
hari ini adalah hari aku pulang kampung dikarnakan aku libur kuliah.
huh..... akhirnya mendarat juga "batinku setelah mendarat di kota kelahiranku"
aku keluar bandara mencari taksi menuju kerumah.
selama diperjalanan aku memandangi jalan 7 bulan aku tinggalkan kota ini sungguh banyak yang berubah.
3 jam perjalanan dari bandara akhirnya aku sampai juga.
ma... mama.... teriakku sampai di rumah.
astaga... nak... kau tidak berubah ya... gak perlu teriak teriak mama denger kok. "jawab mama".
iya mama "jawabku sambil memeluk mama".
aku mandi dulu ya ma lengket semua badanku "kataku ke mama"
iya nak di kamarmu mama sudah sediain perlengkapan mandimu ya "kata mama".
terimakasih mama. aku sudah gede mama seharusnya mama tak perlu repot-repot menyiapkan itu semua. "kataku ke mama"
kau pasti lelah usai melakukan perjalanan, sudah sana mandi "kata mama sambil mendorongku ke kamar"
__ADS_1
30 menit aku menyelesaikan ritual mandiku. ya begitulah aku kalau mandi cukup lama hehehe...
usai mandi aku bongkar koperku yang ku bawa.
ma ini titipan bang jo dan ini ada sedikit oleh-oleh makanan "kataku sambil menyodorkan paperbag yang cukup besar ke mama"
astaga... kalian ini. baiklah terimakasih "kata mama"
tak lama ponsel mama berbunyi dan itu telpon bang jo.
"ma bang jo nelpon nih... aku istirahat dulu ya ma" kataku sambil menuju ke kamar
Ntahlah apa yang mereka bicarakan karna aku langsung ke kamar karna sudah lelah di perjalanan.
haiii maa... "kataku".
duduklah nak mari makan dulu "kata mama"
setelah makan aku langsung mencuci piring yang kotor lalu bercerita dengan mama tentang kegiatan-kegiatan perkuliahanku. dirumah mama membiasakan kami untuk tidak mengobrol ketika makan tapi seusai makan kami akan mengobrol tentang kegiatan-kegiatan yang telah kami lakukan
usai aku menceritakan kegiatanku dan bercanda dengan mama tiba-tiba mama bilang "nak mama ingin bicara serius"
bicara apa? "kataku sambil menatap mama"
__ADS_1
nak pergilah berkunjung kerumah kerabat dari papa, bagaimana pun mereka saudaramu, didalam tubuh kalian ada darah yang sama mengalir "jawab mama dengan tatapan memohon"
tapi ma... sepertinya aku belum siap "jawabku sambil menunduk"
nak... kau tidak akan siap jika kau tak mau melangkah "kata mama".
aku akan memlertimbangkannya ma "jawabku"
tadi bang jo nelpon, katanya bang jo sudah bertemu keluarga dari papa minggu lalu disana. kakak sepupumu Dasa wisuda jadi mereka bertemu dan mereka juga ingin bertemu denganmu namun mereka enggan "jawab mama"
nanti aku akan hubungi mereka dahulu ma kalau aku ingin bertemu tapi tolong biarkan aku mempersiapkan diriku ma "jawabku"
baiklah nak, mama tau kau anak baik "jawab mama sambil mengelus rambutku"
aku kekamar dulu ma. mama istirahatlah ini sudah jam 8 malam ma. tak terasa hari sudah malam kita sampe lupa waktu. kataku.
baiklah selamat malam nak "kata mama sambil mencium keningku"
malam ma "jawabku sambil menuju kekamar"
sesampai dikamar aku mandi lalu ku baringkan badanku di atas tempat tidur, ku tatap langit-langit kamarku.
pa... apa kau melihat kami? pa jahat kah aku sejak kepergianmu aku jarang berkumpul dengan kerabatmu dan sejak kepergian nenek aku sama sekali tidak pernah bertemu mereka tapi kau taukan pa apa alasannya jika kau melihat kami dari atas sana, sungguh hatiku benar-benar terluka pa.. tapi aku tau bahwa membenci itu dosa. aku harus gimana pa? "gumamku tak terasa air mataku mengalir mengingat kejadian-kejadian pahit yang kami alami dulu"
__ADS_1