagu lihat kamu bermain main hujan seperti tadi!!"


❤️❤️❤️❤️


❤️❤️❤️❤️


❤️❤️❤️❤️


Selesai mandi, fitry yang masih melamun di tepi ranjangnya memikirkan apa yang telah di alaminya bersama tuannya. ia merasa bingung entah perasaan apa yang tengah di alaminya, kenapa saat dekat dengan tuannya itu seperti ada perasaan yang berbeda. denyutan jantung yang begitu cepat membuat hatinya tak karuan namun fitry tak mau mensalah artikan tingkah tuannya itu padanya.


"iiiihhh apaan sih kamu fit,, kamu jangan bucin gitu deh.. tadi itu tuan Bima itu begitu karena ia nggak mau lihat kalau pembantunya sakit dan nggak bisa melayaninya lagi!!" fitry membatin


sementara Bima di kamarnya pun melakukan hal yang sama, ia juga lagi memikirkan hal yang sama yang di pikirkan fitry.


"jantung sialan ini kenapa sih tiap dekat dengan pembantu aneh itu tiba tiba aja tidak tidak terkontrol!! tidak Bima! tadi yang kamu lakukan itu hanya sekedar rasa manusiawi terhadap pekerjamu jadi jangan terlalu baper!!" batin Bima


sekian lama memikirkan perasaan mereka,, akhirnya mereka pun tertidur di kamar Mereke masing masing..


Readers.... Maaf apabila author jarang up,


di karenakan author adalah seorang ibu yang memiliki suami dan anak yang harus author urus, terkadang karena author juga sayang kalian jadi author menyempatkan diri untuk up.


Semoga kita selalu dalam keadaan sehat🙏

__ADS_1


jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan dan tetap laksanakan protokol kesehatan 😘😘


__ADS_2