
pagi hari rani berangkat ke sekolah bersama niko.
" kok tumben niko yang jemput lo ran, biasanya lo bawa motor sendiri" tanya alfin
"i..iya, tadi gue malas bawa motor jadi gue suruh niko jemput deh" jawab rani dengan gugup
" kenapa lo gak suruh gue aja" tanya alfin lagi
" gak, rani gue jemput setiap hari" niko baru selesai parkir motor
" kenapa?"
" ortunya sudah pesan sama gue kalau rani dijemput sama gue dan kemana mana harus sama gue"
" hoo gitu yaudah gue duluan ya ran"
" iya fin"
" yang kenapa ngomong begitu sama alfin" tanya rani saat alfin sudah pergi
" gak papa biar dia gak jemput kamu, aku rasa alfin itu suka sama kamu"
"masa sih yang, gak mungkin lah, kami hanya teman"
" awas aja kalau dia macam macam"
" udah yuk kita ke kelas" berjalan ke kelas"
" ranii " teriak huska saat rani ingin ke kelas
" lo kenapa tiba tiba pergi sama niko ke sekolah" berlari ke rani
" iya rani haru sama gue kemana pun dia pergi"
" gue gak nanya lo"
" iya ka, ortu gue suruh niko jemput gue kemanapun gue pergi"
" kenapa baru sekarang"
__ADS_1
" bawel banget sih ka, yuk ran kita ke kelas" ajak niko
" yuk ran" menarik tangan rani dan meninggal niko
" dasar huska, ganggu aja " menyusul rani dan huska ke kekelas
bel istirahat pun berbunyi, seperti biasa rani dan kawan kawan duduk di kantin.
" seminggu lagi kita UAS , gak terasa cepat banget" alfin
" iya, perasaan baru kemaren gue daftar sekolah ni, sekarang sudah mau lulus aja" rani
" iya , gue bakal kangen sama kalian" memeluk rani
"sudah pelukannya" kata niko dan sedikit kesal melihat huska peluk rani
" apaan sih nik, lo kalau iri bilang" tanya huska
" iya gue iri" jawab niko
deg jantung rani mau copot," kenapa sih niko ngomong kaya itu" batin rani dengan sedikit cemas
"lo pikir gue homo" kata niko
"sudah sudah, kalian mau kuliah dimana" tanya rani , sengaja agar tidak membahas masalah itu
" belum tau ran, kalo lo dimana"
" gue sih ingin di jogja, tapi gak tau boleh apa gak sama ayah"
" kenapa gak boleh, sedangkan di bandung aja lo boleh " kata alfin
" sebenarnya gak boleh sama ayah gue sekolah disini, tapi gue beralasan bibi makanya gue bisa sekolah disini, kalau di bandung gue gak punya keluarga gue sedikit takut"
" gakpapa ran, tanya aja dulu, jika gak boleh yaudah ikutin ayah kamu aja kemana baiknya"
" iya ran betul kata niko, tumben niko pakai kamu ngomongnya sama rani, biasa juga lo gue"
" lo ni bawel banget sih, terserah gue lah, mulut mulut gue" ketus niko
__ADS_1
" sudah sudah bel udah bunyi, ayo ke kelas" kata alfin
setelah selesai sekolah rani pulang diantar niko dan sengaja niko mengajak rani pulang duluan karena niko ingin ngajak rani ke kafe terdekat agar tidak ketahuan sama huska"
" kenapa kita ke kafe yang"
" makan, sesekali makan sama kamu di luar, kamu mau pesan apa yang"
" aku pesan jus alpukat aja "
" kamu gak makan yang"
" gak, aku gak lapar"
niko pun memesan makanan nya dan minuman rani.
" yang, sampai kapan kamu sembunyikan hubungan kita dari huska"
" aku belum mau hubungan kita di ketahui oleh huska yang"
" kenapa? ujung ujung nya mereka akan tahu"
" iya, tapi gak sekarang yang, tunggu sebentar lagi ya"
" terserah kamu aja yang, aku cuman kasih tau aja, aku takutnya nanti huska marah sama kamu" jelas niko
" benar sih kata kamu, secepatnya akan aku beritahu sama huska"
pesanan mereka sampai dan selesai makan mereka pulang.
Next....
jangan lupa vote, like dan coment ya..
❤️
❤️
❤️
__ADS_1