
setelah aurea menimpan hadia dari bryan dia beranjak dari ruang kerjanya dan jo yang baru usai bervideo call dengan bryan dia memanggil aurea
dek... bang jo bisa bicara sementar "kata jo kepada aurea"
ada apa bang? "tanya aurea"
kita kebalkon aja, bang jo mau bicara berdua "kata jo"
lalu mereka berjalan ke balkon, jo sengaja mengajak aurea ke balkon, dia ingin bicara berdua dan tidak ingin ada mendengarkan mereka dan jo sering melakukan itu kepada aurea. dia ingin tetap menajalin komunkasi pribadi kepada mama dan adiknya walau sudah tinggal bareng keluarga gerald.
ada apa bang? "tanya aurea sambil duduk"
apa kau sudah menerima hadiah dari bryan? "tanya jo"
aurea hanya mengangguk
apa kau menyukainya, emmmm menyukai hadiah pemberiannya? "kata jo"
aurea hanya diam.
__ADS_1
aurea kau tau jika pria mencintai wanita terlalu dalam itulah yang akan menjadi boomerang bagi dirinya dan hubungannya "kata jo"
ma-maksudnya bang? "tanya aurea"
aku tau dulu kau dan bryan saling mencintai, aku melihat cinta bryanlah jauh lebih besar di antara kalian, sampai pada akhirnya dia benar-benar takut kehilanganmu, bahkan dia takut jika ada pria melirikmu, dia tidak dapat mengontrol pikiran dan hatinya lagi karna cintanya terhadapmu, lalu ada orang yang memanfaatkan itu. bahkan dari matanya aku melihat bahwa hati kecilnya masih mencintaimu walau ada emily disampingnya. kami juga sudah mencari tau apa saja yang dilakukan mereka. bahkan bryan jarang sekali mau memegang tangan emily, memberi emily hadiah, dan melakukan hal romantis lainnya kecuali emily yang meminta. "kata bryan"
sementara aurea hanya diam dan menunduk
bang jo cuman mau bilang tapi balik lagi ke dirimu pribadi. jika kalian masih saling mencintai cobalah saling memaafkan den menerima, semua orang juga bisa melakukan kesalahan baik disadari ataupun tidak disadari, jangan sampai menyesal pada akhirnya. kau tau dia berubah menjadi pria dingin dan begitu keras dalam bekerja, tidak adalagi wanita yang dia percayai, jika dia bekerjasama dengan wanita dia hanya melihat kinerjanya. pernah sekali kami bekerjasama dengan wanita yang centil, bryan langsung memutuskan kerjasama itu dia tidak masalah rugi katanya dia risih melihat yang begitu "tutur jo"
sudah istirahatlah "kata jo"
hari sudah malam, orang-orang sudah tidur nyenyak sementara aurea masih terjaga, dia memandangi langit-langit kamarnya sambil termenung.
"aku tidak mengerti akan perasaanku saat ini terhadapmu, aku juga tidak tau aku sudah memaafkanmu atau belum, bahkan aku tidak tau aku masih mencintaimu atau membencimu" batin aurea.
lalu diapun tertidur pulas.
##
__ADS_1
ditempat lain...
apa yang sedang kau lakukan, apa kau sakit jiwa senyum-senyum sendiri "kata hana melihat adik iparnya, bryan tersenyum sendiri"
tidak kakak, dimana twins? "kata bryan"
lagi bermain bersama papinya "kata hana"
oke baiklah aku akan bermain bersama mereka "kata bryan semangat"
heiiiii jangan menggigit pipi mereka bryan "peringatan hana"
hanya sedikit kakak, itu juga akan ku gantikan hadiah, pelit sekali kau ini "kata bryan sambil terkekeh"
ya begitulah bryan walau dia bekerja begitu keras tapi dia tetap meluangkan waktu kepada keluarganya, apalagi kepada keponakannya. dia benar-benar sangat menyesali dan membayar perbuatannya dulu.
hana yang bingung melihat bryan, dia menceritakan kepada lusi dan herman.
lalu lusi menceritakan bahwa aurea menerima hadiah dari bryan, dan keluarga gerald juga menelepon dan meminta bryan memberikan hadiah kepada keluarga frederik
__ADS_1
hana juga ikut senang akan hal itu dan dia tidak sabar bertemu aurea dan jelita. 2 orang yang selalu membuat suasana hangat dan ramai