
setelah tujuh hari lamanya galih dan susan tidak mencari tumbal untuk diberikan kepada wedhus ireng karena ada acara tujuh harian putra mereka maka dari itu setelah selesai galih berniat mencari tumbal kembali
yaitu tali pocong perawan karena dia masih sedih akan kehilangan putranya galih hanya bisa mencari tumbal yang biasa dia pakai mau bagaimana lagi untuk sementara waktu dia harus diam diam karena warga kompleks yang mulai curiga
sambil menunggu istrinya kembali dari tukang sayur galih membaca koran seperti biasa tak lama kemudian susan sudah pulang galih pun mulai berbicara..."San sini sebentar mas mau ngomong"
Ngomong apa mas"Mas mau cari tali pocong perawan lagi kita kan udah satu minggu nggak kasih wedhus ireng tumbal dari pada kita yang jadi korban kamu mau"
Ya nggak sih mas tapi kan mas tau terakhir kali aku ke sana kayak gimana"Mas tau kok mangka nya mas ajak teman mas yang kemarin kebetulan dia mau"Ohh ya udah kalo gitu dari pada aku yang temani mas" setelah selesai berbicara dengan istrinya
galih menghubungi sahabatnya arga tidak lama kemudian telepon pun tersambung terdengar suara arga..."Halo kenapa gal tumben banget lu telepon gue pagi pagi begini"
Duh sorry nih bro gue mau minta tolong boleh"Ya elah kayak sama siapa aja lu minta tolong apaan"Temenin gue ambil tali pocong yuk"Kapan sekarang apa besok malam"
Ntar malam sih lu mau nggak kalo nggak juga nggak papa sih"Ya udah gue mau ntar malam gue jemput" setelah selesai berbicara dengan arga galih menyiapkan keperluan untuk membongkar
__ADS_1
kuburan setelah selesai galih pergi mengajak susan ke restoran milik mereka dari pada dia terus terusan memikirkan danu putra mereka lebih baik susan memiliki kesibukan sementara kedua putrinya mereka ada bersama pengasuh galih dan susan sepakat
untuk menyewa jasa pengasuh ini di lakukan supaya ketiga anaknya terurus karena danu sudah meninggal kini sang pengasuh hanya mengurus nadia dan serena saja susan yang merasa heran kenapa
suaminya membawa dia ke restoran kemudian bertanya ke galih suaminya..."Mas ngapain ajak aku ke sini"San mas nggak mau kamu terus mikirin danu terus kasian dia kalo liat kamu begini
dari pada kamu nglamun terus di rumah mending bantu bantu mas di sini"Ya ampun mas maaf ya aku emang belum bisa mengikhlas kan anak kita"Nggak papa mas tau kok kamu masih sedih" selesai berbicara
mereka pun masuk ke sana tidak lama kemudian suasana restoran ramai seramainya galih dan susan sangat sibuk melayani pembeli sampai pada pukul 19:00 galih baru bisa istirahat sejenak
Ya iya lah masa nggak jadi mau sekarang"Emangnya lu nggak capek"Nggak kok gue udah dari tadi kok istirahatnya"Ya udah kalo gitu sekarang aja" galih pun pamit kepada istrinya untuk pergi menuju kuburan
15 menit kemudian mereka sampai di kuburan tempat yang mereka ingin datangi sesampainya di sana mereka di merasakan hawa dingin dan mencekam karena tidak mau lama lama di sana
galih langsung mencari kuburan perawan dan juga kuburan untuk pengelaris kemudian arga bertanya kepada galih kuburan yang mana saja yang mau dia bongkar..."Gal kuburan mana aja yang mau
__ADS_1
lu bongkar"Ohh yang dua itu tuh gue udah pastiin"Tau dari mana kalo yang itu tuh kuburan perawan"Gue di kasih gelang ini sama mbah ageng waktu selesai acara tujuh harian anak gue
dia datang terus kasih ini ke gue"Ohh gitu ya udah sana cepat horor tau lama lama di sini" selesai bicara galih langsung menuju kuburan yang dia incar sejak tadi
galih pun langsung menggali kuburan pertama yang berisikan gadis perawan dia segera mengambil tali pocongnya setelah itu dia kembali menggali kuburan yang di sebelahnya
di sisi lain arga yang menunggu galih mengambil tali pocong arga merasa seperti ada yang sedang memperhatikan dirinya dari jauh karena merasa risih arga pun melihat sekitar kuburan sampai akhirnya
dia melihat pohon beringin besar di sana ada tiga sosok pocong yang berdiri melihat ke arahnya arga yang melihat itu langsung panik dan ketakutan kemudian pergi menghampiri
sahabatnya galih"Gal udah belum gue takut nih"Ya elah ngapain takut sih lagian nggak ada apa apa di sini"Lu nggak ngrasain sih udah ayo buruan"Iya iya ini gue udah selesai nih"
kemudian galih yang merasa heran bertanya kepada sahabatnya"Kenapa sih bro kok lu tadi kayanya ketakutan banget"Lu nggak ngrasain sih tadi itu ada tiga pocong di pohon beringin besar yang kita lewati tadi"
Ahh masa iya jangan ngacok deh lu udah ahh dari pada kelamaan mending kita pulang" setelah selesai berbicara galih dan arga langsung pulang mereka pun pulang ke rumah masing masing
__ADS_1