
setelah beberapa hari di rumah rani bosan dan main hp melihat lihat instastory WhatsApp, saat sedang melihat instastory ternyata mala memasukan foto dia sedang di jakarta, rani lansung WhatsApp malam.
"la, lo lah balik le jakarta?"
"sudah ran, lo di jakarta juga sekarang?"
"iya la, gue datang 2 hari yang lalu, lo kapan ke jakarta"
"gue kemaren ran"
"ketemuan yuk, gue kangen nih"
"besok aja ya la, gue lagi sibuk bantu mama gue"
"oke la, kabarin ya"
"aman, nanti gue kabari lo"
"oke oke "
setelah selesai chatting sama mala rani mandi dan keluar kamar untuk bantu ibu masak.
"ibu, rani bantuin ya".
"iya ran, kamu tolong iriskan bawang merah sama putih ya"
"iya bu, kak yuni kemana bu"
"kakak kamu lagi keluar sama teman nya, sekarang ini kakak kamu sering pergi keluar sama teman nya, ibu merasa kesepian apalagi ayah ku sibuk kerja"
"nanti aku telpon kak yuni suruh pulang cepat"
"gak usah ran, biarin aja kan ada kami disini"
"hehe ibu kangen banget sama aku ya"
"iya lah, kamu kan anak ibu
mereka pun tertawa.
makanan pun selesai dan menunggu ayah pulang kerja.
sambil menunggu ayah pulang rani menonton tv dengan ibu.
tak lama kemudian ayah pun pulang dan menuju kamar untuk mandi laku menuju meja makan.
"yuni mana buk"
"biasalah yah, pergi keluar sama teman nya"
" ran, telpon kakak mu bilang ayah suruh pulang, sudah jam segini belum pulang juga"
"iya yah, nanti rani telpon kak yuni"
__ADS_1
mereka pun makan bertiga. setelah selesai makan rani izin dengan ayah mau ke kamar duluan, untuk menelpon kk yuni.
kak yuni kemana sih, ditelpon gak diangkat.
gumam rani.
"hallo, kak yuni dimana ayah suruh pulang sekarang"
akhirnya diangkat juga. batin rani.
"kakak lagi di rumah teman kakak, bentat lagi kakak pulang"
"ayah suruh sekarang, kalau ayah marah gue gak tau ya"
"iya iya bawel banget sih"
telpon pun dimatikan oleh kk yuni.
is kok dimatiin aja sih, punya kakak gak ada perhatian nian huh. rani bergumam sambil merebahkan badan nya ke kasur.
***
sinar pagi telah masuk ke kamar rani dan rani pun terbangun sambil mengecek hp nya lalu cuci muka dan keliar kamar untuk sarapan.
semalam kak yuni pulang ke rumah setelah rani menelpon, lalu ayah memarahi nya karena pulang malam. semenjak rani sekolah di bandung kk yuni sering keluar sama teman nya.
dan pagi ini kak yuni masih di kamar dan tidak keluar untuk sarapan, karena dia masih merajuk di kamar. biasa setiap dimarahi ayah ibu rani membela kakaknya tapi tadi malam gak dibela sama ibu.
ibu pikir ini sudah keterlaluan, dulu masih dimaklumi sama ibu tapi kini gak lagi.
setelah selesai sarapan rani membantu ibu cuci piring dan jemur pakaian.
selesai semuanya rani menonton tv dan chatting an sama mala.
"la, jadi kita hari ini kita pergi main"
"jadi ran, ja m 2 gue jemput lu ya"
"oke la, gue tunggu ya"
"okeh"
rani dari SMPselalu di jemput mala jika ingin pergi main. ibu dan ayah rani juga kenal sama ortu mala jadi ortu rani diperbolehkan rani pergi main jika sama mala.
"bu rani izin keliar sama mala jam 2 nanti y"
menghampiri ibu yang sedang nyapu.
"emang mala sudah pulang dari pesantren"
"sudah bu, sudah 2 hari mala di jakarta"
"yaudah, pulangnya jangan kesorean ya"
__ADS_1
"siap buk boss hehehe"
rani pun melanjutkan nonton tv karena masih beberapa jam lagi untuk pergi sama mala.
setelah cukup lama menonton tv rani pun ke kamar untuk mandi dan mencharge hp nya, lalu salat Zuhur dan bersiap untuk pergi sama mala.
saat sedang memakai jilbab mala sudah sampai di rumah, rani pun keluar kamar dan menghampiri mala , rani terkejut melihat penampilan mala yang berubah 100 persen.
"lo mala"
dengan keraguan
"iya ini gue, kenapa? lo kaget lihat gue kaya ukhti gini"
"hehehe lo berubah banget la, kok gue merasa agak aneh ya"
"yaudah gue pulang aja kalo lo gak mau ketemu gue" berjalan balik
"tunggu, gue bercanda la"
menarik tangan mala yang hendak pulang.
"ayo masuk la, lo duduk disana ya. gue mau melanjutkan pakai jilbab dulu."
rani pun sudah siap pakai jilbab lalu menghampiri malam yang duduk di sofa yang ditemani oleh ibu, sedangkan kak yuni di meja makan. ibu sudah bicara sama kk yuni dan kak yuni pun tidak merajuk lagi dan juga berjanji tidak akan pulang malam lgi.
"mala kamu cantik banget dengan penampilan kamu yang sekarang"
"makasih tan"
"tante juga kepingin rani masuk pesantren tapi dia gak mau"
mala hanya tersenyum mendengar ucapan ibu rani.
"bu rani keluar dulu ya, ada yang mau ibu titip"
sambil berjalan menuju sofa di tempat mala dan ibu duduk.
"gak ada ran, ingat jangan kesorean"
"iya bu"
"tante mala juga pamin keluar ya sama rani"
"iya la, hati hati ya"
"iya bu tante"
mereka menjawab serempak.
jangan lupa vote like dan coment ya...
❤️
__ADS_1
❤️
❤️