PERJALANAN HIDUP REMAJA

PERJALANAN HIDUP REMAJA
hari pertama sekolah


__ADS_3

"Ayah pulang dulu ya rann"


" iya yah hati hati "


sambil memeluk ibu dan ayah nya.


"jaga dirimu ya rann jangan nyusahin bibi mu


dan jangan lupa makan sama sering sering telepon kami"


"iya bu"


Rani sambil mengusap air mata, sedih ditinggal ibu dan ayah nya.


" rann gue pergi dulu ya, jangan Lo macem macem di sini dan jangan pacaran"


kakak Rani meledeki Rani.


"bawel lu kak"


Rani dan kakaknya memang tidak pernah akur, tetapi mereka tidak pernah bertengkar lebih dari sehari mereka juga saling menyayangi. Begitulah kakak adik.


...** Hari pertama Rani sekolah**...


Hari sudah pagi Rani masih belum bangun dari tidurnya, padahal hari ini dia untuk pertama kali sekolah di Bandung, bibi Ina lansung mengetok pintu Rani untuk membangunkan Rani. Rani terbangun dan segera mandi dan siap-siap.


" Rann sarapan dulu bibi udah buat nasi goreng buat kamu"


" iya bi..'


berjalan menuju meja makan.


" hari ini bibi nggak bisa nganterin kamu karena bibi hari meeting sama klien bibi, kamu berangkat sendiri naik sepeda ya rann"


" sepeda?"


" iya rann kemaren bibi belikan kami sepeda buat pergi sekolah".


" makasih bi.."


Rani senang dan melahap makanan nya.


saat selesai makan Rani berangkat menaiki sepeda nya menuju sekolah, saat sedang mengayuhkan sepedanya Rani terhenti kerena ada yang memanggilnya dari belakang. ternya Niko yang memanggil Rani.


" eh Niko, kenapa nik?"


" nggak papa gue ingin berangkat sama Lo aja"


jantung Rani mulai berdegup kencang karena Niko adalah cinta pertamanya.


"gue kira ada apaan"


mereka mengayuh sepeda mereka menuju sekolah.


saat sampai di sekolah mereka masuk ke kelas mereka, ternyata Niko dan Rani satu kelas.


sampai di kelas Rani duduk didepan Niko, karena Rani duduk bersama temannya dulu pada saat Rani pulang ke Bandung. Namanya


huska .


"hai huska"


sambil duduk di samping huska


"hai juga rann, gue sengaja kosongin kursi ini buat Lo, karena bibi Ina bilang Lo sekolah di Bandung jadi dia titipkan Lo sama gue di sekolah"


" makasih huska gue lupa kasih tau Sama Lo"


" rann nanti kita ke kantin sama sama ya"


dari belakang Niko mengajak Rani.


" baiklah ko, tapi gue mengajak huska juga ya?"


"iya Bawa aja gue juga ingin kenalan sama dia"

__ADS_1


menunjuk ke arah huska.


" ohhh Lo mau kenalan sama gue, kenalin gue huska".


dengan centil nya huska perkenalkan diri.


huska orangnya centil dan juga cerewet tetapi dia baik.


" gue Niko teman SMP nya Rani"


" ternyata kalian satu SMP pantesan kalian lansung dekat"


" iya gue satu SMP sama Niko, dia juga pindah ke Bandung karena neneknya tinggal sendiri di Bandung setelah pamannya pindah keluar kota buat kerja"


mereka mengobrol bertiga dengan akrab dan guru mulai masuk ke kelas. setelah guru perkenalkan diri mereka di suruh istirahat, mereka belum mulai belajar karena mereka harus perkenalan dulu tentang sekolah dan semua guru guru.


" Ayuk rann ke kantin gue udah lapar nih"


huska mengatakan nya sambil memegang perutnya.


"baiklah ka, nik ayo kita ke kantin, si huska sudah lapar"


" baiklah rann, gue juga sudah lapar"


mereka bertiga bejalan menuju kantin , Rani dan huska duduk di meja yang kosong sedangkan Niko memesan makan kami.


sekolah mereka termasuk sekolah elit.


Niko sudah selesai memesan dan langsung duduk di samping rani.saat mereka sedang duduk tiba tiba datang cowok setinggi Niko putih dan tampan tetapi tidak setampan Niko.


" haii boleh gue gabung sama kalian? kenalin gue Alfin, gue satu kelas sama kalian"


" boleh silakan duduk"


Rani bicara sambil mempersilahkan Alfin duduk.


Alfin duduk di depan Rani tepatnya di sebelah huska.


" haii Namo Lo siapa?"


" nama gue Rani "


Rani membalas senyuman Niko


" gue Niko teman SMP nya Rani"


Niko lansung memotong percakapan Rani dan Alfin.


" gue Alfin"


dengan kecewanya Alfin bicara.


" gak mau kenalan sama gue"


huska menyambar dan sedikit sewot.


" nama Lo siapa "


Alfin sambil tertawa menanyakan ke pada huska.


" gue huska orang tercantik di kelas kita"


dengan bangganya huska mengatakan nya.


" kepedean Lo ka"


Rani mengatakannya sambil tersenyum.


tidak lama kemudian makanan di pesan oleh Niko sampai


" akhirnya yang ditunggu tunggu pun datang juga"


huska memakan bakso yang dipesan Niko dengan lahap.


" pelan pelan makan nya ka"

__ADS_1


" iya ran, gue lapar banget dari tadi"


akhirnya mereka berempat makan dan tak lama kemudian mereka selesai


" ke kelas yuk"


" duluan aja gue mau ke toilet dulu"


" gue mau ke ruang guru ada urusan"


" baiklah gue sama Niko ke kelas dulu"


huska dan Niko Ke kelas mereka sambil menunggu Rani di kelas.


saat Rani selesai ke toilet Rani berjalan menuju kelas tapi Rani dipanggil dari belakang, yang tak lain adalah Alfin.


" rann..."


" iya Fin kenapa?"


" gak ada gue mau ngajak Lo duduk di taman dekat kelas"


" baiklah Fin, bel juga belum bunyi"


mereka berjalan menuju taman di dekat kelas mereka.


" rann ngomong ngomong Lo pacaran sama Niko?"


"Nggak lah Fin, gue Sam Niko itu satu SMP makanya gue dekat banget sama Niko"


" Alhamdulillah"


kata Alfin dalam hati.


"gue kira Lo pacaran ran, nanti pulang sekolah kita pulang bareng ya, kita kan satu jalan"


"emang Lo tau rumah gue"


" tau lah, Lo kan ponakan bibi Ina kan?"


" iya, darimana Lo tau Fin?"


" gue tu tau karena pas gue mau ke sekolah gak sengaja lihat Lo di rumah bibi Ina"


" jadi rumah Lo dekat juga dong sama huska"


" ntah lah, gue aja baru kenal huska pas di SMA ini, rumah gue lumayan jauh dari rumah Lo tapi satu arah"


bel sekolah pun berbunyi, Alfin dan Rani lansung masuk kekelas. Dan ternyata Niko dan huska telah lama menunggu mereka. saat Rani masuk barengan dengan Alfin tatapan Niko sinis melihat Alfin berjalan di samping Rani.


" ran Lo lama banget di toilet, memang banyak yang harus Lo keluarin wkwkwk"


" gak lah ran, gue duduk di taman dekat kelas kita sama Alfin"


" ada apa Lo sama Alfin?"


dengan kecurigaan huska mengatakannya.


" nggak ada ka, gue sama Rani duduk di taman sambil menunggu bel"


" alasan"


Niko mengatakan nya dalam hati.


tak lama kemudian guru yang berbeda masuk dan masih perkenalkan diri.


Dan bel pulang berbunyi.


bersambung...


jangan lupa vote ya...


❤️


❤️

__ADS_1


❤️


__ADS_2