
Meski tempat itu adalah tanah terlarang, tetapi itu sudah menjadi milik sekte bunga pedang yang sudah digunakan sebagai tempat ujian selama puluhan tahun terakhir.
"Batas waktu terakhir adalah tiga hari, semakin banyak dan kuat binatang spiritual yang kalian bunuh, itu akan menentukan peringkat kalian."
"Ujian pertama sekte bunga pedang ... dimulai sekarang!!
Dengan teriakan dari seorang tetua pengawas, ribuan peserta ujian berlari dengan kecepatan mereka masuk kedalam portal yang menghubungkan dengan tanah mati.
Xiao Fan berlari maju mengikutinya rombongan peserta lainnya untuk masuk ketanah mati. Setelah semua orang telah masuk kedalam portal, itu perlahan tertutup hingga menghilang sepenuhnya.
Tidak semua peserta ujian yang masuk di tempatkan di tempat yang sama, mereka semua di tempatkan di masing-masing tempat yang berbeda.
Tiga pengawas sekte juga mengawasi jalannya ujian dengan sebuah batu kristal yang dapat memunculkan gambar.
"Oh, dua nona muda dari keluarga Liu sudah memulai pergerakan." Seroang tetua wanita berkata menatap batu kristal.
"Hmm, menurutmu siapa yang akan menjadi peringkat pertama dalam ujian kali ini senior?" Tetua wanita itu mengalihkan pandangannya pria setengah baya, kemudian bertanya dengan hormat.
"Aku belum bisa mengatakannya dengan pasti, tetapi tuan muda keluarga Long ini sangat berbakat. Mungkin dia yang akan menjadi peringkat pertama dalam ujian kali ini."
Tetua pengawas lain mengangguk setuju, "Benar, aku juga berfikir seperti itu.. Tetapi kita lihat saja nanti, mungkin ada kuda hitam yang menyembunyikan dirinya."
***
Jauh di dalam hutan, Xiao Fan yang telah dipindahkan secara acak ketika memasuki tanah terlarang turun dari atas pohon.
"Sialan, bahkan jika itu acak, mengapa kalian memindahkan ku keatas poho." Xiao Fan mengerutkan keningnya, mengambik pakaiannya yang tersangkut di dahan pohon.
Ketika Xiao Fan turun, ia segera disambut oleh segerombolan serigala buas. Taring-taring tajam mencuat keluar dari mulut serigala.
Mereka melihat Zhukai layaknya seorang mangsa.
Xiao Fan dengan buas tersenyum, "Karena aku sedang lapar saat ini, daging serigala tidak buruk juga."
Swosshh!!
Xiao Fan melesat, dengan sebilah belati kecil di tangannya, dia terus memberi serangan pada gerombolan serigala itu.
Tak berselang lama, Xiao Fan berhasil membunuh gerombolan serigala itu dengan tubuhnya yang dipenuhi dengan bekas darah.
Bahkan wajahnya tertutup oleh darah serigala membuatnya terlihat cukup mengerikan.
Di sekitarnya, mayat serigala tergelatak dengan leher mereka terdapat bekas sayatan benda tajam.
Saat ini, di token kayu milik Xiao Fan, terlihat ada kilatan cahaya sesaat. Ketika Xiao Fan melihatnya, itu menunjukkan angka enam.
__ADS_1
"Bau darah ini sangat menyengat, aku harus cepat membersihkannya atau itu akan menarik perhatian binatang spiritual yang lain."
Xiao Fan dengan gerakan cepat memasukkan enam mayat serigala kedalam cincin yang ada di jari tangannya.
Dia bergegas pergi meninggalkan tempatnya untuk mencari danau yang mungkin bisa ia gunakan untuk membersihkan darah yang ada di sekujur tubuhnya.
Jika ia tidak melakukan itu, akan banyak binatang spiritual yang tertarik karena bau darah yang sangat menyengat.
Xiao Fan sangat beruntung bahwa tak jauh dari tempatnya berada, terlihat ada sebuah besar dengan air yang sangat jernih.
"Hmm, ini aneh ... Tempat ini terlalu sunyi." Xiao Fan bergumam pelan.
Instingnya mengatakan bahwa jika ia datang ke danau itu, maka nyawanya akan menghilang.
Benar saja, ketika Xiao Fan berjalan satu langkah kedepan, serangan yang begitu cepat mengarah padanya.
Xiao Fan sedikit terkejut dan terlambat untuk mengindari, mengakibatkan wajahnya sedikit mendapatkan sayatan benda tajam.
Dia mundur beberapa langkah kebelakang dengan ekspresi serius di wajahnya. Di pipinya, bekas sayatan pedang itu mengeluarkan sedikit noda darah.
"Oh, hebat juga kau bocah karena bisa menghindari serangan ku." Seorang pria muda dengan sebuah belati di tangannya menjilat noda darah yang tertinggal di belatinya.
Xiao Fan tidak menjawab, dia mengalihkan pandangan nya kearah lain...
Swosshh!!
Swosshh
Boomm!!
Xiao Fan dengan muda menghindari itu dan membalas dengan sebuah pukulan keras yang tepat mengenai perut wanita itu.
Setelah melepaskan serangan, Xiao Fan mundur beberapa langkah menjauh sambil mencoba memahami situasinya.
"Adik, kamu tidak apa-apa?" Pria tadi segera berlari menjemput adiknya.
"Kakak, aku tidak apa-apa." Wanita itu menjawab, dia sedikit merintih sambil memegangi perutnya.
Ia tidak pernah menyangka bahwa seseorang yang hanya berada di tingkat pertama dari ranah perbaikan memiliki kekuatan yang sangat kuat.
Apalagi kecepatannya yang tidak masuk akal, jelas mereka berfikir bahwa pria itu menyembunyikan kekuatannya.
Dari jauh, Xiao Fan masih berdiri menatap dua orang yang berada tak jauh dari hadapannya.
"Mengapa mereka mencoba membunuhku? Apa mereka memiliki dendam terhadapku!? seharusnya tidak."
__ADS_1
Xiao Fan menggeleng, selama dia turun dari gunung. Ia tidak pernah menyingung siapapun, apalagi seroang peserta ujian.
"Jika mereka bukan itu alasannya maka..."
Pandangan Xiao Fan menjadi semakin gelap, dia akhirnya menyadari sesuatu. Karena ini adalah pertama kalinya bagi Xiao Fan mengikut ujian sekte bunga pedang, ia tidak tahu bahwa tidak ada larangan tentang membunuh seseorang.
"Jadi mereka mengincar token di tanganku."
Poin di dalam tokennya saat ini berjumlah enam, meski itu tidak begitu banyak, tetapi jika mereka membunuh lebih banyak orang, bukankah poin mereka akan semakin tinggi?
Dengan begitu, Xiao Fan tidak menahan dirinya lagi.
Doa mengepalkan tinjunya dan bersiap menyerang mereka berdua.
"Kakak hati-hati!! di datang."
Boomm!!
Belum sampai mereka dapat bereaksi, Xiao Gan sudah terlebih dulu melepaskan pukulannya hingga mengenai wajah pria itu.
Tubuh pria itu terbang tinggi hingga menghantam tanah dengan keras. Dia pingsan seketika setelah menerima satu serangan dari Xiao Fan.
"Sekarang giliranmu." Xiao Fan menoleh pada wanita rekan dari pria tadi, tubuhnya sudah menunjukkan tekanan kuat dan penuh intimidasi.
"Hmph, jangan kau pikir aku akan kalah semudah itu... Hyahh."
Pa!
Xiao Fan bahkan tidak menganggap serangan gadis itu, gerakannya sangat lambat, bahkan sangat mudah bagi Xiao Fan untuk menghindarinya.
"Apakah hanya begitu?" Xiao Fan menguap, dia berjalan kearah tubuh dua orang itu dan mengambil token mereka.
Jika seorang peserta ujian kehilangan token mereka, mereka akan secara otomatis terdiskualifikasi dari ujian.
Dia token yang telah Xiao Fan ambil hancur dan poin mereka berdua secara otomatis masuk kedalam token miliknya.
Ketika Xiao Fan minat token miliknya, terlihat ada angka dua digit di dalam token itu.
"Tujuh belas? ini lumayan."
Xiao Fan kembali memasukkan tokennya kedalam saku pakaiannya dan mulai berburu binatang spiritual untuk mencari poin.
Sementara itu, saat ini di ruang pengawasan ujian. Daftar peringkat peserta terpampang dengan jelas tepat di depan wajah mereka.
Dan untuk nama Xiao Fan... Dia berada di peringkat kesepuluh dengan 25 poin.
__ADS_1
***
To Be Continued