Pendekar Palu Dewa Naga Hijau

Pendekar Palu Dewa Naga Hijau
Episode datok lembah kabut bab 4


__ADS_3

"UNTUK MEMASUKAN PALU DEWA HIJAU MENYATU KE DALAM TUBUHMU,UCAPKANLAH "PALU DEWA NAGA HIJAU MENYATULAH DI TUBUH KU" DAN JIKA INGIN MENGELUARKAN PALU DEWA NAGA HIJAU UCAPKAN PALU DEWA NAGA HIJAU KELUARLAH DARI JIWA KU,MAKA SENJATA PALU DEWA NAGA HIJAU AKAN KELUAR DARI TUBUH MU"


ismail berhenti membaca dan mengambil senjata palu dewa naga hijau,ketika tangannya menyentuh senjata palu dewa naga hijau,terasa ada aliran hawa dingin dan panas yg menjalar ke tangannya dan mengalir ke seluruh tubuh.


hawa dingin dan panas membuat perasaan ismail tidak tenang,dia meringis seperti menahan sakit yg luar biasa,dia mencoba melepaskan senjata itu,tapi anehnya senjata itu seolah olah menempel di telapak tangannya,


"senjata ini kenapa bisa seperti ini,tubuhku seakan meledak akhhhhh"


ismail menjerit sekuat tenaganya,sehingga goa walet tampak bergetar,butiran debu berjatuhan dari atap atap goa tersebut


tapi tidak berselang lama,hawa dingin dan panas sedikit demi sedikit hilang,dan ismail merasakan tubuhnya semakin kuat dari sebelumnya,tanpa lama lama lagi,ismailpun mengangkat senjata itu dan mengucapkan apa yg dibacanya


cahaya hijau memancar dari senjata itu dan akhirnya senjata itu sirna dalam sekejap dari genggamanya


ismail merasa tidak percaya atas kejadian yg barusan di alaminya,untuk memastikan,maka diapun mengucapkan


"palu dewa naga hijau keluarlah dari jiwa ku!!"


seketika cahaya warna hijau muncul dari telapak tangan ismail dan tak lama cahaya hijau berubah menjadi sebuah senjata palu dewa naga hijau


melihat hal ini,ismail merasa tersenyum puas,bukan hanya ilmu silat maupun pukulan pukulan sakti saja yg dia dapatkan di goa ini,bahkan diapun mendapatkan senjata yg sungguh luar biasa.


timbul dalam benaknya untuk mencoba kehebatan senjata yg di pegangnya itu,tapi dia khawatir takut menghancurkan goa itu,maka dia pun mengurungkan niatnya,dan memasukan kembali senjata ketubuhnya.


setelah senjata itu lenyap,ismail kembali melanjutkan bacaannya


"gunakan senjata palu dewa naga hijau dalam keadaan nyawa mu benar benar terancam,wahai anak manusia kini saatnya untuk mu kembali ke jalan kebenaran,basmilah setiap ke angkara murkaan yg kamu dengar maupun kamu temui"


bacaan tulisan itu hanya sampai di situ saja,ismail membolak balikkan potongan bambu untuk mencari sambungan tulisan tersebut,tetapi dia tidak menemukan apa apa lagi.


dengan menghela nafas,ismail meletakan potongan bambu ketempatnya semula,dan pandanya tertuju ke pakaian yg berwarna hijau tua,tanpa ragu lagi ismailpun mengenakan pakaian tersebut,ternyata pakaian yg dia kenakan pas dengan ukuran tubuhnya,seperti pakaian tersebut di khususkan memang untuknya.


setelah mengenakan pakaian tersebut,ismailpun melangkah keluar,dan terhenti tepat di batu ketiga,sambil memperhatikan sekeliling dengan raut wajah tampak sedih,karena selama dua belas tahun,goa inilah tempatnya berteduh,tempatnya tidur,tempatnya belajar,tempatnya bermain.


kicauan burung walet yg terbang di bawah atap goa,membuat ismail mendongakkan pandangannya keatas sambil dia berkata


"libai sahabat ku,hari ini aku akan pergi dari goa ini,aku harap suatu saat kita bertemu lagi,entah kapan aku akan kembali kesini lagi,aku juga masih tidak tau,biarlah waktu yg menjawabnya,selamat tinggal wahai sahabat sahabat ku"


setelah berkata ismailpun melangkah keluar dari goa walet,di luar goa walet terdapat satu kuburan bertiang nisan satu,kuburan tersebut adalah kuburan ibunya ismail


dua tahun yang lalu,ismail pergi keluar goa dan mencari mayat ibunya,ketika sampai,mayat ibunya sudah tinggal belulang saja,dan ismailpun memunggut tulang tulang ibunya dan menguburkan di depan goa walet


ismail memegang tiang nisan ibunya dan tak terasa air matanya keluar dari kelopak matanya sambil berkata


"bu,hari ini anak mu ini akan pergi dari sini,aku harap ibu tidak merasa sedih,karena perjalan ini merupakan takdir yg harus aku emban,dan aku akan membalaskan dendam atas ke matian ibu dengan ayah,semoga ibu dan ayah selalu bersama dan bahagia di alam sana,mohon doa restunya bu"


setelah lama menatap kuburan ibunya,ismail pun beranjak pergi.


****

__ADS_1


di pinggir hutan,tampak sebuah gerobak sapi berjalan sangat lambat,dan di dalam gerobak tersebut duduk 3 orang pria sambil tertawa dengan riangnya,entah apa yg di tertawakan mereka,tapi seketika itu juga tawa ke tiga orang itu terhenti setelah satu suara dengan kerasnya membentak mereka


"siang siang bolong begini,monyet mana yang berani tertawa ketika melintas di daerah ke kuasaan lima iblis maut!!!"


ketiga orang tersebut mukanya tampak pucat,ketka melihat di depannya ada lima orang pria yg bertampang sangat bringas,dan mereka menyadari maut sudah di depan mata


"monyet busuk,apa yg kau bawa,cepat serahkan kepada kami" sergah balo pimpinan lima iblis maut


salah satu ketiga orang itu menjawab dengan muka pucat dan ketakutan


"a ampun tuan,jangan bunuh kami,jika tuan mau,ambillah barang ini semuanya,dan biarkan kami pergi"


"aku tidak menyuruhmu untuk pergi,serahkan sekalian dengan nyawa monyet kalian!!!


mendengar perkataan balo,tanpa pikir panjang lagi,ketiga orang tersebut melompat dari gerobak dan melarikan diri


" dasar monyet busuk,kalian tidak bisa lari dari kami hahaha"sambil balo mengeluarkan 3 pisau kecil dari sakunya dan melemparkan pisau kecil itu ke arah ketiga orang yg melarikan diri tersebut


wutttttt


wutttttt


wutttttt


akh.!!!!


melihat ketiga orang itu mati,balo dan kawan kawannya tertawa dengan penuh riang


Kawan kawan,hari ini kita panen banyak hahaha"


kelima orang itupun segera membawa gerobak yg penuh dengan muatan dan masuk ke dalam hutan.


tak berselang berapa lama,seorang pemuda berpakaian berwarna hijau tua datang dan menghampiri ketiga mayat tersebut,pemuda itu tidak lain adalah ismail alias pendekar palu dewa naga hijau,dan memeriksa keadaan mayat tersebut


"orang orang ini tubuhnya masih terasa hangat,artinya orang orang ini baru saja di bunuh,tapi siapa yg tega membunuh dengan keji seperti ini" tanya ismail,seperti dia bertanya pada dirinya sendiri


matanya melihat pisau kecil yg menancap di tengkuk mayat tersebut,dan mencabutnya,setelah di teliti,pisau itu mengandung racun yg sangat ganas,karena darah mayat tersebut berwarna merah dan kebiru biruan,itu menandakan kalau pisau ini sangat beracun


ismail menyapukan seluruh pandangannya ke sekitar seperti mencari sesuatu,tapi dia tidak menemukan bekas bekas adanya perkelahian,


tapi tiba tiba satu suara memekik


"dasar iblis bajingan,tega teganya membunuh orang yg tidak berdosa,hari ini akan ku ambil nyawamu"


ismai kaget dan menoleh ke asal suara tersebut,tampak seorang wanita yg mengenakan pakaian berwarna kuning dan di tepi pakaian wanita terdapat manik manik kecil sebesar biji pepaya yg jumlahnya mungkin ratusan dan beraneka jenis warna,


wajah wanita yg berada tujuh langkah dari ismail,berparas cantik,bermata agak sipit,alisnya tebal dan hitam seperti di olesi arang,hidungnya kecil tapi mancung,dan bibirnya tipis berwarna merah jambu


wanita ini umurnya di perkirakan kurang lebih tujuh belas tahunan

__ADS_1


sesaat ismal tertegun melihat kecantikan bak bidadari yg berada di hadapannya,karena selama dua belas tahun dia tidak pernah melihat seorang wanita bahkan untuk memikirkan wanitapun tidak pernah terlintas di hatinya


sambil dia menepuk pipinya seakan tidak percaya,apakah ini mimpi atau kenyataan


melihat tingkah laku pria yg tidak jauh dari hadapanya,emosi wanita inipun memuncak sehingga dia menghunuskan sebuah pedang


"dasar iblis busuk,kalau tidak aku mengantarmu ke neraka hari ini,maka jangan panggil aku dewi intan"


"nona!!! kau jangan salah paham,aku baru saja tiba di sini,dan mereka"


"iblis,selain dirimu tidak ada orang lain lagi yg ada disini,ini membuktikan bahwa kau adalah yg membunuh mereka" potong dewi intan penus dengan emosi


"sial,kalau begini aku bisa habis habisan di hajar oleh wanita ini,aku harus mencari cara agar bisa kabur dari sini" membatin ismail dalam hati sambil menggaruk kepalanya yg tidak terasa gatal


ismail menoleh kanan kiri untuk mencari kesempatan kabur dari tempat ini,tapi gelagatnya sudah di ketahui oleh dewi intan


"mau kabur,kabur saja ke neraka" pekik dewi intan sambil menghunuskan pedangnya dan melompat ke arah ismail


dengan cepat ujung pedang menyambar tepat di dada ismail,tidak mau mati konyol,ismail merundukan tubuhnya dengan berjongkok sambil memusingkan tubuhnya ke samping.


merasa serangannya gagal,dewi intan membalikan tubuhnya dan menebaskan pedangnya,kali ini yg di tuju kepalanya ismail,tapi lagi lagi serangan dewi intan selalu saja bisa di elakan oleh ismail,dengan kesal dewi intan menyapukan pedangnya ke arah ismail


kala itu ismail tidak ingin membalas setiap serangan yg di lancarkan oleh dewi intan,dalam pikirannya hanya ingin cepat cepat pergi dari wanita gila itu


lagi lagi serangan dewi intan hanya menerpa angin kosong sehingga wanita cantik ini berhenti,dan membuat satu gerakan yang aneh dengan memutarkan pedangnya melingkar dari bawah ke atas


tampak cahaya kuning berbentuk pedang di atas kepala dewi intan dan siap untuk menyerang ismail


"iblis,hari ini aku akan menghabisi mu dengan pedang seribu pelangi"


ismail tau apa yang akan di hadapinya,maka diam diam dia sudah menyiapkan pukulan naga api membelah lautan,tampak tangan kanan ismail seperti besi panas yang membara


"rasakan ini!!!" teriak dewi intan sambil melepaskan pukulan pedang seribu awan


Sinar berwarna kuning berbentuk pedang langsung melesat kearah ismail,dan pemuda itu juga tidak tinggal diam,maka diapun melepaskan pukulan naga api membelah lautan


sesaat kedua pukulan itu bentrok dan membuat ledakan besar,percikan percikan api berhamburan ke atas seperti kembang api,tanah bergetar dan berhamburan,pohon yg terkena dampak beradunya kedua pukulan tersebut hancur dan terbakar


dewi intan tersurut lima langkah kebelakang dengan muka pucat,dan memuntahkan darah segar,tubuhnya bergetar,jalan darahnya tidak menentu di tambah dada nya terasa sesak,sesaat wanita ini duduk bersila untuk mengatur jalan darahnya yg tidak karuan itu,dalam hatinya dia berkata


"ternyata iblis itu sangat kuat sekali,aku yakin kalau dia salah satu dari lima iblis maut yg selama ini menebar teror dimana mana,aku harus cepat memulihkan kekuatan ku saat ini,kalau tidak aku yang akan berakhir"


sambil duduk bersila dewi intan mengatur jalan darahnya agar kembali normal,dan pandangannya masih tertuju kedepan,dia ingin memastikan apakah orang bentrok pukulannya mengalami hal yg serupa dengan dirinya.


tapi asap tebal masih bergumpal akibat bentrokan kedua pukulan tersebut,sehingga menghalangi pandangannya


seselang tiga hisapan rokok asap tersebutpun sirna,kini yang di lihat dewi intan hanya angin kosong,tidak ada seorangpun yang ada di depannya


"ah sial,pasti iblis itu melarikan diri akibat terluka oleh bentrokan pukulan ku tadi" gerutu dewi intan degan wajah kesal

__ADS_1


__ADS_2