
"Ehm... kepala ku sakit sekali" Ucap Sarah yang terbangun dari tidur nya
"Kau sudah bangun" Sahut Jack Q yang masih duduk memperhatikan surat kabar pagi ini
"Tuan..." Panggil Sarah dengan suara nya yang merendah
"Jika kau masih lelah, kau istirahat saja... hari ini aku tidak akan ke kantor. Aku akan menemani mu di rumah" Ucap Jack Q tanpa mengalihkan pandangan nya dari surat kabar
"Apa yang terjadi tuan ? seingat saya... saya ada di sebuah istana" Sahut Sarah sambil memegang selimut nya
"Kau di culik ! Bukan kah Atlas sudah memberi tahu mu" Ucap Jack Q yang masih saja fokus dengan surat kabar nya
"Duke Atlas ! di mana dia sekarang? , seingat saya dia yang menyelamatkan saya... saya harus berterimakasih kepada Duke Atlas" Ucap Sarah yang bangkit dari atas kasur
"Kau tidak bisa menemui nya Sekarang, dia sedang koma karna luka nya yang parah..." Sahut Jack Q yang menutup surat kabar nya dan berdiri menghampiri Sarah
"Nyonya Jack... ku rasa kau masih memiliki tenaga hari ini, kau cepat cepat bangun dan ingin menemui pria lain" Ucap Jack Q yang langsung menekan tubuh Sarah ke atas kasur
"Tuan... jangan salah paham, saya hanya ingin berterimakasih kepada dirinya" Ucap Sarah sambil memalingkan wajah nya
"Huh... sudah lah, mari ikut aku kita akan pergi ke kebun yang ada di belakang rumah... hari ini buah buahan di sana sudah mulai panen kau bisa memetik buah apa pun sesuka hati mu" Jelas Jack Q yang langsung bangkit dari tubuh Sarah
__ADS_1
"Baik Tuan saya akan segera bersiap diri agar tidak membuang waktu tuan lagi" Sarah pun bergegas ke kamar mandi dan mengganti pakaian nya
Setelah Sarah selesai bersiap Jack Q pun menemani nya untuk pergi ke kebun dan memetik berbagai macam buah buahan
"Wah apel" Ucap Sarah yang spontan ketika melihat pohon apel yang begitu rimbun buah nya
"Apa kau suka apel ?" Tanya Jack Q dengan singkat
"Tentu Tuan ! saya sangat menyukai apel" Sahut Sarah dengan gembira
"Aku akan memetik kan mu beberapa apel untuk kau makan" Sahut Jack Q yang langsung mendekati pohon apel dan memetik kan beberapa biji apel untuk Sarah
"Wahh terimakasih tuan" Sahut Sarah dengan senang
"Coba kau makan apel nya, Apakah ini apel yang manis ?" tanya Jack Q sambil memerintah kan Sarah untuk mencoba apel tersebut
Sarah mengikuti perkataan Jack Q dan mencoba buah apel tersebut dengan satu gigitan
"Ehmm ini benar benar manis Tuan apa kau mau mencoba nya ?" tawar Sarah yang memberikan apel bekas gigitan nya
"Tidak, kau makanlah sendiri" ucap singkat Jack Q
__ADS_1
"Terimakasih tuan" Sahut Sarah dengan tersenyum
Sarah pun memakan apel nya dari tadi dengan tenang hingga membasahi bibir nya dengan sari sari apel, Jack Q yang melihat nya mulai tidak tahan dan kembali tergoda
"Kenapa perempuan ini memiliki godaan yang sangat kuat ! aku selalu saja tidak tahan ketika melihat dirinya" Ucap Jack Q di dalam hati nya.
Jack Q langsung mendekati Sarah dan merebut apel dari tangan Sarah, Jack Q mulai mencium bibir Sarah dengan lembut.
Karna Sarah yang sudah mulai terbiasa dengan sikap Jack Q yang suka mendadak mencium diri nya tidak merasa kaget lagi. Sarah langsung membalas nya dengan cara merangkul leher Jack Q dengan lembut
"Dia tidak menolak ku ?" Tanya Jack Q pada diri nya sendiri dan semakin memperdalam ciuman nya
"Bibir nya begitu manis setelah makan apel...apakah darah nya akan semanis bibir nya ? aku tidak bisa berhenti aku ingin mencoba nya" Ucap Jack Q dalam hati nya
"Sarah..." Panggil Jack Q yang langsung mengigit pundak Sarah dengan lembut, darah mencuat keluar dari pundak Sarah.
Darah yang begitu wangi, hangat dan manis bagaikan apel membuat Jack Q lupa akan dunia nya dan terus menghisap darah Sarah hingga Sarah kehilangan tenaga nya lagi.
"Tuan ..." Rintih Sarah yang memegang pundak Jack Q
"Seperti nya kau sudah lelah, aku akan menggendong mu kembali ke kamar" Jack Q pun membawa Sarah kembali ke kamar nya untuk beristirahat
__ADS_1