Perjanjian Iblis Terkutuk

Perjanjian Iblis Terkutuk
Bagian 14 pemakaman anak galih dan susan


__ADS_3

keesokan paginya susan masuk ke dalam kamar putranya sampai di sana dia menangis histeris melihat anaknya sudah tidak bernyawa galih yang mendengar teriakan istrinya langsung menuju kamar anaknya..."Ada apa san


kenapa kamu teriak"Danu mas coba liat anak kita" galih pun melihat kondisi anaknya saat di liat oleh galih dia kaget bukan main danu terbujur kaku dengan banyak luka di setiap tubuh nya.


galih pun langsung memeluk istrinya dan membawa susan keluar kamar danu kemudian duduk di kursi ruang tamu..."San mas tau ini berat buat kamu tapi kita harus kuat


sebentar lagi nadia dan serena bangun"Aku tau mas tapi nanti kita harus bilang apa sama mereka soal danu mas tau kan nadia sama serena itu sayang banget sama danu"Iya mas itu


sekarang lebih baik kita umumkan kematian danu kalo nggak nadia dan serena curiga nanti kita pikirkan itu nanti intinya nadia sama serena nggak boleh tau kalo adiknya jadi tumbal"Iya mas aku akan coba menutupi semuanya"


setelah berbicara galih dan susan mulai menyiapkan upacara pemakaman danu para pelayat sudah datang sebagaian dan yang lain belum datang susan hanya bisa menangis di depan jenazah putranya kini dia harus bagaimana menjelaskan kepada.

__ADS_1


kedua kakaknya kalau adik yang mereka sayangi sudah pergi untuk selamanya apa kah nadia dan serena bisa menerima kenyataan ini atau mungkin tidak sama sekali ibu ibu yang


di samping susan terus menguncap turut berduka cita atas meninggalnya putranya tiba tiba ada salah satu ibu yang menanyakan kenapa danu bisa meninggal tiba tiba..."Bu susan kenapa ya


danu bisa meninggal tiba tiba padahal kemarin masih sehat sahat aja"Saya juga nggak tau bu tadi pagi saya udah liat dia dalam keadaan begini"Ohh ya satu lagi bu ibu melihara


kambing ya soalnya saya semalam saya dengar suara kambingnya dari rumah ibu"Enggak bu saya sama suami saya nggak melihara kambing" ibu yang bertanya kepada susan langsung diam


di depan rumah galih sibuk menerima para pelayat yang datang mulai dari teman tetangga sampai rekan bisnisnya terus berdatangan bunga bunga ucapan turut berduka cita terus saja datang


karena galih sudah mengecek para pelayat yang sudah datang semua kini dia harus melihat keadaan kedua putrinya semenjak nadia dan serena tau kematian adiknya mereka tidak mau keluar kamar sama sekali...

__ADS_1


galih pun langsung menemui putrinya ketika dia sampai depan kamar galih yang masih melihat nadia dan serena menangis langsung mendekatinya dan berkata"Nadia serena jangan nangis dong ayah jadi sedih nih


kasihan dede danu nya dia pasti sedih kalo liat kakaknya nangis terus ayah tau kalian sayang banget sama dede danunya udah ya jangan nangis lagi"Ayah kenapa dede danu harus tinggalin kita emang apa salah dede danu sampai dia bisa meninggal"


Dede danu nggak salah apa apa sayang ayah juga nggak tau kenapa bisa kayak gini udah ahh jangan nangis lagi sekarang kalian turun ke bawah dede danu mau pamit sama kalian ayah tunggu kalian ya" 15 menit kemudian nadia dan serena


turun ke bawah seperti permintaan sang ayah untuk mengantarkan danu ke peristirahatan terakhir saat jenazah


danu putranya di masukkan ke liang lahat susan tidak mengikhlas kan putranya pergi untuk selamanya dia menangis histeris dan kemudian dia pingsan di pelukan suaminya


kemudian ibu ibu yang di samping galih langsung mengambil susan untuk di bawa pulang bersama kedua anaknya sementara itu galih masih harus menaburkan bunga...

__ADS_1


__ADS_2