
Keringat mulai bermunculan di wajah Xiao Fan, tekanan yang sangat kuat yang berasal dari singa raksasa membuat hati Xiao Fan tidak tenang.
"Betapa tidak beruntungnya diriku." Xiao Fan mencoba menarik belati keluar, tetapi sesaat ketika dia mengira bahwa singa besar itu akan menyerangnya.
Singa itu berbalik kemudian berjalan pergi, saat tekanan dari singa raksasa itu hilang, Xiao Fan segera terjatuh dengan kedua kakinya lemas.
"Apa-apaan itu barusan, mengapa singa itu tidak menyerang ku dan malah memilih pergi?" Batik Xiao Fan merasa sedikit curiga tentang kejadian tadi.
Tetapi dia juga cukup beruntung karena bisa terhindar dari kematian. Jika Xiao Fan benar-benar bertarung dengan singa raksasa tadi, sudah dipastikan bahwa ia akan mati sebelum bisa menyerang.
Setelah Xiao Fan sudah bisa kembali berjalan, dia berdiri dan berjalan masuk ke bagian hutan lebih dalam.
Hutan itu sangat luas, saat ketika Xiao Fan berada di sebuah padang rumput yang luas. Dia bisa melihat sebuah kolam yang berada di tengah-tengah padang rumput.
Karena waktu itu adalah malam hari, sinar cahaya bulan keperakan terlihat sangat indah dari pantulan kolam.
"Kebetulan aku juga sedang haus saat ini.." Xiao Fan tersenyum, dia meletakkan kembali dua belati kedalam saku pakaiannya dan berlari mendekati kolam itu.
Saat Xiao Fan meneguk air yang ada di dalam kolam, ekspresi puas terlihat di wajahnya.
"Segar sekali .... Air apa ini, baru pertamakali nya aku merasa air senikmat ini."
Karena merasa satu tegukan belum cukup, Xiao Fan kembali meneguk air yang ada di dalam kolam.
Tetapi satu hal yang tidak ia sadari, Dantian (Laut Qi) di dalam tubuhnya seger menyerap air itu dan memurnikannya menjadi Qi.
"Ackk... Bagaimana bisa!!.."
Xiao Fan yang cukup terkejut segera duduk bersila, dia memejamkan kedua matanya dan mengolah Qi yang bergejolak di dalam Dantian.
Jika tidak, Dantian Xiao Fan akan rusak karena energi yang terlalu berlebihan atau lebih buruknya, mungkin tubuh Xiao Fan akan meledak.
Urat-urat serta pembuluh darah bermunculan di sekujur tubuh Xiao Fan. Dia menggertakkan giginya menahan rasa sakit di dalam garis meridian dan juga pembuluh darahnya.
"Aku harus menahannya!!"
Rasa sakit itu bertahan dalam waktu yang cukup lama, hingga setelah bayangan naga hitam keluar dari dalam tubuh Xiao Fan. Rasa sakit itu perlahan mereda.
Boomm!!
Ledakan!!!
__ADS_1
Energi spiritual yang berputar-putar di Dantian nya perlahan terserap masuk hingga sepenuhnya ditelan oleh pagoda emas.
Tubuh Xiao Fan mengeluarkan cahaya emas hingga setelah itu, Cahaya di tubuh Xiao Fan hilang seketika.
"Haaahh.... Tak kusangka aku akan menerobos hanya dengan meminum air ini."
Xiao Fan berdiri, dia menepuk pundaknya yang dipenuhi oleh debu tanah. "Hmm, haru ku apakan air berharga ini."
Tepat setelah Xiao Fan menyelesaikan ucapannya, dia menyeringai lebar.
Dia mengeluarkan sebuah botol kecil yang terbuat dari material langka. Saat Xiao Fan membuka tutup botol itu, seluruh air yang ada di dalam kolam terserap habis tanpa menyisakan satupun.
Siapa yang menyangka bahwa botol sekecil itu bisa menampung seluruh air yang ada di dalam kolam.
"Aku tidak tahu darimana kakek mendapat banyak harta aneh seperti ini."
Setelah menyedot habis air yang ada di dalam kolam, Xiao Fan melanjutkan perjalanannya dengan pergi ke bagian dalam area hutan.
Karena saat ini Kultivasi Xiao Fan berada di tingkat kedua dari ranah perbaikan, itu juga meningkatkan seluruh kemampuan bertarung Xiao Fan di tingkat yang sama sekali berbeda.
Saat ini saja, fondasi milik Xiao Fan sudah setara dengan seorang Kultivator di tingkat ke-tujuh dari ranah perbaikan.
Tetapi jika fondasi orang itu terlalu rapuh, itu juga tidak akan baik untuk kedepannya.
Selama Xiao Fan menjelajahi area dalam hutan misterius itu, dia menemukan banyak harta sekaligus artefak langka dari dalam sana.
Selain itu juga, Xiao Fan bertemu dengan sekelompok serigala bertanduk dan menghabisi mereka semua kurang dari satu jam.
Lima hari berlalu dengan cepat, di dalam area hutan misteriusnya. Seorang pemuda duduk di atas tumpukan mayat binatang spiritual.
Tubuh pria itu berlumuran darah dengan pakaiannya yang sudah sangat rusak.
"Ini sudah lima hari, jika aku tidak salah mengingatnya.. sebentar lagi ujian akan berakhir." Xiao Fan melompat turun dari tumpukan mayat binatang spiritual.
Selama lima hari berada di hutan misterius, Xiao Fan telah membunuh lebih dari ribuan binatang spiritual.
Selain itu juga, Xiao Fan mendapatkan beberapa herbal langka yang tumbuh di dalam. hutan.
Dia juga tidak menemukan seorangpun selama dia memburu bintang spiritual di sana. Meskipun Xiao Fan merasa bahwa ada hal yang aneh dengan itu, tetapi dia memilih untuk mengabaikannya.
"Aku harus segera pergi, jika tidak, aku mungkin akan terjebak di tempat ini hingga ujian berikutnya."
__ADS_1
Xiao Fan membilas tubuhnya beserta senjatanya pada sebuah danau yang berada di dalam hutan.
Danau itu tidak terlalu dalam dan juga tidak terlalu luas, setiap kali Xiao Fan selesai memburu binatang spiritual, dia akan membersihkan tubuhnya di danau itu.
"Hmm, ini lebih baik dibandingkan kemarin. Siapa yang menyangka bahwa di hutan seperti ini akan memiliki lebih dari 20 inti binatang." Xiao Fan tertawa sambil menatap berlian perak di tangannya.
Inti binatang adalah sebuah harta yang terbentuk dari Qi dan darah dari binatang spiritual.
Benda itu sangat sulit di temukan karena tidak setiap binatang spiritual memilikinya.
Sedangkan untuk Xiao Fan, dia sangat beruntung karena mendapatkan 20 inti binatang buas selama lima hari memburu binatang spiritual tanpa henti.
Selain kelangkaannya, inti binatang juga di jual dengan harga yang cukup mahal untuk setiap intinya.
"Ini sudah siang hari, aku tidak boleh membiarkan para pengawas itu menunggu lebih lama."
Xiao Fan yang sudah membilas seluruh darah di pakaiannya segera mengemasi barang-barangnya dan berlari pergi meninggalkan hutan misterius.
Saat Xiao Fan terus berlari keluar, langkahnya berhenti tiba-tiba pada sebuah makam yang terletak di dalam hutan itu.
"Makam? Aneh sekali, mengapa aku tidak menemukannya saat mencoba masuk lebih dalam?"
Xiao Fan mengerutkan keningnya, dia menatap makam seluas lapangan sepak bola dengan tatapan aneh.
Tiba-tiba, sebuah kabut tebal mulai bermunculan dan menutupi seisi makan kurang dari satu tarikan nafas.
"Apa! Sial, aku haru segera keluar dari sini."
Xiao Fan berlari dengan kecepatan maksimalnya, meskipun begitu, Xiao Fan masih belum bisa keluar dari kabut.
"Aneh sekali, kenapa aku merasa terus berputar sedari awal."
Ketika Xiao Fan menyadari ada hal aneh, tiba-tiba sebuah petir yang turun dari atas langit menghantam tubuhnya dengan keras.
Boomm!!
Tubuh Xiao Fan yang terkena sambaran petir seketika tergeletak pingsan dengan tanda petir yang muncul di dahinya.
***
To Be Continued
__ADS_1