
Terlihat dari ufuk timur matahari mulai menampakan wujudnya , meneranggi hutan yang lebat dan gelap, walau cahaya matahari yang dapat masuk kedalam hutan hanya sedikit yang bisa melewati sela-sela daun dan ranting pohon.
Dan Tak jauh dari itu, terlihat seorang pemuda yang hanya memakai kain yang dililit ke pinggang dan menutupi area pribadinya, sedang menyusuri sungai dengan badan membungkuk dan mata yang selalu tertuju ke dasar sungai.
Pemuda itu adalah Xia Yun yang sebelum meyusuri sungai untuk mencari batu Qi, namun Xia Yun tak sadar bahwa dirinya telah menyusuri sungai cukup lama dan juga dirinya akan memasuki area dalam hutan mati jika terus melanjutkan.
Namu akhirnya ia segera tersadar setelah matanya terkena pantula sinar matahari dari permukaan air dan kemudian berdiri . Setelah kejadian itu barulah ia sadar bahwa hari sudah mulai siang dan juga dirinya sudah sangat dekat dengan perbatasan area dalam hutan.
“ huh hampir saja aku masuk area dalam tanpa persiapan apapun, dan yang lebih parah aku tidak megunakan pakaian, untung saja tidak ada binatang Best atau orang lain di sekitar sini. “ Xia Yun berkata pelan sambil mengusap dadanya pelan , lalu ia melihat batu Qi yang ia dapatkan.
Di kedua tangannya terlihat ada masing- masing lima batu Qi yang berarti Xia Yun mendapatkan sepuluh pecahan batu Qi, dan yang terbesar adalah seukuran gengaman tangan anak kecil yang ia temukan pertama kali sedangkan yang lain hanya sebesar bola tenis, bahkan ada seukuran kelereng. Dan itu semua adalah kualitas tinggi.
Namun itu sudah hasil yang sangat memuaskan bagi Xia Yun mengingat kelangkaan batu Qi di benua ini dan sekarang ada di tangannya.
“ Dengan semua batu Qi ini, cukup sebagai persediaan ku sementara ini , untuk memperkuat pondasi ku sampai aku menerobos ke tahap bintang perak tingkat tiga.
__ADS_1
“ setelah berkata seperti itu, Xia Yun segera memasukan semua batu Qi itu kedalam cincin penyimpanannya dan keluar dari sungai, setelah mengenakan pakainan yang sebelumnya sudah iya persiapkan dari rumah, di dalam cincin penyimpananya sebagai baju ganti. Kemudian Xia Yu melesat kembali kearah goa yang ia tempati berada.
Sebenarnya Xai Yun bisa saja masuk langsung ke are dalam hutan mati, namun ia berencana akan menguatkan pondasinya terlebih dahulu. Yang sekarang kultivasinya berada di tahap bintang perak tingkat satu, sebelum masuk ke area dalam hutan mati. agar nanti nya dapat bersaing dengan binatang Beat yang kekuatanya sama denga kultivator tahap bintang perak tingkat dua.
Tak butuh waktu lama Xia Yun sampai ke goa yang selama ini menjadi tempatnya beristirahat. Setelah masuk kedalam goa Xia Yun duduk berli di tengah goa dan mengeluarkan sisa sate daging rusa tanduk perak yang dirinya panggang kemarin malam dari cincin penyimpananya.
Dengan memanaskannya sedikit mengunakan apinya, Xia Yu segera melahapnya. Setelah perut sudah terisi Xia Yun menegeluarkan dua pecahan batu seukuran bola tenis dari cincinya dan megengam di kedua tangannya masing- masing satu batu Qi, kemudian menutup mata dan mulai menyerap kedua batu Qi perlahan.
Dengan pasti dentian Xia Yun terisi dengan energi Qi murni, lalu dengan perlahan xia yun mengalirkannya ke seluruh tubuh, mau itu tulang, otot ,darah bahkan dagingnya dan memperkuatnya yang akan memperkuat fisiknya keseluruhan.
karena dengan bantuan energi Qi murni yang terkandung di dalam batu Qi, maka prosesnya menjadi lebih mudah dan sakit yang biasa ia rasakan berkurang derasis. tidak sesulit dan sesakit jika megunakan bantuan energi dari sebuah pil yang mana masih terdapat kotoran yang tergandung di dalamnya.
Di luar goa hari sudah mulai gelap.Tak terasa Xia Yun sudah seharian menyerap energi Qi pada batu Qi, terlihat butiran – butiran keringat mengalir di dahi dan dan wajah Xia Yun, terlihat juga warna batu Qi yang ada di kedua tangannya menjadi redup dan tak lama setelah itu warna itu menjadi sirna dan berubah yang semula sebuah batu berwarna biru terang, sekarang menjadi batu biasa berwarna putih pucat.
Taklam setelah itu terlihat mata Xia Yun mulai terbuka dan kemudiah menghela napas pelan dan halus , di barengi dengan keluarya asap putih tipis dari mulutnya.
__ADS_1
“ Jika saja ada inti binatang Best aku bisa langsung menerobos ke tingkat dua tahap bintang perak” ucap Xia Yun pelan sambil menyeka keringat di wajahnya dengan punggung tangannya.
“ Pantas saja batu Qi sangat berharga, dengan menyerap dua pecahan kecil batu Qi saja sudah membuat aku berada di puncak tingkat satu tahap bintang perak “ setelah megatakan itu Xia Yun berdiri dan merasakan energi di dalam dentiannya yang semakin murni dan kekuatan fisiknya yang meningkat derastis dari sebelumnya.
Yang Xia Yun tidak tau jika itu cultivator lain, yang tingkatannya sama dengan Xa Yun menyerap dua batu Qi seukuran itu, maka kultivasinya pasti akan menerobos dua tingkatan sekaligus.
Sayangnya tubuh Xia Yun berbeda degan tubuhlainnya , dengan tubuh khususnya, jika Xia Yun ingin meningkat kultivasinya dengan cepat, hanya bisa dengan menyerap inti Binatang Best. Sedangkan batu Qi bagi Xia Yu hanya bia memperkuat fisik dan pondasinya serta mengenbalikan energi Qinya yang telah terpakai, jika ingin menerobos mengunakan batu Qi maka Xia Yun akan membutuhkan banyak batu Qi.
“ Dengan kekuatan fisik ku sekarang aku yakin bisa menang melawan cultivator yang kultivasinya setingkat dengan ku. Dan jika di tambah mengunakan energi Qi aku yakin bisa mengalahkan cultivator yang kultivasinya setingkat lebih tinggi dari ku dan akan imbang dengan cultivator yang kultivasinya dua tingkat di atas ku. “ kata Xia Yun sambil tersenyum lebar.
“ Dengan kekuatan ku sekarang kemungkinan memenangkan turnamen yang akan di adakan lima bulan lagi, pasti memiliki peluang besar. belum lagi jika aku mendapatkan banyak inti Binatang Best. “ ujar Xia Yun sambil tersenyum.
“ baiklah sekarang lebih baik aku istirahat terlebih dahulu, mulai besok aku akan memasuki area dalam hutan mati untuk mendapatkan inti binatang Bert dan juga mencari warisan keluarga Sun dan jagan lupa mengunjugi tambang batu Qi yang ada di hulu sungai, semoga letaknya masih berada di area dalam hutan mati, jika sudah memasuki area int,i maka akan sulit untuk mencari kesana. “ ucapa Xia Yun sambil mengusap dagunya pelan.
“ Ah sudahlah kita liat besok aja. “ setelah berkata panjang lebar sediri, Xia Yun membaringkan tubuhnya dan mengunakan tangan sebagai bantal kemudin mulai terlelap.
__ADS_1
Bersambung......
Neks.......