
setelah semalaman aku bergulat dengan hati dan pikiranku akhirnya ku putuskan untuk pergi berkunjung kerumah kerabatnya papa.
morning ma "sapaku kepada mama"
pagi nak mari sarapan dulu, tumben kamu sudah rapi sepagi ini mau kemana? "tanya mama bingung melihat aku sudah berpakaian rapi"
aku pikir aku akan kerumah kerabat papa ma sengaja berangkat pagi biar semua rumah kerabat bisa aku kunjungi hari ini "jawabku ke mama karna memang rencanaku hari ini semua kerabat papa di kota ini aku kunjungi kakaknya papa, dan sepupunya papa.
mama mengerutkan dahi "kamu yakin nak" kata mama.
iya ma "anggukku"
ya sudah mari sarapan takut kamunya jadi kesiangan "kata mama sambil membuat selai ke rotiku". ya setiap pagi aku sarapan roti dan itu hanya selembar roti tawar saja. jika aku makan nasi perutku akan terasa begah.
usai kami sarapan aku ijin ke mama untuk berangkat.
ma aku berangkat ya aku pinjem motor mama, jika nanti mama pergi ke kampung untuk cek pekerjaan disana segera kabari aku ya ma kalau tidak kemalaman aku akan menyusul mama ke kampung "kataku karna ku tau hari ini adalah jadwal pemberian upah mingguan kepada pekerja mama"
__ADS_1
baiklah nak jangan lupa pakai helm dan bawalah sim dan stnk serta ktpmu hati-hati di jalan "kata mama"
oke mah bye ma "kataku sambil berlalu mengendarai motor"
tujuan pertamaku adalah rumah nenek dan kakak laki-lakinya papa, mereka bertetangga jadi sekalian aja. entah sudah berapa lama aku tidak bertemu dengan kerabatnya papa.
15 menit sudah sampai dirumah nenek.
permisi.... selamat pagi..... nek.. nenek.. "aku teriak memanggil nenek"
iya siapa "sahut bibi yang menjaga nenek"
gerald adalah marga keluarga papaku tapi sejak papa meninggal selain untuk acara formal. mama, bang jo, aku jarang menggunakan nama gerald karna ketika papa meninggal nenek bilang dia tak sudi lagi menjadikan kami keluarganya jadi tidak usah terlalu menggunakan nama gerald.
oh ya nak, saya bibi syela yang jagain nenek gerald, duduklah dulu nak, bibi tanya nenek kamu dulu ya "kata bibi dengan raut wajah curiga" wajar saja bibi tak pernah melihatku dan mungkin dirumah ini juga tak pernah ada yang menyinggung atau memabahas kami.
ku lihat nenek berjalan terburu-buru dari dalam rumah dan akupun langsung bangkit berdiri.
__ADS_1
benarkah ini kau rere? "tanya nenek sambil menangkup pipiku"
iya nek ini aurea "jawabku"
rere adalah panggilan kecilku dulu ketika papa masih hidup sejak papa meninggal aku tak mau lagi dipanggil rere.
"mari masuk nak" kata nenek sambil menggandeng tanganku.
bi syela ini cucuku aurea dia adiknya jo yang sering aku telepon "kata nenek memperkenalkan aku dengan bi syela"
oh iya bu "kata bi syela kepada nenek"
tolong panggilkan gery dan keluarganya kesini bi syela katakan pada mereka ada hal penting "kata nenek"
nek.. tidak usah nek biarkan aku yang kerumah paman gery nek "kataku ke nenek" gery adalah abangnya papa.
sudah biarkan saja mereka yang kesini nak sudah lama kita tidak berkumpul "jawab nenek sambil mengelus rambutku".
__ADS_1
baiklah nek kalau itu maunya nenek "jawabku pasrah" sesungguhnya aku tidak enak jika tak langsung berkunjung kerumah paman