
Ketika Xiao Fan melihat lintasan serangan belati mengincar jantungnya, dia secara reflek menahan serangan itu dengan telapak tangannya.
"Urghh.."
Belati itu sangat tajam, ketika Xiao Fan mencoba menahannya dengan tangannya. Belati itu menembus telapak tangannya hingga mengakibatkan darah mengalir deras melalui luka di telapak tangannya.
Tetapi karena itu juga, Xiao Fan bisa menghentikan gerakan pembunuh itu untuk sesat kemudian memukul wajah pembunuh itu dengan keras.
Bam!!
Pukulan itu berasal dari kekuatan fisik Xiao Fan yang telah ia latih selama tiga tahun lamanya. Meski Kultivasinya hanya berada di tingkat pertama dari ranah perbaikan. Tetapi berkat tubuh fisiknya, ia setidaknya bisa bersaing dengan seorang Kultivator di tingkat ke-empat.
Tetapi untuk tingkat kelima, Xiao Fan sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk menang.
Jika dia sedikit beruntung, Xiao Fan mungkin bisa melarikan diri dengan selamat.
Pria itu terhempas mundur beberapa langka kebelakang. Mulutnya mengeluarkan darah dengan beberapa giginya terlepas dari mulutnya.
"Sialan, kau benar-benar membuatku marah "
Pria itu meraung keras, dia mengalirkan Qi miliknya kedalam belati kemudian melesat bagaikan cheetah kearah Xiao Fan.
"Matilah kau bajingan."
Xiao Fan sangat terkejut dengan kecepatan pria itu, dia sedikit terlambat untuk berelasi yang mengakibatkan.pria itu meninggalkan bekas luka di perutnya.
Darah terus mengalir melalui bekas sayatan belati itu. Xiao Fan buru-buru mundur kebelakang sambil memegangi perutnya yang terluka.
"Hehe, kau beruntung bisa menghindari serangan itu. Tetapi untuk berikutnya, jangan harap keberuntungan bisa menyelamatkan mu."
Pria itu kembali melesat kembali, dia secara tiba-tiba muncul di depan Xiao Fan sambil menusukkan belatinya di jantung Xiao Fan.
Melihat itu, Xiao Fan sedikit berlutut yang membuat arah serangan belati itu menancap di bahu kirinya.
"Kurasa orang yang akan mati adalah kau."
"Tinju elang angin!!.."
Xiao Fan kembali mengepalkan telapak tangannya, untuk sejenak, Xiao Fan melepaskan seluruh Qi di dalam Dantian nya kedalam telapak tangannya yang sudah mengepal.
"Sial, aku harus menghindar."
Sayanganya, karena Xiao Fan mencengkeram erat lengan tangan pria itu, dia tidak bisa pergi dari tempatnya.
Duarr!!
__ADS_1
Ketika pukulan Xiao Fan mengenai kepala pria itu, kepala pria itu tiba-tiba meledak. Otak dan juga beberapa organ kepalanya berceceran di atas tanah.
Xiao Fan juga terjatuh ketika melihat mayat pria itu terkulai lemas di atas tanah.
Dia buru-buru mencabut belati yang menancap di lengan kirinya. Rasa sakit yang tak tertahankan mulai menyerang Xiao Fan.
Meski tubuh fisiknya kuat, tetapi untuk pemulihannya Xiao Fan masih bergantung pada Qi.
Tetapi saat ini, Qi milik Xiao Fan sudah habis dalam satu serangan itu. Akibatnya, luka yang Xiao Fan terima terus mengeluarkan darah tanpa henti.
Xiao Fan seger berdiri, kedua kakinya sangat lemas. "Aku harus pergi dengan cepat atau jika tidak, rekan pria ini pasti akan segera menemukanku."
Karena Xiao Fan kehabisan banyak darah, kepalanya menjadi sangat pusing. Dia sudah tidak kuat untuk berjalan lagi dan sangat ingin untuk menutup matanya.
Tetapi ia juga sadar, ketika Xiao Fan menutup matanya, saat itu juga adalah kematian baginya.
Setelah berselang cukup lama, Xiao Fan sampai di sebuah hutan yang aneh. Meski Xiao Fan merasa ada hal aneh tentang hutan itu, dia tidak peduli dan segera memasukinya.
Setelah beberapa langkah setelah Xiao Fan masuk, dia sudah tidak kuat lagi untuk mempertahankan kesadarannya lebih lama dan akhirnya terjatuh pingsan.
***
Sementara itu, ketika kelompok pembunuh tidak menemukan Yu Ling'er, mereka kembali Karen meras bahwa rekannya yang berurusan dengan Xiao Fan tak kunjung menyusul mereka.
Alangkah terkejutnya ketika mereka melihat mayat rekan mereka terbaring di atas tanah dengan kepalanya yang sudah meledak.
Dia sangat tahu seberapa kuat senior duan di kelompok mereka, selain pemimpin, tidak ada yang bisa mengalahkannya.
Sementara wanita yang merupakan pemimpin mereka tidak menunjukkan sedikitpun ekspresi di wajahnya.
Dia menatap ke sekitarnya dan melihat bahwa adanya noda darah yang tertinggal di atas tanah.
"Ini masih belum kering, dia mungkin belum pergi jauh dari tempat ini." Ucap wanita itu.
Dia segera memerintahkan rekan-rekan nya untuk mengikutinya mengikuti noda darah yang tertinggal di tanah
Hingga ketika mereka melihat noda darah itu menghilang, wajah dingin wanita itu menunjukkan sedikit kerutan.
"Kita berhenti sampai disini."
"Eh, kenapa senior, dia ada di depan sana mengapa kita tidak mengejarnya."
Tepat setelah wanita itu selesai berkata, dia segera mendapatkan tatapan dingin dari wanita yang merupakan pemimpin kelompok mereka.
"Diam, kita tidak perlu mengejarnya lagi. Di depan adalah hutan kematian, bahkan tuan sendiri sudah memerintahkan ku untuk tidak masuk disana. Dan untuk pria itu, kita tidak perlu mengkhawatirkannya karena nasibnya sudah di takdirkan untuk mati."
__ADS_1
Wanita itu berbalik dan berjalan pergi, dia bersama dengan rekannya mulai bergegas untuk mencari Yu Ling'er kembali.
Sementara itu, di dalam hutan kematian, Xiao Fan yang kehilangan kesadarannya tergeletak dengan detak jantungnya yang semakin melemah.
Ada beberapa hewan berbahaya yang mencoba mendekatinya tetapi itu seolah tertahan oleh kekuatan tertentu.
Selang beberaoa detik kemudian, tubuh Xiao Fan mengeluarkan cahaya emas. Itu sangat terang hingga membuat tempat disekitarnya bercahaya.
Tepat ketika cahaya emas itu menghilang, Luk di tubuh Xiao Fan juga menghilang seketika.
Bahkan luka yang sangat parah di bagian perut dan lengannya juga sembuh tanpa. bekas seolah-olah Xiao Gan tidak pernah terluka sama sekali.
Detak jantungnya juga kembali normal.
Akhirnya, setelah malam hari berlalu, Xiao Fan akhirnya terbangun dari pingsannya.
"Eh, aku tidak mati?" Xiao Fan terkejut ketika melihat bahwa pemandangannya di sekitarnya adalah hutan lebat dengan banyak pepohonan tinggi.
Dia menatap kebawah dan melihat bahwa seluruh luka di tubuhnya menghilang tanpa bekas. Xiao Fan bahkan menganggap bahwa apa yang dialaminya tadi hanyalah sebuah mimpi.
Tetapi setelah melihat banyak bekas darah di pakaiannya, Xiao Fan yakin bahwa semua hal yang dialaminya tadi bukankah mimpi belaka.
"Jika itu bukan mimpi, bagaimana bisa luka yang sangat parah itu sembuh seketika?"
Bahkan jika itu adalah seorang dengan tingkat enam ranah perbaikan mengalami luka yang sama dengan Xiao Fan. Mereka setidaknya butuh satu bulan penuh untuk sembuh sepenuhnya.
"Tunggu dulu, apa jangan-jangan itu karena pagoda emas yang ada di dalam tubuhku?"
Xiao Fan berfikir, selain itu, tidak ada alasan lain yang bisa menjelaskan kejadian yang dialaminya.
"Hmmm, aku beruntung bisa selamat. Jika saja pria pembunuh itu tidak meremehkan musuhnya, aku mungkin sudah terbunuh sedari awal."
Xiao Fan berdiri sambil menatap ke sekitarnya. Selain pepohonan yang tinggi, Xiao Fan tidak bisa melihat hal lain selain itu.
"Haa, aku tidak tahu berapa lama aku telah tertidur. Aku harus segera membunuh binatang spiritual agar aku bisa masuk kedalam seratus besar."
Saat Xiao Fan hendak berjalan pergi, dia bisa merasakan suara lolongan dari binatang spiritual yang berada tak jauh di belakangnya.
Ketika dia berbalik, apa yang dia lihat membuat Xiao Fan terkejut.
Makhluk yang sangat besar dengan taring tajam di mulutnya.
Seekor singa raksasa
***
__ADS_1
To Be Continued