
"Selamat datang di kastil Black Rose nona Sarah" Seorang pelayan menyambut kedatangan Sarah dengan penuh rasa hormat dan mempersilahkan Sarah untuk memasuki aula utama.
"Apakah dia sudah datang" Suara serak yang basah datang dari seorang laki laki yang sedang memegang buku kerja nya berdiri di anak tangga yang terlihat megah
"Nona Sarah sudah datang Tuan Jack Q" Sahut pelayan tersebut sambil menundukkan pandangan nya.
"Kau siap kan kamar untuk nya" Perintah Jack Q yang langsung naik kembali ke atas kamar nya tanpa memperdulikan Sarah
"Tuan" Panggil Sarah yang membuat langkah kaki Jack Q terhenti di beberapa anak tangga
"Ada apa ?" Tanya Jack Q yang langsung berbalik melihat ke arah Sarah yang berdiri tidak jauh dari dirinya
"Bisakah anda memberitahu saya kenapa saya harus datang dan tinggal di sini ? saya perhatikan seperti nya anda adalah pemilik kastil ini !" Ucap Sarah sambil memberanikan diri untuk bertanya walaupun sebenarnya dia sedang mengalami ketakutan yang sangat hebat dan merasakan gemetar.
"Ku kira kau perempuan yang bodoh dan tak mau bertanya apa apa tadi ternyata kau cukup pintar" Sahut Jack Q yang langsung menuruni anak tangga dan mendekati Sarah
"Kau ingin tau alasan kedatangan mu kemari ?" bisik Jack Q di telinga Sarah yang membuat Sarah merinding seketika karna hawa dingin dari tubuh Jack Q
"Tuan tolong jangan terlalu dekat dengan saya" Sarah langsung mendorong Jack Q secara perlahan dari badan nya
"Heng !!! benar benar perempuan yang menyebalkan, kau akan tau sendiri jawabannya nanti sekarang kau istirahat lah lebih dulu" Ucap Jack Q yang kembali menaiki anak tangga dan masuk ke kamar nya tanpa menjawab pertanyaan dari Sarah.
Setelah hilang keberadaan Jack Q dari hadapan Sarah, beberapa waktu kemudian Sarah di sadarkan oleh kehadiran seseorang.
"Wahh hahaha siapa ini" Tawa riang dan nada bicara yang ceria tiba tiba muncul dari belakang Sarah.
Sarah berbalik dan melihat ke arah orang tersebut laki laki yang memiliki postur badan kurang lebih seperti Sarah berjalan mendekati dirinya sambil membawa keranjang buah nya.
"Siapa kau ?" Tanya Sarah yang ketakutan dengan diri nya
"Hehhh apa apaan ini ? Aku yang seharus nya bertanya pada mu kau siapa ? Aku adalah orang yang tinggal di kastil ini nona cantik" Ucap nya dengan kedipan mata yang menggoda Sarah sambil meletakkan keranjang buah nya di atas meja
"Bukankah laki laki yang memakai kaca mata tadi yang tinggal disini ?" Sarah kebingungan dengan keadaan nya sekarang dan mencoba mencari tahu siapa sebenarnya yang tinggal di Kastil Balck Rose ini
"Apa kau maksud Kaka tertua Jack Q aku adalah adik ketiga nya nama ku Ang Zie siapa nama mu nona ?" Ang Zie benar benar senang ketika bertemu orang baru tapi ini adalah pertama kali nya dia melihat seorang tamu datang ke kastil Black Rose karena Kastil ini hanya kedatangan tamu ketika ada acara besar saja.
__ADS_1
"Nama saya Sarah" Ucap Sarah yang masih merasa gemetar
"Sarah..." Mata ceria Ang Zie tiba tiba berubah menjadi mata yang penuh gairah terhadap Sarah, dia tau nama itu adalah nama dari pengantin nya yang sudah lama dia tunggu
"Ke-ke-kenapa? Ahhh" tanya Sarah kepada Ang Zie yang melihat perubahan pada mimik wajah Ang Zie
Ang Zie mendorong Sarah secara tiba tiba ke dinding membuat nya terpojok dan tidak bisa bergerak karna tenaga Ang Zie yang begitu kuat menahan nya
"Sayang...kenapa kau baru saja datang, aku sudah lama sekali menunggu mu,Ehmm aroma tubuh mu benar benar sangat wangi lebih wangi dari pada mawar yang ku tanam di taman.Cup !" Ang Zie adalah tipe orang yang tidak sabaran dia langsung mencium leher Sarah begitu saja.
Sarah yang kaget dengan tindakan tidak senonoh dari Ang Zie langsung mendorong nya dengan kuat dan berlari menjauh dari Ang Zie.
"Hahahaha mau lari kemana istri kecil ku...kau tidak akan bisa keluar lagi setelah memasuki kastil ini Hahahaha" tawa licik dan perasaan yang puas serta menggebu-gebu keluar dari diri Ang Zie
Sarah terus berlari melalui lorong lorong kastil setiap pintu yang dia temui sama sekali tidak bisa di buka nya semua nya seolah olah terkunci bahkan semua jendela juga tertutup rapat.
"Hah Hah Hah, Apa yang terjadi dengan orang orang di sini ? kenapa mereka semua terlihat aneh ? Tuhan aku mohon selamat kan aku hiks...hiks..Ibu..." Sarah terus menangis sambil berlari mencari pintu keluar
"Buk" Sarah menabrak sesuatu yang terasa keras di hadapan nya dan terjatuh begitu saja
"Tuan..." Sarah ketakutanan melihat tatapan tajam dari Jack Q dan langsung meninggalkan Jack Q begitu saja.
Sarah sama sekali tidak tau apa yang harus dia lakukan, dia terus berlari dan tidak ingin melihat ke belakang sampai Sarah tiba di suatu ruangan yang begitu rapi,bersih dan putih ruangan tersebut juga wangi.
"Huhhh akhirnya ada tempat yang aman...aku harus mencari cara untuk kabur dari tempat ini bagaimana pun cara nya" Ucap Sarah yang sudah kelelahan berlari dari tadi
"Kau mau lari kemana lagi sayang ku ehm...hahaha" seorang laki laki dengan rambut perak nya memeluk Sarah dari belakang
"Kau..." Sarah menoleh ke belakang dan melihat laki laki yang memiliki suara lembut tersebut.
Laki laki tersebut ternyata adalah Wang Jie sang Raja wanita dia lah pemilik dari ruangan yang begitu bersih tersebut.
"Kenapa kau menghindari ku sayang ?" Wang Jie langsung kembali memeluk Sarah dengan kuat dan memainkan tangannya ke sana kemari menyusuri setiap sudut dari tubuh Sarah
"Tidak hentikan jangan bermain main lagi...hiks..." Sarah benar benar sudah tidak tahan dengan keadaan nya sekarang
__ADS_1
"Jangan menangis aku akan memberikan kenikmatan yang belum pernah kau rasakan sebelumnya bagaimana menurut mu sayang ? Cup..." Wang Jie langsung memberikan tanda di leher Sarah yang begitu hangat
"Tidak bibir pria ini terlalu dingin !" ucap Sarah dalam hati nya, semua pikiran dan perasaan Sarah kini bercampur aduk.
"Tuan tolong hentikan aku tidak mampu mengendalikan diri ku lagi...aku... Hahh..." Sarah mulai merasakan panas dan aneh di tubuh nya
"Tidak apa apa aku akan membantu mu kau nikmati saja hahaha" tawa licik yang begitu elegan terdengar dari Wang Jie
Di saat saat Wang Jie mulai menikmatinya tiba tiba Ang Zie datang dan duduk di atas meja kerja Wang Jie.
"Apa apaan ini Kaka kedua mendahului Kaka pertama ternyata ckckckck" Ucap Ang Zie dengan nada mengejek nya
"Ang Zie sudah berapa kali ku katakan jangan pernah duduk di atas meja kerja ku kau akan mengotori nya Cih" Sahut Wang Jie dengan kesal yang melihat Ang Zie datang secara tiba tiba
"Heh apa kau kesal dengan kedatangan ku Kaka kedua ?" Tanya Ang Zie yang membuat naik darah Wang Jie
"Berhentilah bertengkar kalian membuat perempuan bodoh ini ketakutan setengah mati" Suara serak dari Jack Q yang tiba tiba sudah berada di belakang Wang Jie
"Kaka pertama lihat lah Kaka kedua ingin mendahului bagian mu" Ucap Ang Zie yang sengaja memprovokasi mereka berdua
"Kaka pertama aku tidak bermaksud begitu, bagaimana kalau kita nikmati saja pengantin kita ini secara bersama hahaha" Sahut Wang Jie
"Ide yang bagus Kaka kedua" Ucap Ang Zie dengan senyum licik nya
"Tidak bisa ku bayangkan jika aku menikmati perempuan yang membuat ku emosi bersama dengan adik adik ku ini Heng" Ucap Jack Q dengan nada ketus nya
"Bagaimana sayang malam ini biarkan kami bertiga menikmati mu aku akan menjamin kau akan puas dengan pelayanan kami" Wang Jie benar benar senang sekali menggoda dan melihat Sarah yang ketakutan
"Tidak tidak TIDAK..." Teriak Sarah yang langsung pingsan di hadapan mereka
"Kalian terlalu berlebihan menakuti dirinya, dan satu lagi aku tidak bisa menikmati perempuan ini bersama dengan kalian. Kalian lakukanlah di hari berikutnya setelah aku malam ini perempuan ini adalah milik ku" Jelas Jack Q yang langsung mengangkat Sarah ke dalam kamar nya
"Aihhh sepertinya aku harus menunggu pengantin ku dengan waktu yang lama lagi untuk melahirkan anak anak lucu ku ck...ini semua salah mu" Ucap Wang Jie yang kesal dengan Ang Zie
"Hahaha rasakan lah siapa suruh kau mau mendahului Kaka pertama" Ucap Ang Zie yang langsung menghilang dari hadapan Wang Jie
__ADS_1