Perjalanan Dewa Perang[Hidup Santuy Dengan System]

Perjalanan Dewa Perang[Hidup Santuy Dengan System]
Dua Bulan Kemudian


__ADS_3

Setelah Dion membawa Freya pulang kerumahnya, Dion di sembut dengan senyuman mengerikan dari Ibu serta Diona dan Fanesha. Karena, Dion pualang–pulang membawa wanita yang entah siapa itu, sebab itu Dion di introgasi sama ketiga wanita yang sewaktu–waktu bisa membuat Dion pusing.


Freya membantu Dion dalam urusan dirinya yang penyebab masalah, Freya cerita kalok dirinya teman sekaligus pendamping hidup Dion semasa perjuangngannya di Dunia lain. Cerita yang di berikan Freya adalah ide dari Dion, biar masalah cepat selesai, dikarenakan Freya sudah di cap sebagai keluarga. Masalah yang sebenarnya pun datang, yaitu sebulan setelah Freya menjadi calon istri Dion.


Bumi mengalami perubahan yang sangat mengerikan, tiba–tiba monster muncul dan memporak–perandakan negara–negara yang di datangi Monster. Serta tidak lupa ada manusia yang badanya setengah Monster, siapa lagi kalok bukan Iblis, Karena kekacaun itu. Semua Negara di belahan Dunia membuat Aliansi untuk menyerang kembali Monster yang sudah menewaskan Puluhan Juta umat Manusia.


Dan akhirnya organisasi itu dibentuk dengan dinamai World Defense/Pembelaan Dunia. Organisasi itu dibentuk setelah satu minggu pasca serangan Monter dan iblis itu, Seperti Informasi dari Yui/System, mereka keluar lewat Portal yang berwarna bergam, ada merah, puith, biru, hitam Dll.


Tapi sayangnya, monster dan Iblis itu tidak bisa di bunuh dengan senjata api berat maupun ringan, Senjata seperti rudal dan misil sudah di coba untuk membunuh Monster itu. Tapi hasilnya nihil, meskipun mereka terluka parah aneh nya adalah mereka pulih dalam beberapa waktu setelah terkena serangan senjata Modren ity.


Manusia sudah pasrah pada takdirnya masing–masing dan Bumi sudah di landa kehancuran, tapi di saat hampir semua manusia kehilangan harapan untuk hidup. Tiba–tiba datang sosok wanita yang mengenakan pakain putih bersih serta mempunyai sayap di belakangnya, kejadian itu setelah satu bulan lebih dua minggu.


Saat kejadian Wanita bersayap yang turun dari langit membawa cahaya bagi manusia yang sudah putus asa, Manusia di berbagai tempat mengalami perubahan yang signatif setelah sosok wanita itu mengangkat kedua tangannya, caha putih keemasan keluar dari telapak tangannya, dan memberikan kekuatan bagi Umat Manusia.


Setelah itu, sosok wanita yang mukanya di tutupi cahaya berbicara kepada semua manusia yang ada di dunia. "Wahai Manusia, kalian akan menjaga Dunia dengan kekuatan yang aku berikan dan jangan menggunkan kekuatan itu untuk kejahatan, Kekuatan itu akan membibing kalian untuk melawan kejahatan dan membawa perdamaian. Aku akan menyegel sebagian portal yang nanti akan kalian sebut Dungeon dan satu lagi, Kekutan itu akan muncul setelah kalian Bilang 'Status', Stiap Status kekuatannya/kemampuannya akan berbeda–beda. Jadi setiap Status yang kalian miliki akan meningkat dengan kerja keras kalian, Pesan terakhirku bagi Manusia yang ada di Dunia ini. Yaitu, Perjuang kanlah Dunia kalian dari kehancutan." Ucap Sosok wanita yang muncul di berbagai tempat yang ada keberadaan manusianya.


Dua minggu lagi teleh berlalu, dan para Monster serta Iblis telah di kalahkan dari orang yang sudah bangkit, Setiap orang saat membuka Status mereka. Orang–orang sudah tidak asing dengan Window seperti Game tersebut, ada Stastik, ada Skill, Level, iventory yang memiliki batas penyimpanan, Dll seperti Status di Game RPG.


Sementara Dion sendiri hanya menikmati perubahan Bumi dengan duduk di geras kamarnya, serta di dampingi Ketiga Wanita yang aduh haiy nya kelewatan. Dion dan Freya tau siapa Sosok wanita yang muncul dan memberi berkah kepada Manusia di Bumi, Dia adalah Malaikat Utusan dari Dewi Penjaga Alam Rendah, Dewi itu mwngutus bawahanya yang tak lain adalah Sosok Wanita bersayap itu.

__ADS_1


"Sayang, kenapa Rumah kita aman–aman saja?." Tanya Fanesha yang melihat keanehan di sekitarnya, karena ia melihat di sekeliling rumah milik Mertuanya sudah hancur semuanya dan meninggal kan satu rumah milik Dion.


"Aku kan sudah menceritakan dua bulan lalu, kalok aku sudah pernah melawan Para keroco yang datang sebulan lalu, itu hanya Monster Semut saja. Di Dunia Monster ada yang lebih mengerikan di banding ini." Balas Leon juga mengingatkan Fenesha kalok Dion pernah di Dunia lain.


"Ahhhhh.... aku sampai lupa tentang hal itu, tapi kokonster itu tidak mendekati Rumah kita?." Tanya lagi Fanesha.


"Ya itu karena aku melepaskan Aura ku untuk memperingati Para Semut itu biar tidak mendekat kemari." Balas Dion sambil mengusap kepala Fanesha.


"Sayang, apa kamu juga sudah bangkit? aku mendapay Informasi dari Statusku kalok setiap Oarang di Bumi memgalami kebangkitan dari hari ke hari." Ucap Diona yang melihat Status miliknya, Dion menatap Freya dan Freya juga menatap Dion, setelah itu Dion dan Freya tertawa bersama–sama.


"Hahahahaha.... Sayang, apa kamu tidaak tau kalok aku dan Freya sudah memilili kakuatan yang sudah di lau nalar manusia." Ucap Dion sambil menahan tawanya.


"Benar apa yang di katakan Dion, aku juga sudah memiliki kekuatan yang kuat." Ucap Freya membetulkan ucapan Dion.


"Maaf–Maaf." Ucap Dion membelai kepala Diona.


"Sayang apa kamu tau apa ini." Ucap Fanesha menunjukkan Statusnya, Setiap indibidu yang memiliki kekauatn akan tertera seperti di game dan Status itu bisa di perlihatkan kepada orang yang sudah di percayai.


"Itu adalah Stastik Poin, setiap kamu naik level nanti akan mendapat Stastik Poin itu, kegunaannya sendiri untuk menambah Stastik yang kamu inginkan." Jelas Dion ke Fanesha, Fanesha mengngangguk seoerti mwngerti perkataan Dion.

__ADS_1


"Sayang ayo kita buat anak." Ucap Freya tiba–tiba dan itu membuat Dion, Diona dan Fanesha terkejut.


"Ehhhhhhh.... apa yang kamu katakan Freya." Ucap Dion, Diona dan Fanesha bersamaan.


"Emmmm.... Itu... aku saat meliahat majalah Tentang Ibu–ibu hamil dan aku juga pingin begitu serta memiliki Bayi darimu." Ucap Fanesha yang menatap Dion.


"Tunggu sebentar, Kalian bertiga belum resmi menjadi Istriku dan aku tidak mau merusak tubuh kalian sebelum kita resmi Menikah." Ucap Dion yang mwndaat tatapan keinginan seperti Freya dari kedua wanita lainya.


"Kalok begitu Ayo kita menikah sekaranh." Ucap Ketiganya yang bersiri di depan Dion.


"Hahhhh... kalin ini, baiklah. Aku akan menyiapkan semua perlengkapan Pernikahan kita." Ucap Dion memutuskan Untuk menuruti Keinginan ketiga Wanitanya.


"Yeyyyy..." Ucap ketiga Wanita Dion setelah itu mereka memeluk Dion bersamaan.


"Aku mencintaimu." Ucap Ketiganya.


"Aku juga mencintai Kalian." Ucap Dion mencium ketiga wanitanya secara bergantian.


Setelah itu Dion memberi tahu Orangtuanya tentang pernikahan yang akan Dion gelar kecil–kecilan, Orangtua Dion langsung menujiunya dan malah Dion dinsuruh menikah di hari itu, tapi Dion membantah rencana Orangtuanya dan memberi usulan menikah seminghu kemudian, mereka berdua menujuinya.

__ADS_1


Setalah Dion menetapkan hari pernikahannya, ia di sibukkan dengan cincin pernikahan apa yang nanti akan di beri ke Istrinya. Setelah Dion pikir–pikir, ia meratapi kebodohanya. Ia baru ingat kalok ada Yui di sisinya yang akan membatu apa pun yang Dion inginkan.


Author: Hehehehe.... maaf ngap, kemarin gak Uo gara–gara Author Lupa kalok punya Cerita yang harua di garap Hehehe..😅😅


__ADS_2