Pengantin Vampir

Pengantin Vampir
Sarah perempuan pemaaf


__ADS_3

Jack Q membuat surat pernyataan bahwa anak nya akan di jemput kembali oleh pastor Leo dan Thomas tidak boleh orang lain, Saat tiga tahun ke depan sebagai bukti kalau mereka benar benar setia dalam melindungi calon Raja berikutnya.


"Kami akan menepati janji kami Tuan Jack Q jika kami mengkhianati atau mengingkari nya suatu hari nanti maka kau boleh memusnahkan Gereja Maria dan semua orang di sana sampai rata dengan tanah" Jelas Pastor Leo sebagai jaminan


"Baiklah kalau begitu, aku akan meminta bawahan ku mengantar kalian kembali pulang ke Gereja Maria" Ucap Jack Q


"Baik Tuan" Sahut Pastor Leo tanpa mengurangi rasa hormatnya sedikit pun


Setelah beberapa waktu akhirnya Pastor Leo dan Thomas meninggalkan rumah sakit.


"Kak, aku izin pulang Ang Zie sendirian di Villa dia juga menjaga Putri Kayle yang kau kurung dalam sangkar gelap mu" Ucap Wang Jie


"Jangan lupa kau besok harus ke kantor ku, sementara aku akan di sini dulu menemani Sarah. Jika kau ada sesuatu yang di bingung kan cari saja Kalvin dia tau semua apa yang di kantor dan satu hal lagi tolong kau panggil kan Fang untuk datang kemari menemani ku" Pinta Jack Q sambil merapikan selimut Sarah


"Baiklah kak, lalu bagaimana dengan Putri Kayle ?" Tanya Wang Jie

__ADS_1


"Dia di jaga oleh Ang Zie jadi terserah dirinya mau di apa kan, sekarang Putri Kayle pasti sudah lumpuh total di buat nya dengan tempramen Ang Zie aku tidak menjamin perempuan tersebut akan baik baik saja" Jelas Jack Q yang melepaskan segel Sangkar kegelapan itu secara perlahan


"Baiklah kak, sepertinya aku akan menyarankan Ang Zie untuk menjadikan Putri tersebut sebagai manekin pengantin saja seperti begitu cantik hahaha" Sahut Wang Jie dengan tawa licik nya


"Kalau begitu aku permisi dulu ka" Sahut Wang Jie yang langsung keluar dari kamar rumah sakit Sarah dan menuju pulang


"Tuan..." Panggil Sarah sambil memegang tangan Jack Q


"Ada apa Sarah ?" Sahut Jack Q yang langsung menatap ke arah Sarah


"Tidak !!!" Jawab tegas Jack Q


"Dulu saat kecil Putri Kayle memfitnah ibu mereka, ayah nya Raja Yolanda juga tidak mau mendengar kan penjelasan ibu nya dan saksi mata yang ada di tempat kejadian juga membungkam mulut mereka. Ibunda mereka di hukum gantung dan meninggal di hadapan mereka, menjadikan Putri Yolanda Manekin adalah suatu hukuman yang sangat ringan" Jelas Jack Q sambil menggenggam erat tangan nya merasakan sakit yang di rasakan oleh Wang Jie dan Ang Zie


"Tuan sudah... jangan menggenggam tangan mu terlalu erat itu akan menyakiti mu" Ucap Sarah yang langsung mengapai tangan Jack Q dengan lembut dan mengelus nya secara perlahan

__ADS_1


"Sarah..." Jack Q mendekatkan diri nya kepada Sarah dan perlahan mencium Sarah dengan lembut


"Terimakasih sudah mau menjadi pengantin ku... aku tau di dasar hati mu yang paling dalam kau pasti merasa kesal dan aku tau Sarah kau juga pasti marah karna aku sudah menghancurkan Gereja Santa jika kau ingin memukul ku atau menyakiti aku maka lakukanlah sekarang" Jelas Jack Q dengan wajah nya yang menyesal


"Tuan... hiks ...." Sarah menangis dan memeluk Jack Q dengan erat


"Apa yang kau tangisi Sarah ?" Tanya Jack Q yang kebingungan dengan tingkah Sarah


"Dalam tidur panjang ku kemarin entah ini halusinasi atau bukan tetapi aku bertemu dengan ibu biarawati Ana... dia bilang dia sangat mencintai dan menyayangi ku, dia juga yang menginginkan ke hancuran Gereja Santa demi melindungi status ku. Jadi aku tidak akan menyalahkan mu Tuan... dan satu hal lagi aku bukan orang yang bisa pendendam apa lagi marah Tuan" Jelas Sarah yang masih memeluk Jack Q


"Sarah... kau tidak boleh seperti ini terus atau kau akan di tindas orang lain dengan mudah nya" Ucap Jack Q yang merasa dirinya tidak pantas mendapatkan maaf dari Sarah


"Tidak apa Tuan... sekarang aku memiliki keluarga baru, aku memiliki anak ku dan suami suami ku yang pasti akan melindungi ku" Sahut Sarah sambil menyeka air mata nya


mendengar perkataan Sarah Jack Q merasa tersipu malu dan langsung mengalihkan topik pembicaraan

__ADS_1


"Kau istirahat lah Sarah... aku juga ingin tidur, aku akan tidur di samping mu ! Cup" Ciuman lembut di kening Sarah membuat dirinya merasa aman


__ADS_2