
kini galih sedang mencari tumbal untuk pangeran mammon memang tidak akan mudah karena yang dicari harus janin anak pertama selain itu
usia kandungan tidak boleh lebih dari tujuh bulan susan juga sedang mencari entah sampai kapan dia dan suaminya mencari saat mencari tiba tiba
gelang gaib di tangan galih dan susan bercahaya itu menandakan tumbal yang mereka cari ada di sekitar mereka kemudian susan menghampiri suaminya dan berkata..."Mas itu
tumbal yang kita cari"Mana sih mas nggak liat"Itu mas yang lagi duduk di bangku taman dekat pohon besar itu" galih pun menengok arah yang ditunjuk oleh istrinya..."Ohh itu maaf maaf mas nggak liat tadi
kamu benar dia yang kita cari tapi siapa ya dia sepertinya dia orang baru di taman kompleks kita mas nggak pernah liat soalnya baru ini"Iya mas aku juga baru liat tapi apa kita ajak kenalan aja yuk mas
sekalian biar tau rumahnya di mana"Ide bagus itu ya udah kita ke sana yuk" galih dan susan menghampiri wanita itu kemudian berkenalan... "Halo penghuni baru ya perkenalkan saya galih dan ini susan istri saya kalo anda siapa"Ohh
salam kenal juga saya maya penghuni baru kebetulan baru pindah rumah kemarin saya baru bisa keluar rumah soalnya kemarin sibuk menata rumah"Nggak papa kalo sempat mampir saja ke rumah kami
__ADS_1
tidak jauh kok dari sini"Kalo begitu sekalian saja kebetulan saya akan mengadakan acara empat bulanan sekaligus pengajian rumah baru apa pak galih dan bu susan bisa hadir malam ini"Tentu kami
akan hadir saya malah senang hati bisa menghadiri acara anda"Kalo begitu saya tunggu kehadirannya ohh ya siapa nama adik bayi ini"Ini putra kami namanya damar dia
baru lahir seminggu yang lalu"Lucu sekali anak pak galih saya jadi nggak sabar karena sebentar lagi saya juga akan menjadi ibu ini adalah anak pertama kami"Selamat
untuk anda semoga lancar sampai persalinan nanti tadi anda bilang baru empat bulan ya"Hati hati usia ini rawan terjadi apa lagi ini anak pertama harus di perhatikan jangan terlalu banyak beraktivitas juga jangan terlalu lelah"
Baik bu susan saya akan lebih berhati hati untuk itu kalo begitu saya permisi pamit pulang saya harus menyiapkan acara nanti malam"Ohh pasti kami akan datang" setelah maya pergi galih dan susan
masa udah di depan mata mau dilepas gitu aja apa mas mau cari terus nggak ketemu"Ya nggak juga sih kamu benar ini sudah mepet nanti malam itu malam jumat dari pada muter muter ya udah deh nggak ada pilihan lain" selesai
berjalan di taman galih dan susan pulang ke rumah mereka harus siap siap untuk acara di rumah maya setelah azan magrib galih dan susan sengaja datang lebih awal untuk membantu maya
__ADS_1
dengan ini mereka akan tau bagaimana bambu ireng bisa ditancapkan setelah selesai galih segera mencari tanah kemudian menancapkan bambu ireng di sisi lain susan
sedang membantu maya untuk acaranya kemudian sekarang galih tau siapa maya ternyata dia adalah pengusaha sukses rumah makan di seberang jalan
rrestoranya suaminya juga pengusaha sukses batu bara namanya adalah gilang wisnu ardinata ini kesempatan emas untuk galih dia akan menjadikan
anak gilang dan maya sebagai tumbal pertama pangeran mammon setelah selesai acara pengajian galih dan susan langsung pamit pulang mereka pun
segera memulai ritual itu mantra mulai dibacakan beberapa menit kemudian mantra itu berhasil di sisi lain maya tiba tiba merasakannya sakit di perutnya suaminya yang khawatir langsung
membawa maya ke rumah sakit setelah di periksa dokter mengatakan tidak ada janin atau bayi di perut maya gilang terkejut bukan main bagaimana mungkin anaknya menghilang apa yang sebenarnya terjadi di sisi lain galih senang
karena tumbal berhasil kembali..."Mas kita berhasil kita makin kaya uang kita semakin banyak"Iya san kita berhasil semoga saja pangeran mammon suka dengan tumbal yang kita berikan" keesokan paginya
__ADS_1
berita hilangnya anak maya yang dikandung nya jadi heboh sekaligus semua orang heran kenapa ini bisa terjadi sebelum tidak pernah ada yang kehilangan anak dalam kandungan galih dan susan hanya
bisa diam dan menikmati berita itu karena mereka tau ini adalah ulah mereka...