Pemuas Psychopat

Pemuas Psychopat
Episode 9


__ADS_3

Setelah Syifa sampai di perumahan ellite kawasan Victoria Road. Syifa segera menelpon Mr Mike.


" Halo Mr saya sudah di depan kawasan Victoria Road. Bisakah Mr Mike menjemput saya "


" Tunggu Sebentar sayang ku, aku akan segera menjemput mu"


****


Sesampainya Syifa dan Mike di rumah Hensel. Mike mempersilahkan Syifa masuk, dan menyuruh Syifa untuk duduk di ruang tamu dan menunggu sebentar. Syifa merasa dia sedang berada di sebuah istana dengan ruang tamu yang begitu luas nya, Syifa mengagumi interior rumah itu, begitu luas dan indah. dekorasi Eropa begitu terasa disana. membuat Syifa sedikit merasa relax setelah seharian mencari Alline. Tidak lama kemudian Mike datang dengan seorang pria. yang menurut Syifa pria itu sungguh perfect, badan nya sungguh kekar, bola matanya yang bulat sempurna, bulu mata nya sangat lentik. Seketika Syifa merasa bahwa dirinya sedang menemukan pangeran dalam sebuah istana yang megah dan mewah. sungguh perpaduan pemandangan yang menawan. Sampai akhirnya bayangan bayangan impian Syifa seketika lenyap ketika Mike memanggil nya.


" Syifa Perkenalkan ini adalah Hensel Ferdio Williams. Dia adalah penerus keluarga Williams dan direktur utama Williams Groub"


Syifa merasa sangat kikuk ketika di perkenalkan oleh Mike dengan seorang yang bernama Hensel. tangan nya yang kekar berusaha menjabat tangan Syifa, dan sontak saja rasanya Syifa sungguh bergetar, Syifa melihat ada senyum dingin terulas dari wajah Hensel. membuat Syifa merasa semakin tertarik dan terpikat oleh nya.


" Oh perkenalkan nama saya Syifa Edgar Arrasy, anda bisa memanggil saya Syifa".


****


Hensel hanya tersenyum dingin dengan melihat gelagat Syifa yang sepertinya tertarik dengan nya, dalam hati Hensel berkata memang Syifa boleh juga. tapi sungguh Hensel kali ini sangat menggebu ingin mendapatkan Alline kembali melalui gadis yang bernama Syifa ini.


" Nona Syifa senang berkenalan dengan mu, aku harap perkenalan kita ini akan mendapatkan keuntungan bagi kita berdua"


Syifa sedikit tidak mengerti dengan maksut perkataan Hensel. Apa yang dia maksud kan dengan keuntungan ? memang nya Hensel ini akan bekerja sama apa dengan Syifa. Syifa mulai bertanya tanya.


" Maaf Mr Hensel maksut anda mendapatkan keuntungan bagi kita berdua itu apa?"


Hensel hanya tersenyum mendengar perkataan Syifa, kali ini Hensel akan segera melancarkan aksinya, Hensel tidak ingin rencana nya gagal dan membuatnya harus menunggu lebih lama lagi untuk mendapatkan Alline.


"Begini Nona Syifa, saya akan mengajukan sebuah kontrak dengan anda, saya jamin anda akan di untungkan dengan kerja sama yang akan kita lakukan kali ini"


Syifa terheran mendengar apa yang di utarakan Mr Hensel. maksutnya apa dan sebenar nya apa yang dia inginkan dari diri Syifa.


" Mr Hensel bisakah anda langsung saja mengutarakan apa yang anda inginkan, jangan terus berbelit belit agar saya tidak menciptakan asumsi yang lain tentang anda"


Hensel tertawa dan bertepuk tangan saat Syifa menjawab perkataan nya seperti itu.


" Woww woww woww bagus sekali Nona Syifa aku sangat suka sekali dengan gaya mu yang seperti ini, sungguh menawan"


Syifa hanya terdiam dan terus saja muncul banyak spekuliasi pertanyaan pertanyaan yang membuat Syifa jadi lebih penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh Hensel. dan hal apa yang membuat Hensel harus mencari perempuan seperti aku. untuk apa. banyak rasanya yang di fikirkan oleh Syifa tentang apa yang akan di lakukan oleh Hensel. sebelum akhirnya Hensel yang mengatakan pada nya semuanya. apa yang Hensel inginkan.


" Jadi begini nona Syifa. maksut saya mengundang anda untuk datang ke rumah saya malam ini adalah, saya ingin menjadikan anda sebagai informan pribadi saya, saya membutuhkan informasi sedetail nya dari anda, dan saya ingin anda membantu saya untuk menemukan seseorang yang sedang saya cari. Jika anda menyetujui kontrak saya kali ini, saya akan memberikan kepada anda 5000 dolar sebagai upah untuk anda, tugas anda mudah saja hanya menjadi seorang informan dan ikut membantu saya menemukan satu orang perempuan. setelah itu kontrak kita selesai, bagai mana nona Syifa ? apakah anda bersedia ?"


Syifa hanya terdiam dia merasa kebingungan dan berusaha mencerna sedikit demi sedikit apa yang di katakan oleh Mr Hensel padanya.


"Tunggu sebentar Mr Hensel. Apa yang anda maksud kan saya sebagai informan pribadi anda ? informasi siapa yang anda butuhkan dari saya ? saya rasa saya tidak mengenal anda, dan perempuan siapa yang anda maksud kan itu ?"


Hensel hanya berdehem dan menjelaskan pada Syifa. siapa yang sedang Hensel cari dan mengapa harus Syifa yang menjadi informan nya.


"Begini nona Syifa. memang kita berdua ini tidak saling mengenal, tapi saya membutuhkan informasi dari anda mengenai seseorang yang saat ini sedang saya cari keberadaan nya, dan saya juga membutuhkan detail informasi lainya seperti keluarga tempat tinggal dan lain sebagainya"


" Maaf Mr Hensel orang siapa yang anda maksud kan disini? perempuan siapa?"


" Anda pasti mengenal perempuan bernama Alline Adriana Syarif bukan ?

__ADS_1


Mata Syifa langsung terbelalak, rasanya dirinya tersentak dan kaget mendengar ucapan Mr Hensel. Apa hubungan Hensel dengan Alline yang sebenar nya.


"Apa Mr Hensel ? Alline ? Kau mengenal Alline ?"


" Iya nona Syifa, sebetulnya saya lah yang membawa Alline ketika anda pergi bersama sahabat saya Mark"


Syifa sontak langsung berdiri dari tempat duduk nya, dan mulai bereaksi emosi dengan perkataan Hensel. kesabaran Syifa memuncak, sudah dua hari Alline tidak ada kabar dan sekarang di hadapan Syifa berdiri laki laki yang ternyata adalah penyebab menghilang nya Alline.


" Hey Mr Hensel, kau bawa lari kemana sahabat saya Alline. kembali kan dia pulang. Persetan dengan siapa kau, saya tidak peduli. Dimana Alline sekarang bawa dia kemari"


Hensel sontak merasa terkejut dengan perubahan sikap Syifa yang begitu saja langsung emosi dan nyaris saja memukul nya, Hensel pun dibuat terheran karena ternyata Syifa juga tidak mengetahui keberadaan Alline. lantas kepada siapa lagi Hensel harus bertanya tentang keberadaan Alline.


" Woww anda bisa sedikit tenang nona Syifa. Sebetulnya saya mengundang anda kemari, lantaran saya ingin menanyakan kepada anda dimana nona Alline berada. saya terkejut mendengar pernyataan anda bahwa ternyata anda sendiri sahabat nya juga tidak tahu keberadaan Alline. sangat di sayang kan sekali nona Syifa."


Syifa terasa habis kesabaran nya. mendengar nada bicara Hensel yang seakan meremehkan keberadaan sahabat nya, membuat Syifa akhirnya naik darah. Syifa berjalan menuju tempat duduk Hensel. dan dia langsung menarik kerah Hensel dan mengancam Hensel.


"Hey orang kaya yang sombong. enak sekali nada bicara mu seperti itu. Kami memang orang biasa, tapi kamu tidak pernah merendahkan keselamatan seseorang sedikitpun. Anda mungkin punya uang untuk mendapatkan segalanya, tapi anda tidak punya tekad untuk melawan orang biasa, sekarang saya tanya dimana Alline berada"


Hensel terkejut melihat tingkah Syifa yang tiba tiba saja membrutal seperti itu. ini di luar dugaan yang semestinya. karena Hensel adalah laki laki yang tidak mungkin melawan wanita dalam hal berkelahi. itu menyalahi kodrat nya.


"Weits santai nona Syifa. semua bisa kita bicarakan secara baik baik"


Mendengar perkataan Hensel Syifa akhirnya tidak dapat lagi untuk menahan tangan nya.


"*Katakan dimana Alline"


"Masalah nya saya sendiri juga tidak tahu dimana keberadaan Alline nona Syifa"


"Bajingan* !!!"


Syifa kehilangan kesabaran nya akhirnya Syifa memukul Hensel dan Hensel menjadi babak belur.


"Cukup cukup Syifa sayang ku, sudah berhenti memukul nya"


Mike berusaha menahan Syifa agar tidak terus memukul Hensel, karena Hensel sama sekali tidak melawan saat Syifa memukuli nya.


"Hahaha nona Syifa, anda kira dengan anda memukul saya anda akan mendapatkan Alline kembali. hahaha sayang nya tidak ! Anda harus tahu bahwa hidup Alline ada di tangan saya, dia sudah menandatangani kontrak di perusahaan saya, dan dia selama magang berada di atas perintah dan pengawasan saya, dan jika dia melanggar apa yang sudah di tanda tangani oleh Alline itu sendiri maka saya akan merampas hidupnya selamanya. tidak hanya dirinya bahkan keluarga nya sekalipun"


Syifa mulai sedikit bergidik dan merinding mendengar pernyataan dari hensel. Syifa tidak menyangka bahwa kini hidup Alline sedang berada dalam masalah besar. bagaimana mungkin Alline bisa terjebak dalam lingkaran setan seperti ini.


"Licik sekali anda Mr Hensel. anda mendapatkan apa yang anda inginkan dengan cara yang kotor, menjijikkan sekali anda cuihh"


Hahahaha oh nona Syifa anda belum tahu siapa saya, dan anda tidak tahu kali ini anda sedang berhadapan dengan siapa. jangan bermain" dengan saya atau anda akan mendapatkan akibat nya.


"Dasar bajingan !!! Terkutuk kau hensel"


Hensel hanya tertawa mendengar sumpah serapah yang dia dapatkan dari Syifa. semua itu sama sekali tidak mempengaruhi nya, dan justru membuat Hensel semakin ingin membuat banyak rencana rencana gila lainya.


" *Mike tolong kau bawa perempuan ini ke lantai atas, kunci dia di dalam kamar dan pastikan semua jendela terkunci dan tidak ada celah baginya untuk kabur. Aku yakin cepat atau lambat Alline pasti akan menghubungi nya, jangan lupa sita ponsel nya"


"Hah ? Kau yakin hensel akan menahan dia disini ? Kau jangan gila"


" Tidak usah banyak bicara kau Mike. Turuti saja apa yang aku Katakan* !"

__ADS_1


Mike tidak dapat lagi membantah apa yang di perintahkan oleh Hensel, walaupun Mike merasa ada yang janggal disini, tapi selagi Hensel tidak berbuat nekat saja Mike masih bisa untuk mentolerir semuanya.


****


Setelah Mike memastikan bahwa semua akses keluar terkunci rapat dan tidak ada celah sekecil apapun untuk kabur, barulah Mike membawa Syifa kedalam kamar yang sudah di siapkan oleh Hensel di ruang atas.


"Baik lah sayang, setidak nya malam ini kau bisa istirahat disini"


Syifa tidak membalas ucapan Mike sedikitpun, Syifa merasa kesal dengan Hensel. Syifa tidak keberatan jika dia harus di tawan di rumah itu, setidaknya Syifa mempunyai alat lain yang bisa mencari keberadaan Alline. yang terpenting sekarang bagi Syifa adalah Alline di temukan, setelah Alline di temukan semuanya akan jauh lebih mudah. Syifa merasa orang orang Hensel jauh lebih kuat daripada dirinya sendiri yang harus mencari Syifa seorang diri. posisi ini sedikit menguntungkan bagi Syifa. setelah itu Syifa baru akan memikirkan strategi untuk menyerang Hensel dan membebaskan Alline dari Hensel si brengsek itu, tiba tiba saja sentuhan di pipi nya membuat Syifa tersadar.


"Ohh Syifa ku sayang, jangan kau bersedih tenanglah disini, kau tak sendiri akan ada aku yang memastikan kau aman dan ku jamin tidak akan ada yang menyakitimu disini"


Syifa merasa muak dengan ocehan ocehan Mike yang seakan manja di saat yang tidak tepat, rasanya Syifa ingin memukul nya tapi itu tidak mungkin. Syifa hanya bisa membalas semua yang dikatakan Mike dengan jawaban seadanya.


" *Iya terimakasih Mr Mike"


" Apa kamu ingin coklat hangat sayang ?"


" Tidak terimakasih Mr Mike"


"Atau apa kau ingin pelukan hangat hmm ? untuk sedikit meregangkan otot mu, dan melunakkan emosi mu sayang* ?"


Mike mulai menciumi bagian belakang leher Syifa, yang membuat Syifa semakin marah dan kesal, karena Mike sama sekali tidak melihat kondisi Syifa dia malah justru ingin memuaskan hasrat nya sendiri.


"*Maaf Mr Mike saya tidak bisa melakukan itu malam ini"


" Ayolah sayang, sudah berapa hari kita tidak bertemu. Bukan kah sebetulnya kau datang kemari karena ingin menghabiskan waktu malam mu dengan ku sayang"


" Maaf Mike tidak untuk malam ini"


" Aku sudah tidak dapat menahan diriku Syifa"


"Tidak Mike tidak saat ini"


"Jangan memaksa ku untuk berbuat nekat Syifa"


"Apaan sih Mike*"


Mike langsung membopong Syifa dan melempar nya keatas ranjang, nafsu Mike sudah berada di puncak nya, ia tidak dapat lagi untuk menahan nya, sudah sedari tadi Mike ingin sekali mengulang malam kemarin, karena permasalahan Hensel yang membuat Syifa menjadi tidak selera malam ini, tapi apalah daya semua sudah kepalang basah dan nafsu Mike sudah sampai di ubun ubun harus segera di selesaikan atau Mike bisa gila di buat nya.


" Mr Mike hentikan tolong akhh"


Suara Syifa tertahan karena Mike langsung saja menutup mulut Syifa dengan ciuman nya, Mike merobek paksa baju Syifa dan melucuti semua dengan paksa. Mike melancarkan aksinya malam ini, di tengah suara riuh deras nya hujan, semua tidak terasa karena tergantikan suara ranjang berdecit di kamar Mike dan Syifa. akhirnya Mike mendapatkan apa yang dia inginkan, dia menang atas rasa nafsunya, dan menidurkan Syifa setelah semuanya selesai baru lah Mike keluar dari kamar Syifa dan mengunci nya dari luar.


****


Disisi lain, Alline yang bersembunyi sudah dua hari ini merasa sangat gelisah. Dirinya bingung harus bagaimana. Alline yakin bahwa Syifa sahabat nya itu pasti kebingungan dan mencari nya, tapi disisi lain Alline takut jika keberadaan nya di cium oleh orang orang suruhan Hensel. Alline ingin sekali rasanya pergi ke tempat telpon umum untuk mengabarkan keberadaan nya pada Syifa. tapi Alline merasa bahwa keadaan saat ini masi belum aman untuk nya pergi keluar dari hotel ini . Alline merasa bahwa hidup nya kali ini sedang berada dalam ancaman. Alline merasa sangat takut, dia takut jika dirinya harus kembali berhadapan dengan Hensel. Hensel pasti sudah mempersiapkan segalanya jika dia berhasil membawa Alline kembali di genggaman nya.


"Syifa maafkan aku, kamu pasti bingung mencari aku dimana, Syifa aku merindukan mu, aku ingin segera keluar dari jeratan ini, aku ingin pulang, aku ingin hidup normal seperti kemarin. Syifa aku ingin menceritakan semuanya apa yang terjadi saat ini"


Alline menangis, menangisi dirinya sendiri yang tidak mampu berbuat apa apa, akhirnya Alline hanya memutuskan untuk tidur, dan besok Alline akan mencoba untuk sedikit menyamar keluar hotel dan menelpon Syifa. Alline merasa bahwa mungkin sudah waktunya dirinya mengabarkan keberadaan nya pada Syifa. setidak nya kali ini agar Syifa merasa tenang ketika mengetahui jika Alline baik baik saja.


"Baiklah besok aku akan pergi ke telpon umum dan menelpon Syifa, setidak nya agar dia tidak lagi khawatir dengan diriku, dan dia tahu bahwa aku baik baik saja"

__ADS_1


Terimakasih pembacaku semuanya yang sudah stay tune ❤️ Ditunggu kelanjutan ceritanya yaa ❤️❤️ Jangan lupa Klik Favorit biar ngga ketinggalan up nya 😍


__ADS_2