
💫
Malam hari di kediaman Argawiguna, saat ini Zeline tengah berada di toko kue bundanya, Zeline hanya jenuh berada di rumah dan dia memutuskan untuk pergi ke toko sang bunda untuk membantu melayani para pembeli kue.
Saat fokus melayani pelanggan tiba tiba Zeline di kejutkan dengan seseorang yang menyapanya, seseorang yang selama ini sangat di rindukan nya, namun dia pendam sendiri karena gengsi untuk mengakuinya langsung.
" modudeul annyeonghi jumuseyo
( Halo, selamat malam semuanya )" sapa seseorang itu dengan bahasa Korea kepada para pelanggan yang berada di toko Athaliya.
" Zeline annyeong " sapa nya lagi tersenyum manis ke arah Zeline, tiba tiba saja Zeline merasakan jantungnya berdegup kencang.
( Kenapa kau jantung ) batin Zeline memukul dadanya.
" Ah hai, lama tidak bertemu " sapa balik Zeline menyembunyikan rasa gugupnya.
" Bunda " panggil nya lagi ke arah Athaliya dengan memeluk hangat bunda dan melepaskan topinya.
" Astaga ini Zayn kami, ah lama tidak bertemu sayang " ucap bunda senang.
" Zayn agar bisa sering datang kemari, kami sudah memindahkan asrama kami di sekitar sini " ucap Zayn tersenyum manis.
" Benarkah ? Kau serius Zayn ?" tanya bunda antusias.
" Em " jawab Zayn mengangguk.
Yaps orang itu adalah Zayn, sahabat masa kecil Gilang dan juga Zeline, mereka memang sangat jarang bertemu, apalagi Zayn yang sekarang menjadi artis terkenal, membuat mereka jarang bertemu.
" Duduk lah Zayn " perintah Gilang membawa Zayn untuk duduk di ikuti Zeline.
" Oh iya Zayn, buatlah beberapa tanda tangan kamu, bunda akan menempelkan nya di kaca toko bunda karena anak anak sangat menyukainya " ucap bunda senang.
" Baiklah bunda, Zayn akan segera melakukannya " jawab Zayn masih dengan senyuman.
( Kenapa senyumnya manis sekali ) batin Zeline.
" Tapi sungguh, oppa sangatlah populer, oppa tau ? impian masa depan sahabat baruku adalah menjadi istri nya oppa, jadi dia memintaku untuk memberi tahu oppa " ucap Zeline bersemangat.
" Aish kau ini dek ada ada saja " tegur Gilang jengah.
" Gua serius bang " bela Zeline.
" Kenapa tidak kamu saja yang menjadi istri oppa hem ?" tanya Zayn menatap serius Zeline dan tersenyum.
" Aish ada ada saja " jawab Zeline menahan malu.
" Apakah Zeline kami sudah bekerja keras akhir akhir ini hem ?" tanya Zayn lembut dan memberikan kertas yang sudah di tanda tangani nya.
__ADS_1
Zeline hanya tersenyum dan menerima kertas yang di berikan Zayn ke padanya.
" Mana ada, dia sibuk berkencan " jawab Gilang cepat.
" Kencan ?" ulang Zayn dengan raut muka yang terlihat kecewa, di balas anggukan kepala Gilang.
" Zeline punya pacar ?" tanya Zayn lagi memastikan.
" Em " jawab Zeline mengangguk dan tersenyum.
Terlihat jelas raut wajah Zayn yang awal nya ceria berubah menjadi kecewa dan menahan amarah.
" Tapi bunda heran, kenapa Alex tidak pernah berkunjung kemari lagi akhir akhir ini ?" tanya Bunda serius menatap Zeline, Zayn hanya diam dengan raut muka sudah berubah.
" Ya, mungkin seperti nya dia sedang sibuk " jawab Zeline ragu ragu mengedikan kedua bahu.
" Apakah sekolah oppa sudah berakhir ?" tanya Zeline mengalihkan pembicaraan.
" Em " jawab Zayn mengangguk memaksakan senyum.
" Sekarang oppa sambil beristirahat, oppa ingin bertemu Zeline kami setiap hari " sambung Zayn menggoda Zeline.
" Aish " jengah Zeline tersenyum.
🌞
Zeline mengambil handphone nya yang berada di atas naskah, Zeline mulai menscroll percakapan nya dan Alex lewat aplikasi Line.
" Dia sama sekali tidak membaca pesannya, apa dia sesibuk itu ?" tanya Zeline kepada dirinya sendiri.
" Hah, apa ini ?" tanya Zeline kaget melihat profil Alex yang berubah menjadi photo kedua tangan perempuan dan laki laki yang saling menggenggam.
" Apa apa an ini, ini sama sekali bukan tangan gua, dan gua sebelumnya tidak pernah berphoto seperti ini bersamanya, apakah mungkin dia berselingkuh ? tapi tidak mungkin, ya tidak mungkin, dia tidak mungkin mengkhianati gua " gumam Zeline lagi menatap kosong pergelangan tangannya mencari kemiripan lengannya dan lengan perempuan yang berada di profil Alex.
Saat Zeline hanyut dengan pikirannya, tiba tiba saja ponselnya berbunyi menandakan pesan masuk, Zeline tersadar dan membuka aplikasi Line, ternyata yang mengirim nya pesan adalah Naura sahabatnya.
💬 Zeline, lu sibuk ? isi pesan Naura.
💬 Tidak, ada apa ? bales Zeline.
💬 Joging yuk ! jawab Naura.
💬 Oke ! bales Zeline.
Zeline pun bersiap siap dan turun dari kamarnya, ternyata di ruang tamu Zeline melihat Ayah, Bunda, Gilang dan juga Zayn yang sedang berkumpul.
__ADS_1
" Good morning " sapa Zeline memaksakan senyum.
Zayn bingung dengan tingkah Zeline yang tidak seperti biasanya, tapi dia hanya diam dan bersikap santai.
" Morning princess " sapa balik mereka semua.
" Zeline mau pergi joging bareng Naura dulu ya " pamit Zeline lagi kepada mereka semua.
" Mau di temenin sayang ?" tanya Zayn lembut.
" Tidak oppa, aku sama Naura saja, kalau begitu aku pergi dulu ya, bye " pamit Zeline dan mencium sekilas pipi Zayn.
Sepeninggalan Zeline, kini semua orang menggoda Zayn yang sekarang pipinya sedang memerah.
" Acie cie kenapa tu pipi lu Zayn ?" tanya Gilang menggoda.
" Astaga pipi kamu merah boy " ucap Ayah yang juga ikut menggoda Zayn.
" Apa perlu bunda bawakan air dingin untuk mengompres pipi kamu Zayn ?" tanya Bunda menahan tawa.
" Aish kalian ini pada kenapa sih ?" tanya Zayn menahan malu, dan bersikap biasa-biasa saja.
" Itu pipi lu merah bro " ucap Gilang yang masih saja menggoda Zayn.
" Berhenti menggoda gue Gilang " gertak Zayn menahan malu.
" Lagian lu ada ada aja, masa di cium Zeline merah begitu pipi nya, bukannya Zeline sering ya cium pipi lu " ucap Gilang menahan tawa.
" Aish beda Gilang, waktu itu dia masih kecil, lah sekarang dia kan sudah besar Gilang, beda lagi rasanya " jawab Zayn membela diri.
" Beda apa nya boy ?" tanya Ayah menggoda.
" Ah, tau ah, kalian ini pada nyebelin " ucap Zayn pura pura merajuk.
" Hahaha " tawa mereka semua pecah.
Berbeda tempat di waktu yang sama, kini Zeline dan Naura tengah beristirahat di bawah pohon rindang, mereka berdua bercanda gurau sambil meminum minuman yang baru saja di beli mereka dari seberang jalan.
Naura yang tanpa sengaja menatap ke arah seberang tiba tiba melihat sosok lelaki yang sangat di kenalnya.
" Zeline " panggil Naura gugup tanpa mengalihkan pandangannya.
" Kenapa Naura ?" tanya Zeline bingung saat melihat pandangan Naura yang berbeda, karena penasaran Zeline mengikuti arah pandang Naura dan tiba tiba Deg jantung Zeline seakan berhenti saat itu juga.
" Alex ?" gumam Zeline terkejut dan langsung berdiri.
__________
__ADS_1
Bersambung