PERJALANAN XIAYUN DI DUNIA CULTIVATOR

PERJALANAN XIAYUN DI DUNIA CULTIVATOR
Episode 17 Teratai Enam Warna


__ADS_3

Setelah berlari setengah jam lamanya, Xia Yun berhenti setelah menemukan sebuah air terjun.


Sebelunnya, sewaktu masih berlarian di hutan Xia Yun mendengar suara guyuran air dan Xia Yun menebak suara guyuran air itu adalah sebuah air terjun. Dengan semangat Xia Yun mendatangai asal suara itu.


Dan sekarang disini lah Xia Yun sedang berjongkok di tepi sungai sedang membasuh muka sambil meminun airnya, sungai itu dangkal dan berada di bawah air terjun.


“ Ahh… sangat segar, air pegunungan memang beda. Tapi sepertinya ini sungai yang berbeda dari sungai yang aku temui di dekat tebing, karena kandungan energy Qi sagat tipis, tidak seperti sugai itu. “ gumannya setelah mencoba merasakan kandugan energi Qi di dalam air sungai di depannya.


“ Tapi walau begitu kandugan energi Qi di sekitar air terjun ini sagat padat hampir tiga kali lipat dari tempat lainnya. Dan aku disini dapat merasakan jiwaku merasa yaman” guamannya pelan.


Setelah berada di sini cukup lama Xia yun mulai sadar jika kekuatan jiwanya meningkat sedikit, walau sedikit itu sudah sangat menguntungkan bagi Xia Yun.


Karna ia tau, meningkatkan kekuatan jiwa puluhan kali lebih sulit dari pada meningkatkan kekuatan fisik, apalagi Xia Yun berkeinginan untuk menjadi seorang Alkemis.


Kekuatan jiwa yang besar dapat sagat menbantu dirinya pada saat proses penyulingan pil.


“ lebih baik aku gunakan kesempatan ini untuk memulihkan energi Qi ku dan juga sepertinya kekuatan jiwaku bisa meningkat di sini. jadi akau akan mengambil kesempatan ini untuk menaikan kekkuatan jiwa ku.” Setelah berkata itu, Xia Yun segera deduk di batu yang paling besar dan paling tinggi yang ada di samping air terjun.


“ owh iya, kenapa aku tidak sekalian saja menyerap inti binatang best yang aku dapatkan tadi, dengan bantuan batu Qi dan energy Qi yang ada di sekitar sini akan sangat bagus untuk penerobosan ku, tapi akan sangat berbahaya jika berkultivasi di alam terbuka, andai di sini ada goa. “ gumannya pelan , setelah itu Xia Yun mencoba mengedarkan ke sadarannya untuk mencoba mencari goa yang ada di dekat sini.


Setelah beberapa menit mencari, Xia Yun mebuka mata sambil mengedutkan ujung bibirnya.


“ Sial** !... cape- cape aku mengedarkan kesadaran kearah hutan untuk mencari goa, tapi teryata di balik air terjun ada goa, sungguh bodoh diriku . “ umpatnya kesal dengan suara sedikit keras.

__ADS_1


Goa itu berada di balik air terjun, dan terhalang oleh air menbuatnya tidak terlihat oleh Xia Yun.


Segera setelah menemukan gos Xia Yun melapisi tubuhnya dengan energi Qi miliknya, bertujuan agar bajunya tidak basah saat terkena air. Lalu Xia Yun melompat kearah air terjun dan melewatinya.


Setelah berhasil melewatinya, Xia Yun memasuki mulut goa yang setidaknya memiliki tinggi dua meter dam lebar satu meter. Xia Yun bisa merasakan kekuatan jiwa yang ia rasakan di luar goa menjadi semakin kuat setelah masuk ke dalam goa.


“ Eh, ternyata dari sini kekutan jiwa yang di luar itu berasal, mungkinkah ada harta di dalam goa ini yang mengeluarkn kekuatan jiwa. “ guaman Xia Yun pelan


Dengan perlahan Xia Yun berjalan kembali memasuki goa, sekitar belasan meter di depan Xia Yun terdapat belokan dan dapat terlihat didalam belokan itu ada sedikit cahaya yang ter pancar .


Xia Yun sudah mencoba melihatnya dengan kesadaranya, bahkan sudah mengunakan kekuatan jiwanya, namun itu semua terpental oleh kekutan jiwa yang lebih kuat . Merasakan itu Xia Yun menjadi bersemangat namun tetap waspada karena belum memastikan berbahaya atau tidak harta yang ada di dalam sana.


Setelah melihat ke arah sumber cahaya itu, Xia Yun dapat melihat sebuah bunga, bentunya seperti bunga teratai berukuran cukup besar, dua kali lipat ukuran bunga teratai pada umumnya. Dan bunga teratai itu memiliki enam kelopak dengan warna yang berbeda di setiap kelopaknya.


Xia Yun yang melihat itu terdiam dengan mata yang berbinar terpukau dengan keindahan bunga yang memancarkan cahaya yang berbeda warna di depannya.


Namun tak lama Xia Yun segera tersadar dan mengingat kembali buku-buku yang prnah di bacanya, mencari informasi tentang bunga di depannya, namun setelah bberapa lama Xia Yun tidak menemukannya. Namun seketika Xia Yun tersentak setelah mengingat sesuatu, kemudian tersenyum lebar di bibirnya


“ Apakah ini bunga teratai Sembilan warna, sama seperti di novel-novel yang aku pernah baca dulu. Iya, ini pasti bunga itu, tidak kusangka di dunia ini juga ada bunga seperti itu, aku kira hanya ada di novel – novel karangan orang. “ ujarnya sedikit terkejut


“ Dan kalau tidak salah kegunannya adalah untuk menaikan kekuata jiwa seseorang, dan sepertinya ini bukan terati Sembilan warna, karena ini hanya ada enam kelopak dan enam warna yang berbeda , pantas saja kesadaran ku terpental. “ lanjut Xia Yun sambil mengamati bunga teratai di depannya.


“ Tapi bagai mana cara mengambilnya, apakah dipetik seperti memetik bunga pada umumnya atau dicabut dengan akarnya. “ setelah memikirkan cara apa yang paling tepat, Xia Yun akhirnya memilih dengan mencabut beserta akarnya.

__ADS_1


Kemudian Xia Yun mendekat kearah bunga teratai enam warna itu dan mencoba menariknya namun beru juga tangan Xia Yun bersentuhan dengan tangkai bunga teratai.


Bunga teratai itu seketika bercaya terang, Xia Yun hanya bisa menutup matanya dan meyilangkan kedua tangannya di depan matanya, taklama cahaya itu kembali redup dan terlihat bunga teratai sebelumnya berubah menjadi bola cahaya dengan enam warna.


Xia Yun yang melihat itu menjadi bingung, namun kebingunannya berubah menjadi keterkejutan ketika bola cahaya enam warna di depannya melesat masuk kedalam tubuh Xia Yun.


Dan seketika Xia Yun menjerit kesakitan, ia merasa jiwanya terkoyak menjadi berkeping


-keping, beberapa menit Xia Yun terus berteriak keras di dalam goa, air mata sudah membasahi pipinya dan kringat dingin sudah membasahi bajunnya, dan Karena sudah tak tahan dengan rasa sakit yang ia rasakan, Xia Yun akhirnya terjatuh dan pingsan di dalam goa.


Membuat suasana goa menjadi tenang kembali hanya terdegar suara guyuran air terjun dari mulut goa, sedangkan Xia Yun tergelatak di tanah tak sadarkan diri.


***


Keesokan harinya.


Hari telah berganti, bulan sudah di gantikan matahari yang menampakan dirinya dari ufuk timur. Sedangkan Xia Yun masih tidak sadarkan diri didalam goa , dan juga sesekali ada sesuatu yang terjadi dengan tubuh Xia Yun.


Yaitu tubuh Xia Yun beberapa kali mengeluarkan cahaya enam warna, dan itu berlanjut sampai pagi hari dan berhenti setelah hari menjelang siang. Taklama setelah itu Xia Yun tersadar dari pingsannya, ia membuka mata perlahan dan mencoba untuk duduk dan bertumpu pada keduan tangannya.


" diri ku kenapa ?"


Bersambung.......

__ADS_1


Next.....


Jangan lupa tinggalkan jejak, dengan like dan komentar. thanks.....


__ADS_2