Penguasa Terkuat

Penguasa Terkuat
Ujian Pertama Sekte Bunga Pedang II


__ADS_3

Daftar peringkat adalah sebuah papan kayu yang besar, terdapat banyak tulisan Rune yang memungkinkan pengawas untuk mengetahui banyak poin yang berhasil di dapat oleh para peserta ujian.


Saat ini, mereka bertiga dikejutkan oleh satu nama yang tidak mereka kenal. Bahkan nama keluarga dari orang itu tidak termasuk kedalam salah satu keluarga besar di Kekaisaran Yangfeng.


"Keluarga Xiao? Apakah kalian pernah mendengarnya?" Seorang tetua pengawas bertanya pada dua lainnya.


Mereka berdua menggeleng, tidak ada seorangpun diantara mereka yang pernah mendengar nama keluarga Xiao.


"Kurasa dia berasal dari masyarakat biasa." Salah seorang tetua menyuarakan pendapatnya.


"Hmm, kurasa itu alasan yang masuk akal, tetapi tidak mungkin juga untuk masyarakat biasa dapat mengalahkan banyak anggota keluarga besar."


"Kita tunggu sampai ujian ini selesai dan kita akan tahu siapa orang itu." Jawab tetapi pengawas lain.


Dua lainnya mengangguk dan kembali lagi mengawasi ujian.


***


Saat ini, masih di dalam hutan yang lebat dengan banyak pepohonan tinggi yang menutupi cahaya matahari, seorang pemuda sedang duduk didepan perapian sambil memutar daging yang tertancap di ranting kayu.


"Hmm, ini pertama kalinya aku makan daging serigala. Aku harap rasanya tidak jauh berbeda dibandingkan dengan daging binatang lainnya."


Xiao Fan duduk menatap daging panggang yang hampir matang dengan mulutnya penuh air liur.


Tetapi sebelum Xiao Fan bisa memakan daging itu, ia mendengar langkah kaki seseorang dari semak-semak di belakangnya.


Xiao Fan sontak menoleh dan mempersiapkan diri, waspada bahwa itu dibelakangnya adalah binatang buas.


Tetapi setelah sosok itu keluar, itu adalah seorang gadis dengan tubuh penuh luka. Ada banyak bekas sayatan pedang dan juga wajah gadis itu sangatlah pucat.


Ketika tatapan matanya dan Xiao Fan saling bertatapan, dia sedikit memasang niat permusuhan tetapi di detik berikutnya, ia terjatuh pingsan.


Gedebuk!!


Melihat gadis cantik itu jatuh ke tanah tidak sadarkan diri, Xiao Fan sedikit memiringkan kepalanya.


"Apakah itu jebakan?"


Tetapi setelah Xiao Fan berjalan lebih dekat, dia bisa memastikan bahwa gadis itu benar-benar pingsan.


"Haaa, kenapa selaku ada masalah ketika aku ingin makan sesuatu." Xiao Fan berkata kesal, dia mengangkat tubuh gadis itu dan memindahkannya ke dekat perapian.


"Eh... g–gadis ini, dia diracun!.."

__ADS_1


Xiao Fan melebarkan matanya terkejut, pengetahuannya tentang herbal, racun, dan berbagai pengetahuan lainnya nsangat luas.


Dia bisa merasakan bahwa ada racun di tubuh seseorang hanya dengan melihat warna kulit dan perubahan detak jantung dan juga aliran Qi miliknya.


"Hmm.."


Xiao Fan meletakkan tubuh gadis itu di tanah, dia membaringkannya dalam posisi terlentang lalu melepas seluruh pakaian gadis itu.


Terlihat kulitnya yang begitu putih, halus, dan juga kenyal tepat ketika Xiao Fan membuka pakaiannya.


Dia sedikit malu melihat hal itu, karena ini adalah pertama kalinya bagi Xiao Fan melihat tubuh gadis se-umurannya, dia sangat malu tentang hal itu.


"Tidak, aku harus fokus.. Nyawa gadis ini lebih utama."


Xiao Fan menepuk kedua pipinya, dia mulai mengedarkan Qi keseluruh garis Meridian di kedua tangannya.


"Hmm, ternyata ini racun dari ular api pembunuh. Meski sebagian orang tidak mengetahui cara menetralisir nya, tetapi aku tidak."


Xiao Fan tertawa, memang bagi sebagian tabib, untuk menyembuhkan racun seperti itu sangat sulit bagi mereka.


Xiao Fan sangat beruntung dia menemukan buku tentang herbal-herbal di kamar milik kakeknya. Berkat itu juga, Xiao Fan tahu tentang cara menetralisir racun nya.


Xiao Fan melepas jubah yang dia pakai untuk menutup tubuh gadis itu, saat ini dirinya hanya memakai sebuah celana panjang berwarna coklat.


Dia berjalan pergi meninggalkan gadis itu untuk mencari herbal yang akan dia gunakan untuk menyembuhkannya.


Dia memacu kecepatannya dan melesat ketempat dimana danau tadi berada.


Danu itu berjarak kurang lebih 2 mil dari tepat Xiao Fan memanggang daging, jadi akan butuh waktu cukup lama untuk sampai disana.


Saat Xiao Fan sedang berlari menuju ke tempat dimana Danau berada, sebuah kelompok yang berisi enam orang tiba-tiba keluar dari semak-semak untuk menghadang jalannya.


"Hahaha... saudara, ternyata memang ada orang yang melewati jalan ini." Seorang pria berumur 19 tahun tertawa keras.


Sementara itu, di sampingnya, seorang wanita cantik dengan rambut ungu panjang menatap Xiao Fan dengan tatapan dingin.


"Hmph, katakan, apakah kau melihat seorang wanita dengan tubuh penuh luka lewat jalan ini." Wanita itu bertanya dengan suara dingin.


Xiao Fan tidak menjawab, dia melihat wajah semua orang itu sekilas dan memperkirakan bahwa mereka semua berada di tingkat ke-lima dari ranah perbaikan. Dan untuk wanita itu, dia berada di tingkat ke-enam akhir dari ramah perbaikan.


Dibandingkan dengan Xiao Fan, mereka jelas lebih unggul, apalagi dengan jumlah mereka yang banyak. Xiao Fan bukanlah lawan mereka sama sekali.


"Hmm, seorang wanita? Kurasa aku melihatnya lewat sana." Xiao Fan menjawab acuh, sambil menujuk arah yang Utara.

__ADS_1


Itu jelas berkebalikan dari gadis penuh luka itu berada.


"Hmm, awas saja jika yang kau katakan bohong. Kami pasti akan membunuhmu."


Bahkan setelah Xiao Fan mendengar ancaman itu, dia sama sekali tidak takut. Setelah melihat rombongan itu pergi, Xiao Fan bergegas ke arah danau untuk mencari herbal yang ia butuhkan.


Benar seperti yang Xiao Fan harapkan, herbal yang ia cari memang ada disana.


"Aku beruntung..."


Xiao Fan dengan cepat mengambil dua herbal itu dan bergegas kembali.


Ia takut bahwa rombongan orang tadi mengetahui bahwa apa yang dikatakannya adalah kebohongan dan mereka mencoba mencari dirinya.


Jika hal itu terjadi, Xiao Fan pasti tidak akan selamat.


Setelah berselang beberapa menit, Xiao Fan sampai di tempat dimana tubuh gadis tadi terlentang.


"Gawat, racunnya sudah mulai menyebar."


Ketika Xiao Fan melihat bahwa aliran energi berwarna merah terlihat di urat-urat dan Meridian gadis itu, dia terkejut.


Xiao Fan tanpa menunda waktu lagi mulai memasukkan dua herbal kedalam mulutnya.


Dia mengunyah herbal itu sampai lembut kemudian menggunakan tangannya untuk mengangkat tengkuk gadis itu.


Xiao Fan dengan mulutnya yang penuh dengan herbal pahit mulai mencium gadis itu untuk memindahkan herbal yang ada di dalam mulutnya kedalam mulut gadis itu.


"Bwelhh.. Ini terlalu pahit."


Xiao Fan mengambil sedikit air segar dan menggunakannya untuk membersihkan mulutnya yang penuh dengan herbal.


Sementara itu, ketika Xiao Fan sedang sibuk membersihkan mulutnya. Herbal yang berhasil ia buat telah sepenuhnya menetralisir racun di dalam gadis itu.


Hingga beberapa menit berlalu, gadis itu perlahan membuka matanya.


Kepalanya masih sedikit pusing dan ketika dia menoleh ke kanan, dia melihat bahwa seorang pria duduk disampingnya sambil membakar beberapa daging segar.


"Siapa kamu?"


Mendengar suara seorang gadis, Xiao Fan menoleh, dia menatap gadis itu kemudian berkata.


"Kamu sudah bangun ternyata."

__ADS_1


***


To Be Continued


__ADS_2