PERANG DAN CINTA PENJELAJAH WAKTU

PERANG DAN CINTA PENJELAJAH WAKTU
Episode 2 Aksi Kudeta


__ADS_3

Keesokan harinya Ray beserta kedua adiknya yaitu Adiputra dan Adiparna diperintahkan menghadap oleh sang Raja.


"Kenapa kalian bertiga aku panggil kesini?" tanya sang raja kepada 3 anaknya.


"Baiklah hari ini aku akan mengumumkan siapa yang akan mewarisi tahta ku sebagai pemimpin wilayah ini. aku telah memutuskan akan memberikan tahtaku sekaligus kekuasaanku kepada Adipati". Sambung raja.


Namun Adiputra tidak menerima dengan keputusan sang Raja, dia berdalih bahwa dia lah yang pantas menjadi raja dan memimpin wilayah.


"Kenapa ayah lebih memilih si penakut ini dibandingkan aku?" tanya Adiputra kepada sang raja.


"Aku lah yang sering ikut berperang, aku lah yang sering melawan musuh dan merebut wilayahnya, dan aku juga yang selalu menggantikan si penakut itu saat ia berpura pura sakit dan tidak ikut berperang" sambung Adiputra dengan sangat marah dan kesal.


"kalau begitu ambil saja tahtaku untukmu. Aku tidak tertarik dengan semua ini" Ray menambahkan.


"Tidak bisa seperti itu Keputusan raja adalah perintah dan mutlak tidak ada seorangpun yang bisa merubahnya" sambung sang raja.


Dengan begitu Adiputra lalu pergi dengan raut wajah yang sangat marah dan juga kesal.


......................

__ADS_1


Disisi lain, ternyata Adiputra sudah merencakan untuk membunuh raja apabila ia tidak diangkat menjadi ahli warisnya. "Aku heran bisa-bisanya ayah lebih memilih Si penakut itu dibandingkan diriku? Aku berjuang mati-matian agar ayah bersimpati kepadaku, tapi semua itu sia-sia, aku akan akhiri semua".


Setelah itu Adiputra pun segera mengumpulkan pasukan miliknya untuk menyerang istana dan bermaksud untuk mengkudeta. Perang pun tidak terhindarkan, pasukan Adiputra telah mendominasi dan hampir sampai kegerbang istana.


"Lapor tuan Pasukan tempur Adiputra sudah menguasai lapisan pertama dan kedua dan ia juga hampir menguasai wilayah pusat". Laporan salah satu prajurit Adipati.


"Bagaimana ini tuan, kalau kita salah langkah kita akan kalah, buat perintah sekarang juga tuan". Ucap pengawal pribadi Adipati.


Ray pun hanya terdiam dan tampak kebingungan, ia tidak tahu apa yang harus dilakukan. "Baiklah kita serang dan habisi semua" jawab Ray.


"Aduh tuan, jangan asal ucap, fikirkan dulu sebelum memberikan perintah, kalau kita maju dan serang habis-habisan kita akan dengan cepat dikalahkan" jawab pengawal Adipati.


Ray pun kini terdesak dan tidak bisa berbuat apa apa lagi, "Kalau kita menyerah apakah semua akan baik-baik saja?" tanya Ray.


"Apa? Aku akan dieksekusi?!! Apa kau gila, mana mungkin adikku sendiri tega membunuh kakaknya". Ucap Ray


"Tidak ada kata saudara dalam perang, kalau itu adalah musuh, orang tuanya pun akan dihabisi juga, seperti itulah aturan perang dinegara ini tuan" ucap pengawal.


Ray hanya bisa terdiam dan tidak bisa melakukan apapun, sementara pasukan Adiputra terus menyerang pertahanan Adipati. Namun secara tidak terduga datang bala bantuan dari Adik Adipati yaitu Adiparna. Dia membawa pasukannya membantu mengusir dan mengalahkan Adiputra.

__ADS_1


"Aku sudah memperkirakan hal ini pasti akan terjadi, maka dari itu selesai bertemu dengan ayah, aku lantas mempersiapkan pasukan untuk menghadapi Adiputra". Ucap Adiparna.


Pertarungan pun berakhir dengan kemenangan pihak Adipati dengan bantuan Adiparna. Dan akhirnya wilayah adiputra pun dikuasai Adipati. Kini wilayah Adiparna pun bergabung dengan wilayah Adipati.


"Dengan begini wilayah fura Island semakin bertambah luas" Ucap Adiparna.


"Setelah ini kita akan mencoba meyerang dan merebut wilayah sekitar. Baiklah yang terdekat dahulu kita serang untuk memperluas wilayah fura Island" sambung Adiparna.


Adipati memotong perkataan Adiparna dengan sebuah pertanyaan "apakah harus merebut wilayah tersebut?".


Adiparna dengan lantang menjawab "tentu saja harus, dan ini adalah mutlak, semakin besar dan luas wilayah kita, akan semakin cepat kita menguasai negara ini".


"Sudah selesai bertanya nya? Baiklah aku mohon pergi" Pungkas Adiparna.


Adipati dengan penasaran bertanya kepada pengawalnya "apa maksudnya menguasai negeri?".


"Ya, memang hanya dengan cara ini kita bisa terus bertahan, wilayah yang kecil akan menjadi incaran wilayah-wilayah besar. Kemudian kita selamanya akan menjadi bawahan wilayah-wilayah besar" pengawal menjawab sambil menjelaskan.


"Wilayah yang sudah dikuasai akan ikut aturan wilayah yang berhasil merebutnya. Singkatnya, kita akan merebut dan memperluas wilayah kita, jika semua wilayah atau kerajaan sudah kita kalahkan, semuanya akan ada dibawah perintah kerajaan kita" sambung pengawal Adipati.

__ADS_1


Setelah percakan selesai, mereka semua pun kembali menuju istana.


...----------------...


__ADS_2