Penguasa Terkuat

Penguasa Terkuat
Dimulainya Ujian Pertama


__ADS_3

"Peraturan nya tidak jauh berbeda di bandingkan dengan tahun lalu. Hanya seratus teratas yang akan di terima oleh sekte."


"Untuk peringkat dua sampai dengan lima akan mendapatkan hadiah tersendiri oleh kami, sedangkan untuk peringkat pertama akan mendapat kesempatan untuk berkultivasi di dalam menara api."


Tepat setelah pengawas ujian itu selesai berkata, semua orang mulai berbicara dengan penuh semangat.


"Menara Api? Bukankah itu adalah artefak bintang lima yang hanya terbuka selama tiga tahun sekali, bahkan peringkat pertama tahun lalu tidak mendapat hadiah seperti ini." Ujar seorang pemuda.


"Menurutmu siapa yang akan mendapatkan peringkat pertama?"


"Siapa? Tentu saja tuan muda kedua dari keluarga Chen, Chen Fan."


"Tidak mungkin, kudengar dari keluarga Long juga menghasilkan seorang jenius. Dia berusia 18 tahun sekarang tetapi ia sudah berada di tingkat enam dari ranah perbaikan." Sahut yang lainnya memberi pendapat.


"Hmph, Omong kosong, senior Liu Sa pasti yang akan mendapatkan peringkat pertama."


Tepat ketika orang itu menyelesaikan ucapannya, lima sosok Kultivator datang keluar dari kereta yang baru saja tiba.


Terdapat dua gadis cantik dengan kulit sehalus giok, mereka berdua keluar dari kereta yang sama. Mereka berdua memiliki paras wajah yang begitu mirip tetapi sifat mereka berbanding terbalik.


Liu Sa dan Liu Rou, mereka berdua adalah saudara kembar yang berasal dari keluarga besar Liu dari Kerajaan Lian.


Liu Sa adalah seorang gadis cantik yang memiliki sikap yang ramah, ia juga cukup sering tersenyum.


Sementara Liu Rou adalah kebalikan dari dirinya, sikapnya begitu dingin, bahkan seseorang tidak pernah melihat dia tersenyum sekalipun.


Sementara tiga orang yang lain adalah Chen Fan, tuan muda kedua dari Keluarga Chen. Long Yi, tuan muda ketiga dari Keluarga Long dan yang terkahir adalah Qing Wei, putra sulung keluarga Qing.


Mereka semua adalah jenius diantara banyaknya Kultivator. Saat ini mereka telah mencapai usia 17 dan 18 tahun, tetapi Kultivasi mereka telah berada di tingkat ke-enam dari ranah perbaikan.


Tetapi bagi para pengawas yang merupakan seorang tetua murid dalam sekte bunga pedang, mereka sama sekali tidak menganggap lima jenius itu.


"Sudah, berhentilah mengatakan omong kosong. Ujian akan dimulai dalam. tiga jam dari sekarang, kalian bisa bersiap-siap dalam jeda waktu itu." Ucap pria pengawas ujian.


Setelah dia selesai berkata, ketiga pengawas tadi mulai menjelaskan tentang hal-hal mengenai ujian. Tak butuh waktu lama, mereka pergi meninggalkan para peserta ujian.


Ujian sekte bunga pedang hampir mirip dengan tahun sebelumnya yaitu dengan pembagian dua ujian.

__ADS_1


Yang pertama adalah ujian bertahan hidup sedangkan yang lainnya adalah ujian pertarungan langsung.


Masing-masing dari ujian memiliki hadiah sendiri yang diberikan oleh sekte untuk mendukung perkembangan muridnya.


Saat ini, duduk di bawah pohon dengan dedaunan lebat. Xiao Fan merentangkan kedua kakinya beristirahat.


Ia haru mendapatkan kembali tenaganya setelah berlari tanpa henti selama dua hari penuh. Xiao Fan merasa kedua kakinya mati rasa.


Meski jika dia dapat bertarung, Xiao Fan tidak mungkin bisa mengeluarkan kemampuan penuhnya.


Xiao Fan tahu bahwa menjadi peringkat sepuluh besar akan mustahil baginya. Tetapi ia yakin bahwa dirinya bisa mendapatkan posisi dalam seratus besar.


Ketika Xiao Fan menggunakan satu jam untuk istirahat, ia menggunakan sisa waktu lainnya untuk berlatih fisik.


Dia melakukan pemanasan seperti yang biasa ia lakukan setiap hari, Push-up, Sit-up, dan beberapa latihan fisik lainnya.


Seketika, latihan yang axiao Fan menarik beberapa pandangan yang yang tidak perlu. Bagi setiap Kultivator, meningkatkan fisi. mereka bukanlah sesuatu yang penting.


Hanya sedikit diantara banyak nya Kultivator yang membangun fondasi mereka dengan kokoh.


Seorang pria dengan wajah ramah


berjalan dengan senyum datang menghampiri Xiao Fan.


Dia sangat tertarik karena di antara para peserta ujian lainnya, hanya Xiao Fan yang terlihat berlatih.


Dia mengabaikan tingkat Kultivasi Xiao Fan yang hanya di tingkat satu. Tetapi setelah ia melihat kembali otot-otot dalam tubuh Xiao Fan, ia menelan ludahnya sambil berdecak kagum.


"Teman, bisakah kita berkenalan? Aku Zhuo Lun." Pria ramah itu tersenyum sambil mengulurkan tangannya.


Xiao Fan sedikit terkejut dengan hal itu, karena pakaiannya yang cukup buruk serta Kultivasinya yang rendah, ia ragu akan mendapatkan teman ketika datang ke ujian masuk sekte bunga pedang.


Bahkan ketika dia pertama kali datang kesana, ia mendapat banyak tatapan buruk dari para peserta ujian.


Meski Xiao Fan tidak tahu mengapa Zhuo Lun datang untuk mengajaknya berteman, tetapi Xiao Fan dapat melihat bahwa Zhuo Lun memiliki niat yang tulus.


"Baiklah, aku Xiao Fan.. Senang berkenalan denganmu." Ucap Xiao Fan tersenyum.

__ADS_1


"Teman, kenapa kau melatih fisik dibandingkan dengan Kultivasimu? Jika aku melihat, bukankah fisik mu saat ini sudah terlalu kuat?" Zhuo Fan bertanya dengan penuh rasa penasaran.


"Benarkah itu? Hahaha, ini hanya rutinitas harian ku. Aku sudah terbiasa berlatih jadi aku sangat menyukai ini." Ujar Xiao Fan sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Selama berkultivasi, Xiao Fan juga menyadari tentang keberadaan pagoda emas yang terletak tepat disebelah Dantian nya.


Meski ia belum tahu kegunaan pagoda emas itu untuk saat ini, tetapi tak lama kemudian Xiao Fan yakin bahwa dia pasti akan mengetahuinya.


"Teman, ini adalah hadiah dariku sebagai hadiah persahabatan kita." Zhuo Lun memberikan sebuah spirit grass yang seukuran telapak tangan pada Xiao Fan.


"Maaf teman Zhuo, tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang bisa kuberikan padamu." Xiao Fan menggaruk kepalanya tersenyum canggung ketika melihat Zhuo Lun memberikan hadiah padanya.


"Tidak apa-apa, jika kamu memiliki sesuatu dimasa depan, kamu bisa memberikannya padaku sebagai hadiah." Ucap Zhuo Lun.


"Baiklah teman Zhuo, terimakasih atas hadiahnya."


Xiao Fan menerima spirit grass itu dengan senang hati.


"Santai saja teman, kalau begitu aku pergi dulu. Ujian akan dimulai sebentar lagi." Zhuo Lun melambaikan tangannya setelah itu berjalan pergi.


Xiao Fan juga menyimpan spirit grass itu kedalam cincin yang ada di jarinya. Setelah Xiao Fan memakai cincin itu selama tiga tahun, ia tahu bahwa cincin itu dapat menyimpan benda dengan kapasitas maksimal seratus meter kubik.


Itu hanya bisa menyimpan benda mati, sedangkan untuk benda hidup, itu tidak dapat disimpan masuk.


Setelah berselang beberapa menit, tiga pengawas itu akhirnya kembali datang dengan wajah bermartabat mereka.


"Baiklah, tiga jam telah berlalu. Ujian pertama adalah ujian bertahan hidup, sedangkan untuk menentukan perbedaan peringkat, kamu akan memberikan kalian semua token kayu."


"Setiap binatang spiritual yang berhasil kalian bunuh, itu akan secara otomatis terhitung di dalam token kayu itu."


Tetua pengawas itu melemparkan ribuan token kayu pada peserta ujian. Dia memberi aba-aba pada dua rekannya, setelah melihat anggukan mereka berdua, tiga tetua pengawas itu akhirnya menyatukan kekuatan mereka untuk membuka portal yang membuka tanah terlarang.


"Inilah tempat untuk ujian pertama kalian .... Hutan Mati!."


***


To Be Continued.

__ADS_1


__ADS_2