Perjanjian Iblis Terkutuk

Perjanjian Iblis Terkutuk
Bagian 12 mencari tumbal untuk malam satu suro


__ADS_3

setelah mengambil dua bayi di rumah sakit galih dan susan kembali mencari mangsa dan tepat malam besok adalah malam satu suro dimana.


itu adalah malam yang sangat sakral bagi mereka kini galih dan susan sedang mencari tumbal untuk diberikan kepada wedhus ireng tapi karena mereka tidak tau apa yang harus ditumbal kan di waktu malam satu suro


nanti..."Mas kira kira apa ya tumbal buat wedhus ireng di malam satu suro nanti"


Enggak tau san aku aja bingung kayak nya beda deh soalnya besok kan malam satu suro kita liat aja nanti"


Apa mas nggak tanya aja sama mbah ageng"ide bagus itu coba nanti mas telefon siapa tau ada jawaban nya" galih pun


langsung menelepon mbah ageng setelah menunggu terdengar suara di ujung telefon..."Halo ini siapa ya"Anu mbah ini galih saya mau tanya soal tumbal buat wedhus ireng buat malam satu suro nanti kira kira apa ya syarat nya"


kamu yakin ingin mengikuti tumbal satu suro untuk wedhus ireng kalo iya ini syarat nya yaitu kamu harus tumbalkan salah satu anak kalian apa kamu sanggup"Tapi mbah saya sudah berjanji kepada istri saya

__ADS_1


kalo saya tidak akan menjadikan anak saya sebagai tumbal"Itu urusan kamu apa kamu bisa menyampaikan hal ini atau tidak sama sekali"Baik mbah saya bicarakan ini kepada istri saya dulu"


setelah selesai berbicara dengan mbah ageng di telepon galih bingung bukan main bagai mana bicarakan hal ini kepada istrinya dulu susan pernah meminta.


janji kepada galih dia mau terlibat dalam perjanjian ini tapi dengan satu syarat galih tidak boleh menjadikan anak nya tumbal persembahan itu kenapa galih hanya.


memberikan wedhus ireng tali pocong perawan dan bayi yang sudah lahir atau pun janin kepada wedhus namun inilah yang paling berat bagi galih ini bukan soal susan.


melainkan dia harus membunuh anaknya sendiri dengan tangannya sendiri sesuai perjanjian awal galih masih ingat betul yang di katakan mbah ageng saat itu...


juga akan pulang sekolah sebentar lagi ketika melewati meja makan susan melihat suaminya yang sedang melamun susan pun menghampiri suaminya itu lalu memanggil nya"


Mas galih mas galih" tidak ada respons dari galih sampai pada tepukan pundak ketiga kalinya dari susan galih baru sadar..."Ehh iya maaf mas melamun tadi ada apa san"

__ADS_1


Ihh mas galih kebiasaan deh kalo di panggil itu jawab mas aku udah panggil mas berkali kali sampai aku samperin tadi mas cuma diam aja ada apa sih"San


mas boleh ngomong sesuatu nggak sama kamu ini soal tumbal malam satu suro"Emang udah tau apa yang harus di tumbalkan mas apa mas"Kalo kamu mau tau jangan kaget dan jangan marah sama mas"


Ya apa emangnya jangan bikin aku penasaran deh mas"Tumbal malam satu suro itu adalah anak kita" susan yang mendengar hal itu langsung diam


dan tidak berkata satu kata pun setelah beberapa menit susan akhirnya bisa mengatakan apa yang ingin dia katakan kepada suami nya"Enggak mas aku nggak mau


anak kita jadi tumbal apa kamu tega mas"Asal kamu tau san mas juga nggak mau tapi emang itu syaratnya kalo nggak mau ya udah kan dari awal kamu yang tanya ini ke mas"


Ya kan aku nggak tau mas kalo tumbal nya itu anak kita" susan menangis sejadi jadinya galih hanya bisa mendekati susan kemudian memeluk istrinya sambil berkata"


Kita nggak bisa apa apa lagi iblis wedhus ireng sudah dengar niat kita nggak mungkin juga membatalkan niat yang sudah kita rencanakan dan itu sudah didengar oleh nya"

__ADS_1


susan hanya bisa pasrah dan merelakan salah satu anaknya untuk dijadikan tumbal mau bagai mana lagi ini sudah tidak bisa di hindari...


__ADS_2