
Matahari telah mencapai puncaknya, suhu saat itu menjadi sangat panas. Tetapi di pinggiran sungai dengan angin sepoi-sepoi, Xiao Fan duduk dengan nyaman sambil kembali membakar ikan hasil tangkapannya.
Tak jauh di sampingnya, dua orang gadis yang satu berumur 17 tahun dan yang satunya lagi berumur 10 tahun masih tidak sadarkan diri.
Karena gadis yang berumur 17 tahun itu adalah seorang Kultivator, pemulihannya lebih cepat dibandingkan dengan adiknya.
"Ah.." Gadis itu terbangun, kepalanya masih sangat pusing karena racun itu.
Tiba-tiba dia teringat dengan bandit dan juga pria yang datang menyelamatkan, "Dimana ini.."
Gadi itu menoleh dan melihat bahwa tak jauh dari tempatnya ada seorang pria sedang membakar tiba ikan yang ukurannya cukup besar.
"Oh, kamu sudah bangun?" Xiao Fan menoleh sedikit terkejut, "Istirahat lah terlebih dulu, racun itu masih ada di tubuhmu, aku hanya bisa membantu memperlambat proses nya."
Gadis itu terkejut setelah mendengar apa yang Xiao Fan katakan, ia tahu bahwa racun yang ada di tubuhnya cukup kuat.
Untuk memperlambat prosesnya, bukankah itu berarti bahwa orang itu seharusnya seorang tabib?.
Tetapi setelah melihat kembali bagaimana pertarungan Xiao Fan, gadis itu segera menggelengkan kepalanya.
"Terimakasih telah membantu kami? Namaku Ling Rui, kalau boleh tahu, siapa nama senior ini." Gadis itu berkata memperkenalkan dirinya, ia berkata dengan sopan takut akan menyinggung Xiao Fan.
Karena ia tidak bisa merasakan Qi di dalam tubuh Xiao Fan, ada dua alasan untuk menjelaskan nya.
Yang pertama adalah Xiao Fan adalah seorang ahli yang menggunakan teknik tertentu untuk menyembunyikan tingkat Kultivasinya.
Dan alasan yang lain adalah Xiao Fan benar-benar seorang manusia biasa, bukan Kultivator.
Tetapi setelah melihat bagaimana Xiao Fan bertarung, serta kecepatan dan kekuatannya, Ling Rui merasa bahwa alasan pertama lebih masuk akal.
"Aku Xiao Fan, dan jangan bicara terlalu sopan padaku, usia kita tidak jauh berbeda." Xiao Fan berkata sambil membalik tubuh ikan yang sedang di panggang.
Mendengar pernyataan dari Xiao Fan, Ling Rui membuka mulutnya terkejut. "A–Apa... J–Jadi kau masih berusia 17 tahun?"
"Ya, apakah ada yang salah dengan hal itu?"
Ling Rui membuka mulutnya terkejut, jika Xiao Fan memiliki usia yang sama dengannya, akan mustahil bagi Xiao Fan memiliki teknik untuk menyembunyikan Qi miliknya. Itu hanya bisa dilakukan oleh ahli di tingkat sembilan.
Dan untuk menjadi seorang ahli tingkat sembilan ranah perbaikan, setidaknya orang itu harus berusia 24 tahun.
Bahkan untuk jenius sekalipun, butuh waktu hingga 20 tahun untuk mencapainya.
__ADS_1
Jadi alasan yang kedua adalah yang paling tepat, tetapi itu mustahil setelah melihat pergerakan Xiao Fan saat itu.
Mengabaikan rasa penasaran itu, Ling Rui tidak bertanya lebih lanjut.
"Bangunkan adikmu, sebentar lagi ikan ini akan matang."
Ling Rui mengangguk, dia bisa merasakan perutnya berbunyi. Apalagi setelah mencium aroma dari ikan bakar, ia tidak dapat menahan rasa laparnya lagi.
"Adik, ayo bangun.." Ling Rui menggotongnya tubuh adiknya dengan lembut.
Gadis kecil itu pelan membuka matanya, terlihat pupil matanya berwarna biru bersinar dengan wajah mengantuk nya.
"Hoamm... Ahh, kakak..." Tepat setelah gadis itu bangun, dia sontak memeluk kakaknya erat dengan wajahnya pucat ketakutan.
"Tidak apa-apa, kita sudah aman sekarang." Ling Rui membalas pelukan adiknya serta mengelus kepala adiknya dengan lembut.
Ling Rui mengangkat wajah adiknya dan menyeka air mata yang sedang berjatuhan.
Gadis kecil itu bernama Ling Xue, saat ini ia berumur sepuluh tahun dan akan berumur 11 tahun pada bulan depan.
Meski begitu, ia memiliki bakat beladriri lebih tinggi dibandingkan dengan kakaknya.
Ketika Ling Xue melihat Zhukai tak jauh darinya, ia dengan cepat memeluk erat lengan kanan kakaknya takut dengan Zhukai.
Ling Xue tahu etika ketika menerima bantuan seseorang, dia harus berterima kasih padanya.
Ling Xue memberanikan dirinya, ia berdiri dan berjalan pelan ke Zhukai. "Anu ... Kakak, terimakasih telah menyelamatkan kami."
Gadis itu berkata dengan suara pelan, ia terlihat begitu ketakutan tetapi memaksakan dirinya. Terlihat begitu lucu.
Kai tertawa dalam hatinya, dia mengambil ikan yang sudah matang dan menyerahkan pada Ling Xue.
"Gadis kecil, kamu lapar bukan? Ini makanlah." Ikan itu mengeluarkan aroma harum yang membangkitkan nafsu makan Ling Xue.
Ling Xue dengan malu mengambil ikan itu dari Zhukai dan memberikan gigitan kecil disana. Ketika King Xue menelan daging ikan itu, matanya menyala. Ekspresi bahagia memenuhi matanya.
"Kakak, ikan apa ini ... sangat enak!"
Ling Rui melihat perubahan sikap adiknya sedikit terkejut selain dirinya, Adiknya tidak pernah menunjukkan sikap itu pada orang lain.
"Kau juga belum makan bukan? Makanlah." Kai memberikan satu ikan lagi yang sudah makan pada Ling Rui.
__ADS_1
Ling Rui juga memberikan satu gigitan kecil, ekspresi yang ia keluarkan tidak jauh berbeda dengan adiknya.
Dia dan King Xue berasal dari keluarga besar yang telah banyak menikmati makanan mewah yang dimasak oleh koki terkenal, tetapi mereka tidak pernah merasakan makanan seenak ini seumur hidup mereka.
"Emm, senior..."
"Panggil aku Xiao Fan." Xiao Fan menyela, jelas ia sedikit tidak senang.
"Ah, senior Xiao Fan, ikan apa ini? Mengapa rasanya sangat enak?" Ling Rui bertanya penasaran. Jika ia bisa memakan ikan itu setiap hari, ia benar-benar akan puas.
"Ikan apa? ini hanya ikan biasa, kalian bisa mendapatkan nya dari sungai disana." ujar Xiao Fan sambil menyantap ikan terakhir yang sudah matang.
Selang beberapa menit setelah Xiao Fan menghabiskan ikan itu, dia berjalan ke sungai untuk menghilangkan rasa hausnya.
"Baiklah, aku akan pergi terlebih dulu.. Kalian bisa kembali dengan selamat bukan?" Xiao Fan melirik pada Ling Rui menunggu jawabannya..
"Tunggu, kami belum membalas kebaikanmu, bisakah kamu mengantar kami ke kerajaan Akshu? Setelah sampai disana, kami akan meminta ayah untuk memberimu hadiah." ujar Ling Rui.
"Kerajaan Akshu? Apalagi mereka juga memiliki nama Ling? Apakah jangan-jangan mereka berasal dari Keluarga Ling." Xiao Fan berkata dal benaknya.
Meski Xiao Fan tinggal sendirian di pegunungan, tetapi ia tahu informasi umum seperti keluarga besar dari kerajaan.
Di kerajaan Akshu, ada tiga keluarga besar yang memiliki kekuatan yang hampir sebanding dengan keluarga kerajaan. Keluarga Ling adalah salah satu diantara mereka.
Tetapi Xiao Fan tidak ingin terlibat dengan mereka, jadi dia memutuskan untuk menolak tawaran Ling Rui.
"Maaf, tetapi aku memiliki harus pergi ke tempat lain."
Mendengar itu, Ling Rui sedikit kecewa. Tetapi di detik berikutnya, rasa kecewa itu menghilang dengan cepat, dia berdiri mengangkat tangannya untuk mencari sesuatu.
"Ketemu.."
Ling Rui menyerahkan sebuah token emas pada Xiao Fan, dalam token itu, terlihat jelas ada sebuah tulisan 'Ling' yang berarti itu adalah token milik keluarga Ling.
Apalagi token itu berwarna emas, jelas status Ling Rui di Keluarga Ling tidak rendah.
"Jika kamu datang ke Kerajaan Akshu, jangan ragu untuk datang menemui ku." Ling Rui berkata tulus.
"Baiklah, aku pasti akan datang berkunjung."
Setelah Xiao Fan mengucapkan salam perpisahan, dia segera pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
***
Bersambung.