
mereka pun lanjut menonton drakor kesukaan mereka, terkadang mereka senyum senyum seperti orang gila kadang sedih.
setelah selesai menonton huska pamit pulang kepada rani dan bibi ina.
***
pagi senin yang cerah, tapi tidak untuk rani karena hari senin ini hari yang menyebalkan karena setiap hari ini sekolah mengadakan upacara.
dirumah rani sedang bersiap siap untuk kesekolah karena dia terlambat bangun di karenakan begadang untuk melanjutkan drakor nya. sebelum itu rani sudah mengabari huska niko dan alfin bahwa dia akan telat kesekolah jadi rani menyuruh mereka lansung ke sekolah.
"bi, rani pergi sekolah dulu, bibi nggak ke kantor?"
"nanti siang bibi ke kantor, hati hati ran"
"iya bi, assalamualaikum"
mengatakannya dengan berlari sambil mengambil tas di sofa.
saat sampai di sekolah ternyata pagar sekolah sudah terkunci dan banyak murid yang berdiri di luar gerbang dikarenakan terlambat.
"huff... akhirnya gak ikut upacara"
rani sangat senang gak ikut upacara tapi dia juga tidak mau telambat , jika dia telat ke sekolah maka hukuman lah yang akan menanti.
"pak satpam...
rani berteriak karena di tidak mau di hukum, karena hukuman yang diberikan oleh guru bp bukan hanya membersihkan toilet tetapi juga di suruh berlari keliling lapangan selama pelajaran pertama selesai. bayangin aja gimana lelah apalahi hari ini panas.
"pak satpam bukak dong pagar nya, cuman telat 5 menit aja, lagian upacara juga belum mulai"
sebagian murid juga ikut berteriak.
"gak bisa dek, peraturannya pagar sekolah di kunci jam 7:15 dek"
"pak satpam kok gitu sih"
pak satpam hanya menggeleng kan kepala nya mendengar perkataan rani.
setelah lama menunggu di luar pagar, akhirnya pagar di buka dan murid yang telat di suruh masuk dan menuju kelapangan sekolah yang di ikuti oleh guru bp.
"anak anak karena kalian terlambat jadu kalian harus menerima hukuman, kalian sudah tau kan hukumannya
__ADS_1
"sudah pak"
semua murid yang telambat menjawab serempak
"sekarang mulai lah hukuman nya"
"baik pak"
kenapa sih hari ini harus telat.
batin rani.
di dalam kelas huska sedang menunggu rani tetapi rani gak kelihatan.
"nik, lo lihat rani gak?"
"gak ka, mungkin dia telat"
"jadi selama pelajaran pertama dia gak masuk kelas dong"
"ya gak lah, kaya gak tau peraturan sekolah ini aja"
alfin ikut bicara kedalam obrolan huska dan niko.
"hee rann, gimana enak olahraga paginya hahahaha"
"enak banget ka, gue jadi kurus dan sehat"
bicara menyindir huska dengan tatapan tajam.
"udah udah, yok kita ke kantin, lo pasti haus kan"
alfin berkata sambil menarik tangan rani.
huska yang melihat hanya terdiam melihat tingkah alfin.
"iya ayok kita ke kantin gue haus banget ni mau minum yang segar segar"
mereka pun berjalan menuju kantin dan lansung memesan. rani memesan 2 cup es teh.
"rann lo kok banyak banget mesan minuman"
__ADS_1
"hehehe gue haus banget, lo gak lihat berapa keliling gue lari"
"yaudah lo minum nya pelan pelan aja rann"
"iya nik, makasih nik"
kok niko sosweet banget sih.
berteriak di dalam hati.
"lo gak pesan makan rann"
"gak fin, gue cuma pingin minum aja"
alfin gak mau kalah dari niko.
mereka pun makan dan minum di kantin sambil bercerita tentang keterlambatan rani, sesekali huska mengejek rani.
setelah selesai mereka masuk ke kelas karena bel sudah bunyi.
sampai di kelas guru masuk dan memberitahukan bahwa ujian semester takan dilaksanakan 2 minggu lagi dan asemua murid diharapkan belajar.
dan guru melanjut pelajaran nyaa.
***
pulang sekolah rani DKK sampai di danau.
"gays gak kerasa bentar lagi mau ujian dan kita juga naik kelas 11"
"iya ka, gue juga gak kerasa"
.niko.
"gimana kalau kita belajar bersama di danau ini untuk persiapan ujian" .rani.
"gue setuju".alfin.
"yaudah kalau gitu gue bawa tikar untuk alas kita belajar" .huska.
"oke oke, gue bawa makanan " .rani.
__ADS_1
"gue bawa minuman".alfin.
mereka pun pulang menuju rumah masing masing.