Pemuas Psychopat

Pemuas Psychopat
Episode 1


__ADS_3

 


Sesampainya Alline di paviliun miliknya, ia langsung merebahkan diri di sofa panjang, " Ahhh akhirnya sampai juga rasanya lelah sekali perjalan ini, semoga betah deh ya disini". Alline mengelilingi paviliun barunya, ia melihat seisi paviliun dan mengagumi arsitektur yang minimalis tapi terkesan sangat nyaman menurut nya. " Cakep juga nih paviliun, pasti betah deh tiga bulan magang disini. okey semangat Alline besok sudah haru mulai kerja".


Alline mendapatkan kesempatan yang sangat bagus karena ia di terima magang di salah satu perusahaan bergengsi dan terkenal dengan pemilihan karyawan yang sangat selektif, Alline magang di perusahaan keluarga ternama milik keluarga terpandang di londong yaitu Williams Groub.


Tapi kabar miring yang santer terdengar tentang Williams groub adalah, pimpinan utama nya yaitu anak tunggal pewaris saham Edward Williams, yakni Hensel Ferdio Williams, yang memiliki kepribadian dingin, tegas, kasar dan sama sekali tidak menerima kesalahan, dan juga kabar nya apapun yang ia inginkan harus dia dapatkan bagaimanapun caranya.


Melihat kabar kabar yang santer terdengar saja membuat bulu kuduk Alline berdiri " Aduuh ngeri banget sih ya pak Hensel ini, kok macem Psychopat gini sih tingkah nya, tapi ahh sudah lah gaboleh mikirin yang macem macem, yang penting besok udah mulai magang dan cari pengalaman baru. Semangat Alline". Alline menyemangati dirinya, dan tidak ingin berpikiran terlalu jauh dengan seseorang yang akan menjadi bos nya itu.

__ADS_1


 


****


Keesokan harinya, Alline sudah bersiap dan berdandan rapi untuk segera berangkat menuju kantornya yang baru, jam dinding menunjukkan pukul 07.00, walaupun kantor nya mulai buka jam 07.30 tapi Alline ingin jalan jalan dan melihat dulu bagaimanakah suasana yang ada di kantor barunya itu. " Semua udah lengkap, tinggal berangkat aja nih, semangat Alline kamu pasti bisa dan semoga hari ini adalah hari yang menyenangkan"


 


Ketika Alline sedang berjalan jalan melihat lihat sekitaran kantornya, tiba tiba saja ada seseorang yang menabrak nya dari belakang sehingga membuat dia terjatuh, Brukkk " Aduuuhh, pak tolong ya kalau jalan itu matanya di pake pak, masa ga lihat sih disini lagi ada orang berdiri, kok seenaknya saja jalan ngga pakai permisi", Alline mendengus kesal dan berusaha bangkit dari lantai, dia menepuk paha dan perutnya, menghilangkan noda debu yang menempel pada baju putih nya itu. Sedangkan seseorang yang menabrak Alline hanya melihat Alline dengan tatapan dingin, dan sama sekali tidak menghiraukan ocehan Alline. Dengan cepat dia membalikkan badan dan meninggalkan Alline yang masih saja mendengus kesall.

__ADS_1


Setelah Alline menghentikan ocehan nya, Alline berbalik badan dan ingin melihat mengapa orang yang sedari tadi dia marahi justru sama sekali tidak bersuara, " Ehh pak kalau diajak ngomong itu jawab, eh lah kemana tuh orang", Alline mengedarkan pandangan nya ke sekeliling dan ia mendapati orang yang menabrak nya itu sudah berjalan menuju pintu masuk kantor. Alline dengan kesal meneriaki orang yang menabrak nya " Eh bapak jadi orang kok sombong amat ya, udah nabrak gak minta maaf, main ninggalin gitu aja lagi, dimana sopan santun mu pak". Lagi lagi orang yang menabrak Alline sama sekali tidak menghiraukan perkataan Alline dan seoalh tidak mendengar apapun dia terus saja berjalan dan memasuki kantor.


 


****


Sesampainya Hensel di dalam ruangan nya, dia duduk di kursi utama dengan sedikit kesal, " itu perempuan siapa, berani nya dia meneriaki aku, dan mengatakan aku tidak punya sopan santun, ngomong ngomong aku tidak pernah melihat dia, siapa dia ini", dengan sedikit berpikir Hensel merasa bahwa dia sama sekali tidak pernah berjumpa dengan perempuan itu, dia sangat asing bagi Hansel.


Tetapi keberanian nya untuk memaki Hansel membuat Hansel merasa penasaran dengan perempuan itu. " Siapa dia, beraninya berbicara padaku, padahal seluruh karyawan ku disini sama sekali tidak berani menatap mataku, tetapi dia malah justru meneriaki ku, aku harus cari tau siapa dia. Paras dan bodinya lumayan juga tuh perempuan. Asiik kali kalau di kerjain hahahahaha". Otak gila Hansel kini mulai menguasai pikiran nya, Hansel ingin mengenal perempuan itu dan berusaha untuk mencari tau.

__ADS_1


 


Halo teman teman, selamat membaca ya, dan semoga kalian semua suka dengan cerita dari author. author butuh banget komentar nih biar bisa bikin cerita lebih bagus lagi 😊 Selamat membaca ❤️


__ADS_2