Pengantin Vampir

Pengantin Vampir
Alam bawah sadar


__ADS_3

"Ang Zie kau mau kemana ?" Ucap Jack Q yang menghampiri Ang Zie bersama dengan Pastor Leo


"Aku ingin membawa nona ini ke kamar Wang Jie" Ucap Ang Zie dengan tenang


"Ke kamar Wang Jie untuk apa ?" tanya Jack Q kembali sambil menatap ke arah Ardelia


"Nona ini menyukai Wang Jie saat pertama kali bertemu, aku memberikan nya teh ajaib untuk mengetahui isi hati Wang Jie jadi dia harus melihat orang yang di tuju agar tau semuanya" Jelas Ang Zie secara singkat padat dan jelas


"Ardelia !" Panggil pastor Leo secara tiba tiba dan menatap tajam ke arah Ardelia


"Ayah maafkan aku, aku jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Tuan Wang Jie" Ucap Ardelia yang gemetar ketika berbicara kepada Pastor Leo


"ARDELIA !" Suara Pastor Leo meninggi dan geram kepada Ardelia


"Pastor Leo..." Panggil Sarah dengan tenang dan menghampiri pastor Leo

__ADS_1


"Nona... mari ikut saya" Sarah menggenggam tangan Ardelia dan membawa nya ke kamar Wang Jie


"Nona genggam lah tangan Tuan Wang Jie, kau mencintai nya bukan" Ucap Sarah dengan lembut lalu menyatukan tangan Ardelia dengan tangan Wang Jie


Ardelia menutup mata nya dan mencoba masuk ke dalam alam bawah sadar Wang Jie secara perlahan.


Beberapa saat Ardelia terus menggenggam tangan Wang Jie dan menangis saat membuka mata nya, lalu melepaskan genggaman tangan Wang Jie.


"Nona... kenapa kau menangis ?" Tanya Ang Zie yang melihat ke arah Ardelia


"Tidak apa apa tuan, Nyonya Jack maaf saya sudah lantang karna mencintai suami anda... ayah ayo kita pulang" Ardelia langsung berdiri dari kursi duduk nya dan bergegas meninggalkan kamar Wang Jie


Di sepanjang jalan menuju pulang Ardelia hanya bisa menangis tanpa suara sambil menatap ke arah luar jendela, dan sesekali Ardelia akan mengusap air mata nya yang dari tadi menetes tanpa henti.


"Ardelia kita sudah sampai" Ucap pastor Leo yang menyadarkan Ardelia dari lamunan nya

__ADS_1


Ardelia yang tersadar langsung bergegas masuk ke dalam kamar nya dan menutup kunci kamar nya rapat rapat, menutup semua tirai dan mematikan lampu kamar nya.


"Hiks... ternyata saya benar benar kalah jauh..." Ardelia menutup kedua mata nya dengan lengan nya dan mengingat kembali tentang Wang Jie saat Ardelia memasuki alam bawah sadar nya.


INGATAN ARDELIA !


"Aku akan terus mencintai Sarah, bahkan ketika ada perempuan lain yang tangan nya ku sentuh, ku cium dan ku pegang dengan lembut itu hanya tanda sebuah kehormatan. Tapi perempuan yang paling ku hormati, ku jadikan dia layak nya sebagai seorang ratu tetaplah Sarah seorang. Sarah hidup ku dan mati ku hanya untuk mu seorang"


"Haahhhh, mengapa ini begitu menyakitkan !!! Dada ku rasa nya begitu sesak dan sulit untuk bernafas" Ucap Ardelia yang terus menerus menggenggam selimut nya mencoba untuk mengendalikan hawa nafsu nya


Di sisi lain Sarah terus melihat ke arah Wang Jie di kamar nya sendirian dan berbicara perlahan kepada Wang Jie yang tertidur.


"Tuan... apa kau mendengar nya tadi ? ada seorang perempuan muda yang jatuh cinta pada mu, tetapi saat dia pergi tadi aku sudah tau kau tidak membalas cinta perempuan muda tadi... saat mendengar nya aku merasa sakit hati, tapi terimakasih karna sudah menjaga hati mu untuk ku" bisik Sarah dalam kesendirian nya bersama dengan Wang Jie


"Ada satu hal lagi yang harus kau ketahui tuan, aku sudah mengandung anak mu... kalan kau akan bangun ? aku ingin berbagi kebahagiaan ini dengan mu tuan hiksss" Sarah tiba tiba menangis dalam diam nya dan tertidur di samping badan Wang Jie secara perlahan

__ADS_1


"Sarah..." Jack Q yang yang dari tadi berdiri di balik pintu dan menunggu Sarah tertidur lelap masuk ke kamar Wang Jie lalu mengangkat Sarah untuk tidur di kasur bersama dengan Wang Jie


"Tidur lah yang nyenyak istri cantik ku" Ucap Jack Q dan meninggalkan Sarah yang tertidur di kamar Wang Jie


__ADS_2