
galih langsung mencari kontak mbah ageng kemudian langsung Menelepon nya telepon pun tersambung terdengar suara mbah ageng..."Halo ada apa galih tumben kamu telefon saya pasti kamu mau menanyakan sesuatu kan"Iya mbah saya
.
ada perlu ini soal tumbal saya bingung mbah wedhus ireng meminta seorang gadis perawan yang punya wethon selasa kliwon saya harus mencarinya kemana"Kamu
tidak perlu khawatir galih datang lah ke tempat saya maka saya akan berikan sesuatu untuk kamu cepat saya tunggu"Baik mbah saya akan ke sana" galih langsung pamit kepada istrinya
kemudian pergi sebelum sampai galih pergi menjemput arga seperti biasa jika ada perlu kepada mbah ageng galih selalu mengajak arga temannya kalau bukan karena arga galih pasti masih miskin sekarang
dan pada akhirnya mereka sampai di tempat tujuan galih dan arga langsung turun dari mobil lalu masuk ke dalam ternyata mbah ageng sudah menunggu kedatangan mereka
setelah di persilakan duduk galih dan arga pun duduk..."Saya sudah tau kedatangan kalian ke sini"Iya mbah saya ada perlu soal tumbal yang saya bicarakan di telepon tadi"Kamu tidak
Usah khawatir tentang itu saya sudah menyiapkan sesuatu untuk kamu tapi ingat ini hanya bisa di pakai satu kali dan di malam
__ADS_1
selasa kliwon mengerti"Saya mengerti mbah dan apa ini mbah"Ini adalah sebuah jimat dia lah yang akan membantu kamu mencari gadis perawan yang memiliki
wethon selasa kliwon selama mencari jangan lepaskan jimat ini"Baik mbah saya tidak akan lupa selain itu apa anak anak saya bisa dilindungi supaya tidak bisa dijadikan tumbal saya tidak mau
melakukan kesalahan yang sama mbah"Tentu bisa ini taruh benda ini di kamar anak kamu maka wedhus ireng tidak bisa mengambil anakmu atau pun mengganggu nya memang kenapa tiba tiba kamu
meminta pelindung galih"Tidak papa mbah saya sudah berjanji kepada istri saya bahwa tidak akan ada anak kami yang di jadikan tumbal dia tidak mau melakukan kesalahan seperti yang sebelumnya"Ohh
begitu rupanya kamu jangan khawatir galih selama kamu dan istrimu tidak melakukan kesalahan maka tidak akan ada anakmu yang dijadikan tumbal"Baik mbah saya mengerti kalau begitu saya dan teman saya pamit dulu"Ya
banyak yang mereka bicara kan..."Gal gue mau tanya ke lu kenapa lu sampai minta pelindung segala apa lu takut kalo kejadian danu anak lu ke ulang lagi"Iya bro gue nggak
mau kehilangan anak gue lagi dan gue udah janji sama istri gue kalo nggak akan ada anak gue yang jadi korban tumbal lagi"Ohh ya gue dengar
istri lu juga lagi hamil kan selamat ya gal gue ikut senang"Makasih iya baru tiga bulan dia hamilnya gue sih pengennya anak gue cowok biar ada jagoan satu waktu itu udah punya tapi karena
__ADS_1
kesalahan gue anak gue malah jadi korban"Sabar gal ya udah mending kita pulang yuk gal kayanya mau ujan deh" mereka pun akhirnya pulang ke rumah masing masing
kini sudah masuk hari ke 29 di mana sampai saat ini galih belum juga mendapatkan tumbal tinggal satu hari lagi jika besok dia belum mendapatkan maka ia harus rela
kalau anaknya akan dijadikan tumbal kembali karena ini memang cukup sulit rata rata orang yang lahir selasa kliwon itu sudah menikah setiap galih bertemu orang itu selalu
yang sudah menikah saat galih sedang melayani salah satu pelanggan tiba tiba kedua gelang miliknya bercahaya memang gelang yang diberikan mbah ageng hanya bersinar satu kali tapi itu jika
orang yang lahir di malam selasa kliwon itu benar benar murni jika tidak maka gelang itu akan kembali redup sampai menemukan orang yang pas
dan ini lah orang yang selama ini galih cari cari sepulang dari restoran galih memberi tau istrinya kalau dia sudah menemukan orang yang dia cari..."Yang benar mas berarti anak kita nggak akan ada yang jadi tumbal"Ya san anak
kita aman kamu nggak usah khawatir lagi mas juga minta pelindung untuk anak kita nih kamu taruh di kamar anak anak"
keesokan malamnya galih dan susan melakukan ritual untuk di persembahkan kepada wedhus ireng sesuai keinginan nya gadis perawan selasa kliwon darah kambing hitam dan juga bayi yang belum lahir dan akhirnya tumbal berhasil di
__ADS_1
lakukan mereka sangat senang dan bahagia karena tumbal selalu berhasil tanpa harus mengorbankan anak mereka...