Pengantin Vampir

Pengantin Vampir
Prolog


__ADS_3

"Hah...hah...hah...di mana ? dimana pintu keluar nya" seorang perempuan berlari dengan terengah-engah mencari sebuah pintu di sebuah kastil yang besar


"Ehmmm...ahh aroma tubuh mu begitu manis, kami tidak salah dalam memilih pengantin hahaha" suara lembut dengan diiringi rasa girang, yang membuat orang merinding ketika mendengar suaranya.


Perempuan itu kembali melarikan diri terus berlari dan tidak berani menatap ke belakang mencoba mencari cara menemukan jalan keluar dari Kastil tua yang di beri nama Black Rose.


"Hey perempuan ! Jangan memancing emosi kami, kami tidak memiliki kesabaran seperti diri mu yang terus berlari dari tadi" Suara laki laki dengan nada yang sedikit ketus dan serak basah nya yang mampu mengundang gairah setiap wanita di luar sana, berdiri tepat di hadapan gadis lugu yang suci itu.


Perempuan itu terus berlari kembali tidak tau sudah berapa lama dia berlari di kastil yang tidak ada ujung itu, hingga tiba dia di suatu tempat yang begitu putih, bersih dan rapi banyak buku buku tersusun dengan sempurna.

__ADS_1


Perempuan itu mencoba menarik nafas dalam dalam dan memasuki ruangan tersebut dengan tenang menghilangkan rasa ketakutan nya, dia fikir itu tempat yang aman sampai dia merasakan ada hawa dingin di belakang nya.


laki laki yang berbeda kembali menjumpai nya memeluk nya dengan lembut dan membisikkan kata yang membuat perempuan tersebut ketakutan setengah mati dan bergemetar badan nya menjadi panas dingin.


"Ehm...hahaha...sayang...apa kau pikir ini tempat yang aman ? kau sudah masuk ke kandang harimau putih, mungkin kau tidak akan bisa lari lagi ... aku akan memberikan mu kepuasan melebihi dua saudara ku yang baru saja kau temui tadi. Maka dari itu patuh lah untuk malam ini" Suara lembut yang santai dan dingin tangan nya menyentuh kulit hangat perempuan tersebut.


Perempuan tersebut merasakan semakin tidak karuan ketika tangan itu mulai bermain dan bergerak kesana kemari dengan lembut membawanya ke dalam dunia hayal yang semakin jauh.


"Ayolah sayang...wajah mu sudah merah merona dan tubuh mu sudah mulai panas mulut mu berkata tidak tapi tubuh mu mengatakan iya hahaha...jangan malu jika kau tidak dapat mengendalikan nya masih ada aku yang akan membantu mu ! Cup" satu ciuman mesra di punggung perempuan tersebut dan dengan suara nada tawa yang terdengar licik membuat laki laki itu semakin ingin menerkam perempuan tersebut

__ADS_1


"Ahh ... tidak jangan sentuh bagian itu aku tidak bisa menahan nya" Perempuan itu mencoba memberontak dan menahan diri nya sekuat tenaga dengan cara mengigit bibir nya karna tangan laki laki itu sudah menyentuh bagian sensitif nya dan memainkan nya dengan lihai seperti seorang profesional.


"Hey brother kau jahat sekali main duluan, kau melangkahi Kaka tertua" Seorang laki laki yang periang dengan rambut merah nya tiba tiba duduk di atas meja kerja sang Kaka.


"Aihhh adik kedua kau benar benar tidak sabaran aku saja hampir emosi menghadapi perempuan ini" Sang Kaka yang memiliki suara serak dan rambut biru malam nya yang begitu berkilau serta mata nya yang tajam muncul dari pintu.


"Ayoo lahh Kaka tertua dan adik ku tersayang aku tidak mau mendahului kalian, bagaimana kita bermain bersama saja hahaha...gimana sayang malam ini perasaan mu di temani pria tampan seperti kami" Laki laki dengan rambut perak nya itu memegang dagu perempuan tersebut dengan lembut dan perlahan ******* bibir perempuan itu kembali di hadapan Kaka dan adik nya dengan penuh gairah


"Kau terlalu lembut dengan nya adik kedua, tidak usah banyak bicara lagi mari kita lakukan saja bersama. Heh aku tidak percaya akan melakukan ini dengan kedua adik ku" Kekeh laki laki tersebut

__ADS_1


"Tidak ! Tidak ! TIDAK !!!"


__ADS_2