Pengantin Vampir

Pengantin Vampir
Mina yang Malang


__ADS_3

"Haaahhh lelah sekali ! seperti nya aku terlalu banyak minum malam ini, melihat kecantikan istri sendiri rasanya saja sudah mabuk kepayang ahhh aku jadi tidak sabar untuk menikmati malam bersama dengan Sarah" Wang Jie berbicara pada diri nya sendiri tiba tiba seseorang memeluk nya dari belakang


"Tuan..." Ucap perempuan tersebut memeluk Wang Jie dari belakang


"Siapa kau !" Wang Jie berbalik dan melihat ternyata dia adalah Mina


"KAU ! Jangan peluk aku, aakkhh" Tegas Wang Jie yang mendorong Mina dari pelukan nya


"Tuan aku mencintaimu ! tolong terimalah cinta ku Tuan, di bandingkan istri mu itu aku jauh lebih baik" Ucap Mina sambil memberikan beberapa godaan kepada Wang Jie


"PLAK" Satu tamparan mendarat di wajah Mina yang mulus


"Tuan... ! Mengapa kau menampar ku Tuan ? Apa salah ku ?" Tanya Mina sambil menahan rasa sakit di wajah nya


"Kau masih bertanya apa salah mu ? Kau membandingkan istri ku dengan diri mu, kau dan istri ku itu bagaikan langit dan bumi !!! Kau itu pun letak nya ada di inti bumi sedangkan istri ku ada di langit ke tujuh, jadi jauh sekali perbandingan kalian itu" Jelas Wang Jie sambil menahan rasa mabuk nya


Tiba tiba bibir Mina terukir senyum tipis, dia tidak perduli dengan perbandingan yang di ucapkan oleh Wang Jie, yang Mina tau kali ini parfum perangsang yang dia pakai mulai bekerja kepada Wang Jie

__ADS_1


"Tuan... apakah kau merasa panas ?" tanya Mina sambil mendekati Wang Jie kembali


"Sarah..." tiba tiba penglihatan Wang Jie menjadi samar dan mulai berhalusinasi


"Aku di sini Tuan... ayo bermainlah bersama ku" Ucap Mina sambil menggenggam tangan Wang Jie


"Oi..." Suara rada cempreng seorang lelaki terdengar dari balik lorong yang lain


"Siapa kau ?" Tanya Mina dan berbalik ke arah belakang melihat seorang pria yang memiliki rupa hampir sama dengan Wang Jie


"Siapa ? Kau yang siapa ? berani sekali kau memberikan perangsang kepada Kaka ! Apa kau mau jadi makanan anjing kami ? kebetulan aku belum memberikan mereka makan hahaha" Jelas Ang Zie sambil memainkan rambut Mina


"Mengapa parfum ini tidak bekerja pada diri nya?" Ucap Mina kembali dalam hati nya


"Aku tidak mabuk, dan aku adalah orang yang ahli dalam hal jebakan seperti ini jadi aku memiliki penangkal nya nona. Nona ucapkan selamat tinggal pada dunia mu yang begitu indah ini hahaha" Ang Zie memukul bagian leher belakang Mina membawa nya ke hutan belakang rumah


Ang Zie juga meminta para pelayan agar membawa Wang Jie kembali ke kamar nya dan memanggil Sarah untuk meredakan rangsangan dari parfum yang sudah di berikan oleh Mina

__ADS_1


"Orang yang berbuat licik dan jahat tidak pernah mendapatkan akhir hidup yang baik Heng" Kekeh Ang Zie sambil menunggu Mina sadar untuk beberapa saat


"Dimana ini ?" Tanya Mina yang Sadar dan mencoba untuk bangkit tetapi ternyata kaki dan tangan nya sudah di ikat oleh Ang Zie


"Kau sudah bangun ! baguslah, kau sudah membuang banyak waktu ku. Apakah kau sudah memikirkan kata kata terakhir mu untuk dunia yang indah ini ?" Tanya Ang Zie yang berdiri di hadapan Mina


"Apa maksudmu Tuan !!! saya hanya mencintai Tuan Wang Jie salah kah saya karna saya ingin memiliki nya ?" Tanya Mina sambil berteriak di hadapan Ang Zie


"Kau tidak salah ! tidak ada yang salah dari seseorang yang menginginkan cinta dari orang yang dia sukai. Tapi cara mu lah yang salah, kau tau karna ulah mu tadi Kaka ku sudah jijik dengan mu jadi... kau mungkin tidak akan pernah memiliki Kaka ku itu untuk selamanya hahaha" Jelas Ang Zie sambil mengangkat dagu Mina


"Ouh iya satu hal lagi ! Aku sudah memberitahu mu bahwa peliharaan kami belum makan bukan" Ucap Ang Zie sambil tersenyum puas


"A-a-apa yang ingin kau lakukan ?" Ucap Mina yang ketakutan


"Wajah mu yang ketakutan ini begitu cantik, sayang sekali jika di makan hewan buas. Nona lihat lah aku" Ang Zie mengangkat dagu Mina dan melihat wajah nya yang ketakutan


Saat mata Mina bertemu dengan mata Ang Zie angin dingin bertiup dan seketika mengambil nyawa Mina dengan mata dan raut wajah yang ketakutan.

__ADS_1


Koleksi manekin manusia Ang Zie pun bertambah semakin banyak di ruangan bawah tanah


__ADS_2