Pendekar Palu Dewa Naga Hijau

Pendekar Palu Dewa Naga Hijau
Episode lima iblis maut bab 10


__ADS_3

Dagoli sudah maklum kalau lawannya melancarkan serangan yg sangat mematikan dan berbahaya, jauh sebelum si adik yg berjuluk iblis kembar sumbing menyerang,diam diam kepala kampung alias si tangan besi sudah mengalirkan tenaga dalam ketangannya.begitu sahabatnya majang sudah mundur beberapa langkah ke belakang tanpa tunggu lama lagi dagoli sambut lawan dengan jurus mencengkram baja melelehkan gunung


satu gelombang angin yg berhawa panas segera melabrak si adik yg mulutnya robek ke sebelah kiri,kontan saja kakek tua ini berseru kaget


”jurus mencengkram baja melelehkan gunung!!!”serunya.cepat cepat si kakek menghindar sambil melepaskan pukulan sakti iblis menari mengapai matahari guna untuk membendung serangan lawan,tapi tetap saja kakek satu itu terlambat.walaupun dia berhasil membendung serangan lawan tetap saja tubuhnya terdorong kebelakang.


hawa panas seketika itu juga mengerayangi tubuhnya,maka cepat cepat orang tua ini putar tubuhnya seperti gasing dan melayang keatas setinggi dua tombak,sesaat dagoli tampak tercekat menyaksikan lawan yg berputar kencang seperti gasing,kalau tidak ada suara yg menegurnya dari belakang,mungkin si tangan besi di kala itu sudah terkena hantaman serangan yg di lancarkan si kakak iblis kembar sumbing.


begitu dagoli melihat serangan yg dahsyat melabrak dirinya,segera menghentakan kakinya dan ********* ke atas setinggi dua tombak sambil mengeluarkan pukulan mencengkram baja melelehkan gunung.


satu gelombang angin berhawa panas langsung memapasi serangan yg di lancarkan kakek tua bermulut robek sebelah kanan.


di jurusan lain kakek yg berputar melayang seperti gasing langsung menyerang kearah dagoli,yg di tuju bagian rusuk sebelah kiri dengan memiringkan tubuhnya kekiri membesit kesamping,kini dagoli di buat sibuk baru saja dia habis membendung serangan yg di lancarkan si kakak iblis kembar sumbing,kini dia mendapat serangan yg tak terduga dari adik iblis kembar sumbing.


Dengan cepat dagoli merubah posisinya dan memiringkan tubuhnya sebelah kanan dan melangkah mundur.


walaupun serangan lawan tidak mengenainya tapi pukulan angin lawan sempat membuat kulitnya seperti tertusuk belasan  jarum,si kakek mulut robek sebelah kanan mendapat serangannya hanya mengenai tempat kosong ,kakek tua itu mengeram marah dan melancarkan serangan yg sangat mematikan,sedangkan si kakak iblis kembar sumbing,mendapati seranganya berhasil di bendung lawan maka dengan cepat kakek tua ini mengempur.


tentu saja di keroyok dua tokoh sakti membuat pria paruh baya ini terdesak begitu rupa,ternyata lawan tidak memberikan kesempatan buat si tangan besi balas menyerang.


kini sudah dua puluh jurus lamanya pertempuran.kedua kakek itu mengempur dagoli habsi habisan.jurus demi jurus terus di lancarkan,tapi belum juga kedua kakek ini berhasil mengebuk lawan,maka semakin beringas kedua kakek ini mengempur


“celaka!!! Kalau begini terus terusan cepat lambat aku pasti terkena pukulan mereka berdua”pikir dagoli sambil menghindari setiap serangan yg di lancarkan kedua iblis kembar sumbing.sedangkan majang merasa khawatir melihat sahabatnya terdesak oleh kedua kakek seram itu.tanpa berpikir lama lagi majang hendak menerobos di arena pertempuran,tapi niatnya terhenti ketika tiga pasang lengan beradu


Bukkkk…..


Kedua kakek ini tersurut dua langkah ke belakang dengan muka meringis menahan sakit,seolah tulang lengannya mau lepas dari persendian.


dagoli hanya merasakan kesemutan saja ketika lengannya beradu dengan lengan lawan.maka dengan cepat dagoli merubah posisinya dan balas menyerang.


“kakak kita harus hati hati terhadap tangannya!!!”memberi tahu si adik


“iya kau benar,tidak salah orang ini di juluki si tangan besi!!


“kalau begitu kita harus mengempurnya dengan sepasang pisau kematian”berkata si adik


Kedua kakek tua itu pun menyingkap celananya dan mengambil dua buah  pisau kecil yg terletak di bagian pinggul celananya dan kembali menyerang dagoli yg kala itu sudah melancarkan serangan lebih dahulu.


Empat pisau berkelebat dan selalu mengarah ke perut dan dada dagoli.Untuk beberapa jurus kedua kakek itu berhasil mendesak dagoli kembali hingga dagoli mau tidak mau harus bergerak mundur kebelakang guna menghindari serangan yg di lancarkan iblis kembar sumbing,yg sebagian serangan mengarah ke perut sebagian lagi mengarah ke dada.


Dalam keadaan terdesak dagoli berusaha keluar dari desakan lawan.dia mainkan jurus jurus ilmu silat andalannya Setiap serangan mengandalkan tenaga dalam dan ilmu meringankan tubuh hingga sosoknya berkelebat seolah tidak menginjak tanah. Selain itu setiap pukulan yang dilancarkannya selalu menebar hawa panas sehingga membuat lawan harus menjauh


“bangsat!!! Ternyata kepala kampung itu pintar juga”guman si kakak dalam hati.


diam diam kakek satu ini mulai menciut juga nyalinya menghadapi lawan,bahkan jurus andalan yg mereka keluarkan sepasang pisau kematian tidak sanggup mengenai lawan,malah lawan berlaku pintar melakukan pukulan pukulan jarak jauh sehingga kedua kakek itu kesulitan untuk mendekati apa lagi melukai lawannya.

__ADS_1


si adik menoleh kearah kakak dengan memicingkan mata sebelah,tanda memberi satu isyarat tiba tiba kedua orang ini membentangkan kedua telapak tangannya kesamping sehingga telapak tangan kiri si kakak bertemu dengan telapak tangan kanan si adik,mulut mereka berdua komat kamit seperti membaca mantra.sinar biru ke hitam hitaman membungkus kedua telapak tangan yg saling bertemu.majang yg mengetahui pukulan yg di keluarkan kedua kakek itu.berseru memperingati sahabatnya


"Dagoli hati hati!!! itu adalah pukulan sepasang iblis merengkah bumi!!!”


dagoli ketika mendengar nama pukulan yg di sebutkan sahabatnya majang, tampak kaget,keringat dingin bercucuran di wajahnya yg sedikit pucat,diam diam nyalinya ciut juga melihat lawan mengeluarkan pukulan sepasang iblis merengkah bumi,dia pernah mendengar kehebatan pukulan sepasang iblis merengkah bumi yg mengabungkan dua tenaga dalam penuh,baru bisa mengunakan pukulan sepasang iblis merengkah bumi,siapa saja yg terkena pukulan sepasang iblis merengkah bumi maka tubuhnya akan hancur tanpa tersisa,bahkan tulang pun hancur,kini di depannya sudah terbayang wajah maut yg mengintai nyawanya


“gawat…!!!ujar majang yg diam diam menyiapkan sebuah pukulan andalanya.tampak cahaya kuning ke hijau hijauan membungkusi pergelang tanganya sebelah kanan.sedangkan dagoli mengerahkan seluruh tenaga dalam ke tangan sebelah kanan hingga tangannya  seperti besi yg di bakar merah membara inilah pukulan yg jarang di keluarkan si tangan besi kalau tidak terdesak


“pukulan api besi bara neraka”desis si kakak dan adik hampir berbarengan,tampak kedua raut muka mereka agak sedikit tegang,selama puluhan tahun malang melintang di dunia persilatan,tentu saja kedua kakek ini sangat kenal dengan pukulan api besi bara neraka,jangankan tubuh manusia,besi saja terkena pukulan ini akan meleleh hancur.tapi ketegangan kedua kakek ini hanya sebentar karena merasa yakin kali ini lawan akan mati terkena pukulannya,dengan lantang si kakak berteriak sombong


"Kepala kampung,sebelum nyawa dan tubuh mu hancur terkena pukulan kami,alangkah lebih baiknya kau berlutut dan mencium kaki kami berdua agar roh mu tidak gentanyangan di alam roh ha…ha..ha”


kedua kakek tua itu tertawa terbahak bahak.graham dagoli mengembung,mukanya kemerah merahan tanda pria paruh baya ini meluap amarahnya sampai ke ubun ubun,kupingnya terasa panas mendengar hinaan iblis kembar sumbing terhadap dirinya


“cuihhhh….lagak kalian berdua terlalu sombong,seperti kematian seolah olah kalian berdua yg mengaturnya,jangan kalian kira aku si tangan besi takut terhadap pukulan sepasang iblis merengkah bumi,jangankan sepasang,sepuluh pasang masih sanggup aku hadapi”


“wahai kakak ku,kalau maut sudah di depan mata, pasti omongannya selalu meninggi,bahkan bukit gantang yg tinggi tak tampak olehnya padahal sudah di depan hidung hik hik hik”ejek si adik iblis kembar sumbing


“begitu juga sebaliknya gajah yg besar akan mati oleh semut yg kecil”balas dagoli dengan muka mengelam marah.


“kepala kampung”kata si kakak


”aku masih mengulur waktu kematianmu barang sejenak,kini aku berikan kesempatan buat dirimu menciumi kaki kami berdua hihihi”


“setan keparat!!!,aku akan mencium kaki kalian dengan ini”bentak dagoli sambil mengarahkan tangannya kedepan,lidah api yg menyala di tangan dagoli melesat dengan cepat menyambar kedua kakek itu.


kedua kakek itupun melepaskan pukulan sepasang iblis merengkah bumi dengan serentak kedua telapak tangan yg bersentuhan di dorong ke depan,sinar biru kehitam hitaman melesat dengan cepat.sesaat kedua pukulan hebat itupun bentrokan


Bummmm…


ledakan dahsyat hingga mengeluarkan percikan api,tanah bergetar debu debu berserakan membumbung tinggi ke udara,tampak bongkahan tanah sedalam satu jengkal selebar satu putaran tombak.


di saat terjadinya bentrokan pukulan sakti kedua kakek sumbing ini mencelat tiga tombak kebelakang dan terduduk serasa lutut mereka tidak mampu untuk berdiri lagi,dengan muka pucat seperti mayat,tampak menyembur darah segar keluar dari kedua mulut kakek itu,jalan darahnya tak karuan dada sesak,sepertinya kedua kakek itu luka di dalam akibat bentrokan pukulan sakti.


dengan mengatur pernafasan dan mengumpulkan sisa sisa tenaga dalam mereka,kedua kakek sumbing segera menotok angota tubuhnya dibagian yg sakit.sedangkan dagoli ketika terjadi bentrokan,mencelat empat langkah kebelakang dan terduduk.mukanya pucat seperti kapas,dadanya terasa sesak,detak jantung berdegub dengan cepat di sertai aliran darah tak menentu,di mulutnya meleleh darah segar di sela sela bibirnya.tanda si tangan besi mengalami luka dalam tapi tidak separah iblis kembar sumbing.dengan merangkapkan dada,dagoli cepat mengatur


peredaran darahnya dan mengerahkan hawa panas di dalam tubuhnya melalui sisa sia tenaga dalamnya.


kalau saja majang tidak turut campur tangan,mungkin saja kini sahabatnya si tangan besi sudah menemui ajal dengan tubuh hancur.


ketika dagoli dan iblis kembar sumbing sama sama melancarkan pukulan sakti.majang yg saat itu sudah menyiapkan dengan pukulan andalanya menebar cahaya perontok sukma,segera memapasi pukulan yg di lancarkan kedua kakek sumbing itu,tapi majang sempat melihat satu sinar merah keluar dari balik pohon besar yg berada tidak jauh dari halaman rumah dagoli


sinar merah tersebut memapasi pukulan kedua kakek sumbing.sama halnya dengan dagoli majang juga tersurut empat langkah kebelakang dengan muka pucat pasi.


Setelah mengatur jalan pernafasan dan aliran darah kedua kakek ini normal.mereka segera berdiri dan dan si kakak berseru

__ADS_1


”kepala kampung”katanya sambil menyeka darah yg keluar dari mulutnya


”hari ini nasibmu sangat baik,karena kami punya kepentingan lain yg harus kami selesaikan.tapi ingat satu hal,kami pasti datang kembali menagih nyawamu,ingat baik baik!!!”selesai bicara si kakak berpaling kearah adiknya memberi isyarat untuk segera meninggalkan tempat itu.maka kedua kakek sumbing itupun melompat dan pergi


Dagoli yg sudah berdiri dan di hampiri majang hanya menatap kepergian kedua kakek sumbing itu tanpa mengeluarkan sepatah katapun


Ketika kedua kakek itu lenyap dari pandangan mereka berdua,majang segera menyapu pandangannya di sebuah pohon di mana ada sosok yg bersembunyi di balik pohong,sambil orang ini berucap dengan suara pelan


“kalau tidak di bantu manusia yg bersembunyi di balik pohon mungkin kita berdua sudah menemui ajal dagoli”


dagoli mengeryitkan pelipisnya tidak mengerti maksud ucapan sahabat yg berada di sampingnya seraya berpaling dan menatap sahabatnya


“aku tidak mengerti,apa yg kau ucapkan majang,bukankah kau yg membantu aku menghadapi pukulan kedua kakek sumbing itu…?


“kau benar sahabat,tapi kekuatan kita berdua tidak cukup untuk mengimbangi kedua pukulan kakek sumbing itu,kalau tidak di bantu seseorang yg bersembunyi di balik pohon itu…!!!


dagoli segera memandang sebuah pohon besar yg tidak jauh berada di halaman rumahnya


”bearti kita telah di tolong seseorang”ucap dagoli.dan segera melangkah mendekati pohon tersebut.niat hati untuk mengucapkan terima kasih dan juga penasaran siapakah orang yg secara diam diam membantunya itu?


tapi ketika dia mendekati pohon yg di maksud majang.dagoli tidak menemukan siapa siapa


”aneh”gumanya dalam hati


”kemana perginya orang yg telah membantunya secara diam diam.majang yg melihat dagoli seperti kebingunggan segera melangkah menuju pohon tersebut.


seperti dagoli,majangpun jadi terheran,padahal dia sempat melihat seseorang berpakian putih berada di balik pohon yg berada di hadapan mereka berdua,padahal ketika kedua kakek sumbing pergi,masih sempat matanya melirik orang yg bersembunyi di balik pohon,tapi kini orang yg di cari sudah raib bak di telan bumi


Majang menarik nafas dalam


”sewaktu kedua kakek sumbing itu pergi,aku masih sempat melihatnya berada di sini,padahal hanya sebentar saja aku melihat kedua kakek itu pergi dan pandanganku selalu saja mengarah ke pohon ini,kalau pun orang yg bersembunyi di balik pohon ini pergi,pasti aku bisa melihatnya,tapi kau saksikan sendiri orang yg membantu kita telah raib,kalau bukan orang yg mempunyai ilmu sangat tinggi,tidak mungkin bisa menghilang secepat pandangan mata”


“kau benar majang,aku yakin orang yg menolongku barusan bukan orang sembarangan,tapi siapapun dia adanya,aku sangat berterima kasih dan aku juga berterima kasih padamu majang karena sudah menolongku menghadapi kedua kakek sumbing itu”ucap dagoli sambal berpaling ke arah sahabatnya.


Majang menepuk bahu dagoli sambil tersenyum


”kalau masalah budi,sudah jelas aku banyak berhutang budi pada mu dagoli,ini pun hanya secuil budi yg aku balas padamu sahabat”


“secuil bagimu tapi segunung bagi ku majang”


“sudah sudah,kita jangan membicarakan masalah budi lagi,bagaimana dengan rencana kepergian kita”Tanya majang.


dagoli langsung menampar jidatnya


”oh ya aku hampir saja melupakan rencana kepergian kita”ujar dagoli sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Akhirnya kedua orang itupun pergi menuju ke arah kampung matan,guna mencari keberadaan dayang inka yg merupakan istri adik sepupunya dagoli dan ismail yg merupakan keponakan satu satunya


__ADS_2