
selama di kelas huska hanya diam dan tidak berani menatap alfin karena malu, tapi sebaliknya dengan alfin dia tidak terlihat malu dan seperti tidak terjadi apa apa. Mungkin karena bukan dia yang nembak huska jadi dia biasa aja.
"huska lo kok diam aja, kenapa lo?
ada masalah?"
"nggakpapa rann, gue merasa pusing aja"
"yaudah lo izin ke uks aja"
"nggak usah rann, bentar lagi juga pulang"
selama pelajaran huska hanya ngelirik alfin sesekali.
akhirnya pelajaran mereka pun selesai dan mereka pulang, tetapi hanya keheningan yang muncul bukan canda tawa seperti biasanya. alfin merasa bersalah karena kejadian tadi mereka hanya diam dan canggung.
sesampai di rumah rani menelpon dengan alfin, karena saat perjalanan pulang tadi rani tidak berani bertanya ke alfin karena ada huska.
"hallo fin"
"iya rann ada apa?"
__ADS_1
"gue mau nanya sama lo, saat di sekolah tadi huska kenapa kok dia diam aja tidak biasanya dia begitu"
"gue nggak tau kenapa dengan huska rann, mungkin aja dia memang pusing"
maaf ya rann gue bohongin lo karena gue nggak mau lo tau perasaan huska sama gue, karena gue takut lo salah paham. Batin alfin
gue tau kalo huska mengatakan sesuatu sama lo, tapi gue mau tau dari lo finn. Batin rani
"hoo gitu ya fin, baiklah fin gue tutup dulu ya"
"iya rann"
kenapa huska sedih setelah mengatakan perasaan kepada alfin? apa karena alfin menolak huska. tapi kenapa alfin menolah huska, huska kan cantik baik lagi, yaudah lah gue nggak mau tau biar huska sendiri yang cerita ke gue. setelah berdebat dengan pikirannya rani tertidur sampai sore.
karena hari ini hari sabtu jadi bibinya gak kerja .
"rann besok kan libur kamu mau ikut bibi belanja bulanan gak?
"mau bi, rani bosen di rumah sekalian refreshing hehe"
"besok pagi kita pergi ya"
__ADS_1
"iya bi"
rani dan bibi nya menuju ruang tv, mereka menonton drama korea kesukaan rani dan bibinya terkadang mereka bahagian terkadang sedih begitulah jika sama sama pecinta drakor . setelah selesai menonton mereka menuju kamar untuk tidur.
sebelum rani tidur dia tak lupa menelpon ayah nya karena sudah kebiasaan nya sebelum. setelah selesai menelpon ayahnya rani tidur.
sinar matahari telah masuk ke jendela rani dan rani pun terbangun lalu mengecek hp itulah kebiasaan rani tidak lupa mengecek hp setiap bangun tidur walaupun tidak ada informasi penting rani hanya melihat instastory Instagramnya dan WhatsApp, setelah itu baru dia bangun tetapi tidak lansung mandi karena mandi disaat libur itu mustahil baginya karena biasanya hari libur seperti dia sibuk bermain hp dan menonton vidio di youtube. tetapi tidak untuk hari libur ini, dia sudah berjanji sama bibi nya mau ikut bibi belamja bulanan jadi dian lansung mandi dan bersiap siap untuk pergi.
setelah selesai rani keluar dari kamar dan mencari bibinya ternyata bibinya masih memasak dan belum bersiap siap.
"bibi kok belum siap siap, tapi kita mau pergi belanja?"
"bukan sepagi ini juga rann, supermarket belum buka, jam 10 nanti baru kita pergi"
"bibi... kenapa nggak bilang sih, kalau tau rani gak siap siap"
"kamu tu kenapa nggak nanya, karena kamu udah siap siap lebih baik kamu makan aja dulu sambil nunggu supermarket nya buka"
" 2 jam lagi supermaket nya buka, yaudah bi rani ganti baju baru rani sarapan"
"yaudah terserah kamu aja"
__ADS_1
bibi hanya tersenyum melihat tingkah ponakan nya