PERJALANAN XIAYUN DI DUNIA CULTIVATOR

PERJALANAN XIAYUN DI DUNIA CULTIVATOR
Episode 16 Panen Besar


__ADS_3

Di kedalaman hutan yang rindang dan hanya di terngi oleh sedikit cahaya matahari yang berhasil lolos melewati sela-sela dedaunan pohon yang rindang, terlihat seorang pemuda sedang melompat dari satu dahan pohon ke dahan pohon lainnya.


Pemuda itu adalah Xia Yun ia tengah berjalan menuju lokasi yang di sudah tandai di sebuah peta. “ huh sangat sulit melihat jalur mana yang harus di ambil, ini karena pohon – pohon besar ini terlihat sama. Terpaksa aku naik ke atas pohon tinggi lagi mencari bukit yang dekat dengan titik merah di peta sebagai patokan arah. Jika saja matahari dapat terlihat dari bawah sini pasti akan mudah untuk menentukan arah.” Setelah berkata seperti itu Xia Yun menaiki salah satu pohon yang paling tinggi dan stelah sampai di puncak ia melihat sekitar mecari bukit yang sebelumnya iya jadikan patokan arah.


Setelah menemukannya, iya mengingat arah mana yang harus ia tuju, setelah berhasil mengapal. iya menganggukkan kepalanya pelan dan turun dari puncak pohon, namun baru setengah pohon iya turun , Xia Yun tidak sengaja melihat ada pertarungan binatang Best sekitar tiga ratus meter dari lokasi dirinya berada sekarang.


Bitang Best yang sedang bertarung , itu iya lah segerombolan binatang Best Babi hutan berbulu hitam dengan garis- garis merah di sekejur tubuhnya. Gerombolan itu berjumlah lima ekor setinggi dua meter lebih dengan gading besar di kedua tepi mulutnya, tengah berhadapan dengan seekor binatang Best Singa setinggi hampir tiga meter dengan bulu berwarna putih dan di kepalanya terdapat sebuah tanduk berwarna hitam dengan ekor berwarna hitam dengan bulatan seukuran bola basket di ujung ekornya.


Dan juga taring tajam yang panjang di setiap samping mulutnya. Xia Yun yang melihat itu tidak bisa untuk tidak senang. Dengan cepat ia turun dan pergi kearah dimana pertrungan itu berada. ‘Sepertinya aku akan panen besar lagi tanpa mengelurkan banyak tenaga’ pikir Xia Yun sambil tersenyum licik di bibirnya.


Setelah beberapa saat Xia Yun sampai di tempat pertarugan berada namu Xia Yun hanya berani mengamati dari jarak serratus meter dari lokasi pertempuran. Karena Xia Yu takut akan di ketahui lokasinya oleh kedua binatang Best itu, Itu karena Xia Yun dapat merasakan dari aura yang di keluarkan kedua Best itu sangat kuat.


Kekuatan lima Best babi hutan itu setara dengan kekuatan seorang cultivator tahap bintang perak tingkat lima, sedang kan kekuatan Best Singa setara dengan seorang Cultivator tahap bintang perak tingkat enam namun sebertiya binatang Best itu baru menerobos dan ingin memangsa kelima Best Babi hutan itu untuk mengokohkan pondasinya.


Bisa gawat jika sampai lokasi nya sampai di ketahui kedua binatang Best itu, belum tentu Xia Yun dapat kabur dari kejaran para binatang Best itu.


Xia Yun sekarang sedang bersembunyi di balik dahan pohon dan mengamati pertempuran binatang Best seratus meter dari tempat ia bersenbunyi, namun karena ukuran binatang Best itu melebihi rata-rata jadi masih terlihat jelas di mata Xia Yun.


Selama di area dalam hutan mati, Xia Yun selalu menghilangkan hawa keberadaanya, agar tidak menarik perhatian para binatang Best di hutan ini. Di perjalanan sebelumnya Xia Yun selalu menghindari setiap lokasi yang yang memiliki aura meyeramkan yang kuat. Karena iya tidak mau menemukan lawan yang tidak bisa iya kalahkan.

__ADS_1


“ Andai saja ada popkron disini, pasti seru menonton pertrungan para Best itu “ gumannya pelan dengan ekpresi sedikit lesu.


“ Ah! Ngomong apa sih, mana ada popkron di dunia ini. Huh” lanjut Xia Yun sambil mengaruk belakang kepalanya tidak gatal, lalu membuang pikiran koyolnya.


Sedangkan serratus meter dari Xia Yun terlihat Singa bertanduk itu sedang di kepung oleh kelima Babi hutan bergading. Sigaber tanduk itu tidak tinggal diam, ia menerkam salah satu Babi hutan itu dan karena kecepatannya singa itu berhasil menggigit leher Best babi hutan yang di terkamnya tadi.


Babi hutan menjerit keras kesakitan, sedangkan keempat Babi hutan lainnya mengambil kesempatan itu dan menyerang dengan gadingya dari belakan dan samping Singa mecoba menusukannya, Best singa tidak tinggal diam ia mengibaskan ekornya ke segala arah berharap mengenai best Babi hutan yang mencoba menyerangnya.


Alhasil ekor itu berhasil menghantam tiga Best babi hutan dengan keras, sampai membuta ketiganya terpental dan menabrak pohon yang ada di belakangnya. Sedangkan satu babi hutan lainnya berhasil menancapkan gadingnya cukup dalam ke perut sebelah kiri Singa, yang membuat singa itu meraung keras kesakitan dan sepontan melepaskan gigitannya yang mana Babi hutan yang sebelumnya di gigit sudah mati akibat lehernya hanpir putus.


Bahkan Xia Yun yang jaraknya serarus meter masih harus menutup kedua telinganya dengan kedua tangannya, karena raungan Singa yang sangat keras. Kembali ke pertarungan, setelah meraung keras Best Singa itu kembali mengayunkan ekornya membut Babi hutan yang berhasil memberikan serangan terlempar dan menghantam pohon.ketiga Babi hutan yang sebelumya menghantam pohon kembali bangun dan segera menyerang Singa kembali.


Dengan langkah tertatih binatang Best singa berjalan mendekati salan satu mayat Best Babi hutan untuk memakan inti Bestnya. Xia Yun yang melihat itu dari kejauhan tidak tinggal diam, ia segera melesat mendekat ke arah Best Singa bertanduk.


Best Singa bertanduk yang merasakan samar- samar aura mahluk hidup mendekat, segera menghentikan langkahnya dan melihat kearah aura datang dan terlihat seorang pemuda berhenti sepuluh meter dari tempatya berdiri.


Setelah Xia Yun mendarat sepuluh meter di samping Best Singa, Xia Yun sedikit merasa ngeri melihat ukurang Best Singa di hadapanya.


Kemudian dengan cepat iya segera mengeluarkan pedangnya setelah melihat ekor Best singa yang bersiap menyerangnya. Xia Yun tidak berani lengah di hadapan Best sekuat ini, walau terluka cukup parah, tapi jika mereka bertarung masih sagat sulit untuk Xia Yun bisa menang.

__ADS_1


Walaupun dengan pedangnya yang berada di tingkat perak kualitas tinggi iya dapat bertahan, tapi dengan kekuatan fisiknya sekarang, pasti akan kalah telak degan fisik binatang Best di hadapannya, walau di tambah dengan seluruh energi Qinya.


Taklama Best Singa bertanduk itu dengan cepat mengibaskan ekornya yang terdapat bulatan sebesar bola basket di ujung ekornya itu kearah Xia Yun, Xia Yun yang tak sempat menghindar hanya bisa bertahan dengan menghadannya menggunakan pedang, namun tetap saja kekutan fisik mereka berbeda juah.


Xia Yun terlempar belasan meter ke belakang dan jatuh ke tanah.


“ Sunguh kekuatan fisik yang sangat kuat “ ucap Xia Yun sambil mencoba bangkit dengan bertumpu pada pedangnya, setelah berhasil berdiri, ia megusap sedikit darah yang keluar dari tepi bibirnya dengan lengan bajunya.


“ Mungkin jika Best Singa bertanduk ini tidak terluka, aku mungkin sudah mati dari tadi. “ lanjutnya pelan sambil memandang Best Singa bertanduk di depanya tajam.


“ Sepertinya aku tidak akan bisa mengalahkan Best ini , maka dari itu aku hanya akan mengambil keempat mayat Best Babi hutan itu saja “ gumanya pelan sambil memandang mayat Best Babi hutan yang ada di sekitar. Kenapa empat?, karena satunya berada di dekat Best Singa bertanduk itu, jadi Xia Yun tidak berani mengambilnya. Dan itung – itung menyisakan untuk Best Singa itu atas hasil kerasnya. Pikir Xia Yun.


Lalu degan kecepatan terbaiknya Xia Yun menyambar ke empat mayat Best Babi hutan dengan memasukannya kedalam cincin penyimpanannya.


Best Singa yang melihat itu, menjadi marah namun karena lukannya yang cukup parah ia terlambat bereaksi, dan Xia Yun berhasil kabur setelah memasukan ke empat mayat Best Babi hutan menyisakan satu yang ada di dekat Best Singa bertanduk.


Melihat itu Best Singa bertanduk meraung marah dengan keras mengetarkan hutan. Xia Yun yang mendegar itu segera menutup kedua telinganya dengan kedua tangannya sambil masih berlari dan tersenyum puas di bibirnya.


Bersambung.......

__ADS_1


Next.....


__ADS_2