
Sosok yang di magsud adalah sekelompok binatang Beast Kera berbulu merah, kelompok Beast kera itu tingginya hampir tiga meter dan yamg paling besar pemimpinya yang tinggi nya mencapai 3 meter lebih.
Kelompok Beast kera itu masing-masing memiliki dua taring yang panjang. Kelompok Beast Kera ini sebelumnya memang sudah di ketahui lokasi nya oleh Xia Yun sebelum dirinya mandi, namun tak di sangka bahwa mereka akan datang dengan sendirinnya.
Kelompok binatang Beast Kera berbulu merah itu berjumlah enam ekor dengan yang terkuat berada di tingkat dua dengan kekuatan yang setara dengan seorang Cultivator tahap bintang perak tingkat Sembilan.
Sedangkan yang lain kekuatannya setara dengan seorang cultivator tahap bintang perak tingkat tujuh dan delapan, keenam Beast itu memandang Xia Yun seperti predator yang sedang memandang mangsa yang akan di burunya.
Xia Yun yang di pandang seperti itu hanya tersenyum kecil. “ hey jangan memandangku begitu, karna sebentar lagi kalian lah ynng akan menjadi samsak untuk ku berlatih “ ucap Xia Yun sambil memandang segerombolan Beast itu remeh.
Seakan megerti perkataan meremehkan dari Xia Yun, pemimpin Best kera itu meraung keras sambil memukul dadanya dengan kedua tangannya, sedangkan Best kera yang lain mengikuti peminpin mereka.
Kemudian ke lima Beast itu dengan cepat melompat menyerang kearah dimana Xia Yun berada, melihat itu Xia Yun mengubah posisinya dan siap bertarung, kali ini Xia Yun hanya ingin menggunakan kekuatan fisik nya, sekalian mencoba mengukur sejauh mana kekutan fisiknya, karena setau Xia Yun Beast Kera terkenal dengan kekuatan fisiknya.
Sambil meraung salah satu Beast kera itu menyerang Xia Yun dengan memukul kan kedua tangan besarnya.
Bommm….
Hutan sedikit bergetar akibat hantaman tangan besar Beast kera itu dengan tanah, sedangkan Xia Yun melompat bersalto ke belakang menghindari serangan kera itu. Setelah mendarat, sekarang di hadapan Xia Yun banyak debu akibat serangan itu.
Tak lama Beast Kera yang sebelumnya menyerang kembali meraung dan kembali melompat ke arah Xia Yun sambil mengayunkan satu tangan nya meyerang kea rah Xia Yun. Melihat itu Xia Yun juga mengepalkan satu tangannya dan kemudian melesatkan tinjunya beradu dengan tinju Beast Kera itu.
Bammm….
__ADS_1
Dentuman kembali terdengar, dentuman itu sedikit menggetarka hutan, dan sekarang posisi Xia Yun sedang saling menekan tinjunya dengan binatang Beast Kera itu, namun Xia Yun menambah kekuatan penuh fisiknya dan menghempaskan Best kera itu ke belakang, Beast Kera itu terlempar kebelakang menabrak pohon besar hingga pohon itu tumbang.
Dan seketika Best kera itu tidak lagi bergerak, tidak diketahui apakah sudah mati atau hanya pingsan.
Namun Xia Yun tidak perduli dengan keadaan Beast Kera itu , yang Xia Yun perdulikan adalan iya bisa Tau bahwa kekuatan fisiknya setara dengan cultivator tahap bintang perak tingkat tujuh dan dapat mengalahkannya hanya dengan kekuatan fisik saja, bahkan mungkin dirinya bisa bersaing melawan tahap bintang perak tingkat delapan walau dengan banyak usaha.
Jika ditambah mengunakan energi Qi dirinya yakin akan bisa menang melawan tahap bintang emas tingkat satu.
Sedangkan binatang Beast Kera yang lain menjadi marah melihat temannya di kalahkan, kemudian tanpa aba-aba ke empat Beast Kera yang lain maju menyerang kearah Xia Yun, sedangkan pemimpin Beast kera masih diam mengamati.
Xia Yun melihat itu menjadi bingung, namun dirinya tidak perduli . segera Xia Yun kembali mengubah posisinya, dirinya masih bertarung hanya mengunakan kekuatan fisiknya saja.
Salah satu Beast Kera mengayun kan tangan kearah Xia Yun, Xia Yun tidak tinggal diam ia juga membalas dengan ayunan tangan yang sama dan setelah kedua tangan itu bertemu, Beast kera itu langsung terpelanting kebelakang itu karena kekuatannya lebih rendah dari Beast kera yang pertama di lawan Xia Yun. namun Beast kera yang terpental tadi masih sadar, karena Xia Yun tidak megunakan kekuatan penuhnya. tapi tangan yang beast kera itu gunakan untuk beradu dengan Xia Yun sebelumnya sudah tidak dapat di gerakan, kemungkinan tulangnya telah remuk.
Dan tanpa jeda tangan Beast kera yang lain juga mengarah menyerang Xia Yun, Xia Yun terus membalas serangan itu dengan serangan yang sama, kaki juga tidak ketinggalan Xia Yun gunakan untuk menyerang, Xia Yun juga sesekali menghindar karena tidaak sempat menahan atau membalas serangan Beast kera itu, karena seranga ke empat Beast kera itu sangat beruntal yang mana sangat suit bagi Xia Yun yang masih minim pengalaman bertarung untuk memprediksinya .
Xia Yun juga beberapa kali berhasil mengarahkan serangannya dan melukai Beast kera itu cukup parah. Namun Xia Yun masih terkena salah satu pukulan Beast kera itu karena terlambat menghindari serangan dan membuatnya terpelanting menabrak pohon sampai pohon itu membentuk cekungan yang hencur membuat Xia Yun sedikit terbenam di dalamnya.
Jika satu lawan satu dengan pengalamannya sekarang, tidak akan menjadi masalah bagi Xia Yun. Namun karena ini empat lawan satu, menjadi sedikit lebih sulit bagi Xia Yun namun bukan berarti dia akan kalah, justru ini menjadi kesempatan bagus bagi Xia Yun untuk mencari pengalaman bertarung.
Lalu dengan perlahan Xia Yun membebaskan diri dari cekungan sambil mengelap darah yang sedikit mengalir di sudut bibirnya. kemudian berdiri kembali menghadap dua Beast kera di hadapannya , kenapa menjadi dua, itu karena dua lainnya sudah tak bergerak entah masih hidup atau sudah mati karena sebelumnya telah terkena pukulan Xia Yun dengan telak.
Sedangkan kedua kera di hadapan Xia Yun juga tidaklah lebih baik, muka dan tubuh kedua Beast itu menjadi babak belur dan sedikit mengelurkan darah. Sedangkan ke adaan Xia Yun hanya pakainya yang lumayan berantakan dan ada sobekan kecil di bagian legan baju.
__ADS_1
Tanpa menunggu lebih lama Xia Yun kembali melesat mengarah kan tinjunya degan kekauatan penuh fisiknya kearah kedua Beast itu. Namun belum juga tinjunya mengenai kedua Beast itu Xia Yun di kejutkan dengan kedatangan peminpin Beast itu yang menghadang serangan Xia Yun.
Karena Kekuatan fisik Xia Yun masih kalah dengan kekuatan Fisik pemimpin Beast Kera bulu merah itu, membuat Xia Yun kembali terpental ke belakang, sedangkan pemimpin Beast Kera bulu merah yang menghadang Xia Yun tadi hanya mundur bebelangkah saja dan kemudian meraung keras sambil memukul-mukul dadanya.
Sedang kan Xia Yun yag tadi terpental telah berhasil meyeimbang dirinya kembali, kemudian Xia Yun mengusap sedikit darah yang kembali keluar dari sudut bibirnya dan kemudian kembali memandang Peminpin Beast kera bulu merah itu.
“ Heh, akhirnya yang besar ikut bertarung juga, kukira akan diam saja sampai semua anggotanya mati terbunuh olehku. “ ucap Xia Yun remeh, sambil mengoyang goyangkan tangannnya yang sedikit yeri.
“ Aku akui kekuatan fisik mu memang lebih kuat dari ku, akan sangat sulit untuk ku menang jika hanya mengunakan kekuatan fisik saja. “ lanjutnya berkata
“ Jadi aku tidak akan membuang waktu ku lagi, masih banyak hal yang harus ku lakukan, lagi pun ini sudah cukup untuk melatih tubuhku, jadi bersiap lah untuk mati “ lanjut Xia Yun sambil mengeluarkan 30 % energi Qi nya dan memfokuskannya ke kaki dan tangan Xia Yun. Dengan cepat Xia Yun melesat meninggalkan cekugan dan retakan pada tanah yang sebelumnya menjadi pijakan Xia Yun.
Xia Yun melesat bagaikan peluru, pemimpin Beast yang tidak siap hanya bisa menahan dengan menyilangkan kedua tangan nya di depan tubuhnya. Melihat itu Xia Yun tersenyum remah.
“ Heh sia-sia, MATI!.” Kata Xia Yun sedikit keras sebelum tinjunya menghantam tangan pemimpin Beast itu.
setelah tinju Xia Yun yang telah di lapisi energi Qi menghantam tangan pemimpin Beast bulu merah itu. Seketika tangan pemimpin Beast kera tadi hancur kemudian tubuhnya terpelanting ke belakang menabrak ke dua angotanya yang sebelumnnya iya selamatkan.
Tubuh ketiga Beast itu beberapa kali menabrak pohon dan menumbangkannya kemudian menabrak salah satu batu besar barulah berhenti dan membuat permukaan batu yang tadinya rata sekarang terdapat cekungan dengan retakan seperti jarring laba-laba sedangkan mayat ketiga Beast tadi ada di tengahnya.
“ Huff......akhirnya selesai “
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak dengan like dan komen Novel ini . Thanks..🙏
Next...........