
sayang aku pulang dulu ya besok pagi aku akan kesini mengunjungi mommy, ini sudah larut aku juga begitu lelah aku takut terkena penyakit "kata emily, dia juga sesungguhnya malas ketemu keluarga frederik, dan ia ingin marah kepada preman suruhannya karna pekerjaan mereka kurang memuaskan dia melihat lusi tidak terluka, hanya pingsan saja itu juga kata dokter karn syok mungkin besok akan siuman"
baiklah, berhati-hatilah "kata bryan"
tak lama setelah emily pergi jodi mencari aurea.
daddy... apa daddy melihat aurea "tanya jodi"
tidak nak aku hanya melihat wanita ular bersama bryan tadi itu juga mereka sudah keluar lagi "kata herman"
daddy ayo kita mencari aurea aku takut dia ada luka tapi enggan mengobatinya "kata jodi khawatir"
iya benar nak, kita suruh saja perawat menjaga mommymu "kata herman"
disaat mereka ingin keluar kamar ruang perawatan lusi, bryan langsung masuk.
mau kemana kalian? "tanya bryan"
__ADS_1
mencari aurea "kata jodi"
untuk apa? dia sudah pergi "kata bryan cuek"
pergi kemana "tanya herman"
untuk apa kalian mencarinya, dengan wajah khawatir begitu bukankah dia yang ingin melukai keluarga kita karna tidak berhasil menyuruh kalian memisahkan aku dengan emily "kata bryan dengan judes"
plak...... (herman manampar bryan dengan kencang)
apa yang kau bilang dialah yang menolong kami "kata herman kesal"
tak lama kemudian lusi sadar.
aurea aurea ..... herman jodi aurea dimana "kata lusi dengan wajah khawatir"
tenanglah sayang besok kita akan bertemu dengannya dia sudah pulang untuk beristirahat "kata herman menenangkab istrinya"
__ADS_1
benarkah? dia tidak terlukakan? "tanya lusi"
tidak mommy dia baik-baik saja "jawab jodi"
bryan menyaksikan betapa ibunya mengkhawatirkan aurea, perempuan yang menurutnya yang ingin mencelakai ibunya itu begitu kesal dan dengan wajah kesal dia meninggalkan rumah sakit.
bryan memutuskan untuk menginap di apartemen milik emily, dia menceritakan kekesalannya kepada emily. emily pun dengan sedang hati menyambut kedatangan bryan ke apartemenya dia berpikir akan lebih mudah memanfaatkab bryan disaat-saat begini.
herman, lusi dan jodi melihat kepergian bryan hanya bersikap cuek saja. karna semenjak bryan dekat dengan emily dia memang berubah semakin buruk.
setelah sampai diapartemen milik emily bryan memutuskan untuk beristirahat karna dia sudah sangat lelah ditambah ini sudah jam 3 di hari... setelah hari menjelang siang bryan terbangun dari tidurnya dia mendengar suara emily samar-samar dia ingin memanggil emily namun dia enggan takut mengganggu emily dia berpikir bahwa itu telepon penting. bryan memutuskan untuk pergi ke dapur mengambil segelas air sebelum dia pulang namun dengan jelas dia mendengar percakapan emily dengan orang diseberang sana yang bertelepon dengan emily.
kau tau sayang, bryan adalah pria yang sangat bodoh, kau benar sesungguhnya dia bodoh sekali. dia tidak menyadari yang mencelakai kedua orang tuanya aku, tahun lalu juga begitu akulah yang melukai aurea tapi dia percaya kepadaku, dulu juga aku katakan aurea memiliki pasangan dia dengan mudah percaya padahal itu hanya foto editan, aku juga dengan mudah mengalihkan nama kepemilikan assetnya. aurealah sebagian besar yang menyelamatkan assetnya. sungguh aku membenci aurea selalu saja dia membuat rencanaku gagal, semalam juga begitu, aurea dengan sigap menolong kedua orangtua itu kata orang suruhanku. tapi tak apa aku sudah berhasil membuat bryan jauh dari keluarganya akan dengan mudah memanfaatkannya. "kata emily tanpa menyadari bryan mendengarnya".
tenanglah sayang bukankah kau bilang bryan sibodoh itu disana nanti dia mendengarnya "kata lawan bicara emily di telepon"
dia sedang tidur nyenyak sayang "kata emily"
__ADS_1
bryan menyadari emily ingin menutup telponnya dia kembali keranjang dan berpura-pura tidur. dia tidak mau gegabah dalam mengambil tindakan