Pemuas Psychopat

Pemuas Psychopat
Episode 8


__ADS_3

Sudah dua hari Alline menghilang, membuat banyak orang menjadi bingung dan merasa sangat takut juga khawatir dengan keadaan Alline. Terutama sahabat nya sendiri Syifa. Syifa merasa sangat bersalah karena sudah teledor dalam menjaga sahabat nya, Syifa merasa bahwa dirinya yang menjadi penyebab utama menghilang nya Alline. Syifa takut jika Alline dibawa oleh orang orang jahat, atau bahkan Syifa sedang menjadi tawanan atau menjadi wanita pemuas bandot tua, Syifa sangat ketakutan.


Pikiran pikiran buruk mulai menghantui Syifa, akhirnya setelah pulang dari kantor Syifa mencari Alline lagi, jika hari ini Syifa tidak dapat menemukan Alline. maka Syifa akan segera melaporkan menghilang nya Alline ke kantor polisi.


" Ya ampun Alline sampai detik ini juga kamu belum ketemu, dimana kamu Alline. Aku sangat merasa bersalah karena semua kecerobohan ku".


Tidak sadar air mata Syifa tiba tiba menetes, dia menangis karena tidak mampu menemukan Alline hingga detik ini, rasa bersalah. rasa khawatir takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Syifa mulai bergegas mencari Alline. mencari ke sekitar clubbing dan menanyakan keberadaan Alline pada orang orang yang berada disana. Syifa menunjukkan foto Alline pada siapapun yang ia temui. tapi sayang Syifa tidak mendapatkan jawaban dari mereka semua. tidak ada satupun dari mereka yang mengetahui dan melihat Alline. Syifa mulai sedikit putus asa. dua hari berturut turut sejak Alline menghilang. sedikitpun Syifa tidak menemukan jejak keberadaan Alline. Tapi Syifa masih terus berusaha untuk mencari keberadaan Alline dan terus mencari, Syifa berdoa semoga tuhan nya berbaik hati dan memberikan setitik harapan pada Syifa untuk menemukan keberadaan Alline.


****


Disisi lain, Hensel tampak seperti orang yang geram, sedikit saja kesalahan dari karyawan nya, Hensel langsung memaki dan meneriaki semua orang.


Hensel heran dengan dirinya sendiri. apa yang terjadi hingga kepergian Alline begitu mempengaruhi konsentrasi Hensel hari ini. Hensel merasa bahwa dirinya sedang di permainkan oleh mahasiswa magang. Hensel merasa bahwa kali ini dia di kalahkan, Hensel tidak bisa menerima kenyataan itu.


Sejak tadi Hensel terus saja melihat ponselnya. tidak ada pemberitahuan atau berita apapun dari anak buahnya mengenai keberadaan Alline. Hensel rasanya ingin memaki semua orang karena apa yang menjadi keinginan nya belum juga terwujud.


Tidak lama ponsel Hensel berbunyi, tertera di layar kaca nya, salah satu anak buah dari Hensel yang menelpon, Hensel sudah tidak sabar untuk mendengar berita baik yang sedari tadi ia tunggu tunggu.


" yah bagaimana, bocah itu sudah di tangan mu ?", dengan sangat semangat Hensel mengangkat telepon dari anak buahnya, dan menanyakan apa kah Alline sudah di tangan.


Sedikit gemetar dan ketakutan. anak buah Hensel menjawab sebuah jawaban yang sangat tidak ingin di dengar oleh majikan nya itu.


" Maaf boss, posisi belum di temukan hingga saat ini kami belum menemukan jejak keberadaan Nona Alline"


Hensel sangat geram dengan jawaban yang di berikan oleh anak buah nya.


" Apa ? kalian semua saya bayar untuk mencari satu perempuan saja tidak becus ! Saya kira kalian ini orang orang terlatih saya, tapi nyata nya. mencari satu saja bocah ingusan kalian tidak mampu. Saya tidak peduli apapun yang terjadi, cari perempuan itu, bawa dia kehadapan saya dalam keadaan hidup ataupun mati"


Hensel mematikan ponselnya secara sepihak, dan membuat anak buahnya langsung merasa ketakutan dan terancam.


Hensel merasa sangat muak dengan kerja anak buahnya, Hensel merasa bahwa mereka semua tidak lagi konsisten dalam bekerja. hanya mencari satu wanita saja mereka semua tidak mampu, Hensel akhirnya memutuskan untuk pulang lebih cepat dan mengistirahatkan otak nya sebentar, rasanya dia ingin berendam di air yang dingin untuk mengembalikan suhu tubuh dan otak nya yang sedari tadi sudah memanas.


 


****


Setiba nya Hensel di rumah, Hensel langsung menuju kamar mandi dan berendam seperti apa yang sudah menjadi keinginan nya sedari tadi, setelah Hensel berendam, dia ingin sejenak mengistirahatkan otak nya, dan ingin tidur. tapi tetap saja Hensel tidak bisa berhenti memikirkan Alline. Bagaimana bisa dia hanya tertinggal beberapa langkah saja, tapi Alline mampu menghilang bahkan anak buah nya yang selama ini menjadi andalan nya pun tidak dapat menemukan keberadaan Alline. entah dimana perempuan itu berada.


" Satu perempuan ya, satu perempuan yang kali ini sungguh berhasil mengalihkan otakku. belum pernah aku mengalami seperti ini, belum pernah aku merasa di kalahkan bahkan hanya dengan satu perempuan yang hanya seorang mahasiswa magang. Arghh awas saja kau Alline. setelah aku berhasil membawa mu kembali dalam genggaman ku, kau akan tahu siapa kah Hensel Ferdio Williams yang sebenar nya, kau akan tahu bagaimana rasanya jika ingin bermain main dengan Hensel"


Hensel merasa sangat geram sekali, niat hatinya ingin pulang dan tidur untuk sejenak saja tidur dan mengalihkan pikiran nya dari Alline, justru malah membuat Hensel semakin memikirkan Alline, Hensel terus saja memutar otak nya, dia mulai berpikir dan berpikir bagaimana caranya untuk menemukan keberadaan Alline. dimana Hensel bisa mendapatkan setitik saja pandangan dimana keberadaan Alline.

__ADS_1


Tiba tiba Hensel teringat dengan satu hal, saat di malam dia mengambil Alline dari tempat clubbing, Hensel sedang bersama Mike, dan wanita yang bersama dengan Alline itu, dibawa oleh Mike. tentu saja wanita itu mengenal Alline, dan tentu saja dia tahu dimana keberadaan Alline sekarang.


" Yess, akhirnya gua ketemu juga sama titik terang nya"


Hensel bergegas menelpon Mike sahabat nya itu, dan menanyakan tentang perempuan yang dibawa tidur oleh Mike. Hensel berharap bahwa perempuan itu bisa memberikan informasi dimana keberadaan Alline.


" *Halo Mike."


" Weh sob, ada apa lo nelpon gua di jam ngantor kaya gini*"


Hensel sedikit berpikir untuk memilih kata kata yang benar, agar Mike tidak salah tangkap dengan apa yang berusaha Hensel katakan pada nya, karena dia tahu, jika mengenai soal perempuan Mike selalu saja salah tangkap.


" *Gini gua ada perlu bantuan sama Lo"


" Weh tumben seorang Hensel memerlukan bantuan, bantuan apa ni bro ? gua usahain bisa bantu lu*"


" Gua mau informasi dari lu, gua butuh banget ketemu sama perempuan yang waktu itu lu ajak tidur pas kita lagi clubbing, lu Masi ingat ngga sama tuh perempuan* ?"


Mike langsung tertawa, mendengar apa yang di katakan oleh sahabat nya, Mike tidak menyangka bahwa sekarang Hensel sudah mulai ketularan seperti dirinya, hobi bermain main dengan perempuan, Mike tidak henti henti nya menertawakan Hensel.


" Ppffttt Hahahaha Hensel Hensel, anjir lu gila ya, gua ga nyangka ternyata lu udah gitu aja ketularan sama gua, gila gila bagus juga nih pilihan lu hahaha"


Hensel sudah menduga, jika sahabat nya ini akan mengarahkan pembicaraan menuju sebuah kepuasan ranjang, tidak heran lagi jika Mike berpikir seperti itu, karena memang yang ada di otak nya itu hanya masalah ranjang dan ranjang, Hensel sedikit kesal dengan ucapan Mike. walaupun dia tahu jika Mike memang orang nya seperti itu.


" Hahahaha boleh juga selera lu ya, goyangan dia book ampuun, gua aja kepikiran buat nemuin tu perempuan lagi, asli ya endes betul itu perempuan hahaha, eh gatau nya lu juga mau cobain. ya boleh lah kita join hahahahah, eh tapi lu jangan serakah ya Hen, lu udah sama temen nya lu masi pengen embat juga punya gua, ah gabisa gabisa udah punya bagian sendiri sendiri ya !"


Hensel mulai sedikit geram dengan Mike, sedari tadi yang dia bahas terus saja cuman masalah mesum, sedangkan Hensel disini ingin segera menemui teman dari Alline untuk menanyakan keberadaan Alline. dan agar semua drama ini selesai, dan Alline kembali dalam genggaman Hensel.


" Lu banyak bacot banget sih Mike, dari tadi itu itu aja yang lu bahas, makanya lu dengerin gua, gua mau ceritain semuanya biar lu paham dan otak lu itu gak cuman mikir mesum aja"


" Weits oke oke, nampak nya Mr Hensel sudah ingin membahas yang serius, baiklah Mr saya persilahkan ppfftt hahaha"


Hensel berusaha menahan rasa kesal nya, dan dia mulai membahas apa yang sedang ingin dia cari dan kenapa Hensel ingin menemui perempuan teman nya alline.


" Jadi gini, cewe yang gua tidurin kemarin itu, anak magang di kantor gua, gua emang sengaja pengen ngerjain tu bocah, gara gara dia udah songong banget sama gua, dia udah neriakin gua di depan kantor gua sendiri, gua emang sengaja mau negasin ke dia siapa gua, gua emang tertarik sama dia dan gua berhasil ngelancarin semua apa yang gua pengenin dari kemarin. Tapi tuh cewe pas gua udah berhasil perawanin dia, paginya dia malah kabur, dan sampe ini hari anak buah gua kaga bisa nemuin dimana tuh cewe, makanya gua ingat, temen tuh cewe kan tidur sama lu, jadi lu pasti punya kan kontak tuh cewe, dan lu bisa kan nemuin gua sama dia buat gua tanyain dimana si Alline. Sumpah ya gua baru ini berasa di mainin sama bocah. Greget banget gua, awas aja tuh sampe ketemu, tau nanti dia siapa gua, dan apa yang bisa gua lakuin kalo dia main main sama gua"


Mike terdiam, dia berusaha menghayati detail per detail cerita yang sedang di ceritakan oleh Hensel dan menangkap titik permasalahan nya.


" *Weits bro, gua berasa lagi dengerin drama Korea gitu hahahahaha, oke oke gua serius dah, jadi gini kalo lu emang pengen ketemu sama cewe yang tidur sama gua, dia namanya Syifa, dia tinggal di paviliun Deket sama kantor gua, dia juga magang di kantor sebelah di perusahaan Alexander, kalo lu mau ketemu dia lu bisa ajak gua, atau nanti gua Adain janji aja sama tuh cewe, atau terserah lu aja deh mau lu kaya gimana, nanti gua bantuin lu deh"


" Oke nanti malam gua mau lu telpon tuh cewe, suruh dia Dateng kerumah gua, dan lu juga kerumah gua nanti malem, gua udah gak mau lagi nunggu terlalu lama, gua gak mau kehilangan jejak Alline* !"

__ADS_1


Mike hanya tertawa mendengar sahabat nya yang seperti kehilangan sesuatu di hidup nya, Mike tidak pernah melihat Hensel seperti ini, hal itulah yang membuat Mike terus saja menertawakan Hensel.


" *Hahahaha bro bro, lu ini kaya orang yang lagi jatuh cinta, terus di tinggal sama ceweknya makanya jadi frustasi dan hampir gila kaya gini hahaha"


" Weih Mike sekali lagi lu nertawain gua ya, abis lu ntar malem, lihat aja lu ya, gua bakal balas dendam !"


" Hahahaha Ampun Bosque, gua ga akan candain lagi, atuut hahahah*"


Hensel menutup telepon secara sepihak, karena Hensel lelah mendengarkan ejekan sahabatnya Mike, yang semuanya benar-benar membuat Hensel merasa lebih jengkel dan jengkel.


****


Hari sudah mulai larut, matahari sudah semakin terbenam dan Syifa masih terus saja mencari keberadaan Alline. tiba tiba saja ponsel Syifa berbunyi, tertulis Mr Mike disitu, Syifa merasa senang dan malas di waktu bersamaan, Syifa bingung untuk mengangkat atau membiarkan saja telpon nya berbunyi, Syifa sudah berpikir bahwa mungkin Mike ingin bertemu lagi dengan nya dan melanjutkan kisah kisah kemarin. tapi Syifa harus terus fokus untuk mencari keberadaan sahabat nya itu, dia tidak mungkin tertawa bahagia dan menikamati saat saat bersama Mike jika Alline belum di temukan.


" Ahh biar sudah, maaf Mike kali ini aku tidak bisa memenuhi keinginan mu"


Syifa tidak menghiraukan panggilan dari Mike. dia terus fokus untuk mencari keberadaan Alline. tapi Mr Mike terus saja menelpon nya, dan membuat Syifa sedikit risih dengan banyak nya panggilan yang masuk, dengan sedikit kesal akhirnya Syifa menerima telpon dari Mike.


 


" *Haloo"


" Ohh sayang, kemana saja kamu, malam ini aku merindukan dekapan mu, aku ingin bersama mu*"


Syifa sudah tau dengan apa yang akan di katakan oleh Mike, Syifa sudah menduga nya, dan Syifa malas untuk berpikir bagaimana caranya dia menolak keinginan Mike. karena Syifa adalah perempuan yang mudah untuk di bujuk dan di rayu, apalagi dengan lelaki setampan dan segagah Mike, Syifa sulit untuk menolak nya.


" *Maaf Mr Mike, saya sedikit sibuk malam ini"


" Oh sayang, aku ingin bersamamu sekarang, apa jawaban mu ini sama artinya kamu sedang menolak ku"


" Maaf Mr saya benar benar sedang tidak bisa, saya sibuk malam ini"


" Ayolah Syifa untuk malam ini saja, aku berjanji untuk tidak menganggu kamu setelah ini, aku berjanji untuk membuat jadwal lebih dulu untuk bertemu dengan mu setelah ini. ayolah Syifa malam ini saja aku mohon*"


Mike menggunakan semua jurus andalan nya untuk merayu Syifa, agar Syifa mau untuk bertemu dengan Mike dan, Mike bisa membantu Hansel sahabat nya itu, rayuan demi rayuan terus saja Mike utarakan. demi membuat Syifa menyetujui keinginan Mike untuk bertemu dengan Syifa malam ini.


" *Baiklah Mr Mike, tapi saya tidak bisa terlalu berlama lama disana, banyak hal yang harus saya urus"


" Sayangku cintaku, terimakasih ya kamu sudah bersedia untuk mengobati rasa rindu ku malam ini, aku tunggu kamu di kawasan Victoria Road jam 20.00, kalau kamu sudah sampai kamu telpon aku ya sayang, aku akan menjemput mu"


" Baiklah Mr Mike*"

__ADS_1


Syifa menutup telpon nya, dan memutuskan mengakhiri untuk mencari Alline malam ini, Syifa singgah di rumah makan yang dekat dengan dirinya, sebelum nanti Syifa akan bergegas menemui Mike di Victoria Road.


Terimakasih untuk pembaca ku tersayang yang sudah menantikan dengan sabar kelanjutan cerita nya ❤️ Terus stay tune ya, dan maafkan nih author sudah mulai sedikit sibuk dengan tugas akhir 😊 Stay Tune semua nya ❤️❤️❤️


__ADS_2