Perjanjian Iblis Terkutuk

Perjanjian Iblis Terkutuk
Bagian 19 tumbal lima perawan dan juga lima bayi yang belum lahir


__ADS_3

keesokan paginya galih dan susan pergi melayat ke rumah marni untuk mengucapkan bela sungkawa sekaligus mengecek apakah tumbal benar benar berhasil...


saat mereka sampai langsung di sambut oleh keluarga marni galih dan susan pun masuk ke dalam rumah kemudian duduk di depan jenazah marni susan pun langsung membuka penutup kepala


jenazah marni saat dibuka benar saja wajah marni penuh dengan cakaran yang warnanya masih merah berbeda dengan anaknya bu herlin warnanya sudah menghitam apa dia bukan perawan ya pikir susan setelah itu dia menutup kembali wajah marni


karena galih sudah tidak tahan dengan ayat ayat yasin yang dilantunkan oleh para pelayat dia langsung menarik susan lalu pamit pulang kepada keluarga marni sesampainya mereka di rumah susan


langsung menayakan apa bedanya marni dengan anaknya bu herlin kepada suaminya..."Mas emang beda ya marni sama anaknya bu herlin"Kayaknya beda deh san soalnya bekas luka cakarannya juga beda marni bekasnya masih merah


sementara anaknya bu herlin hitam kemungkinan dia udah disentuh orang mangkanya lukanya beda"Tapi mas kenapa wedhus ireng mau ya sama anaknya bu herlin"Mungkin baru disentuh sekali" setelah membicarakan soal tumbal galih dan susan


pergi ke restoran untuk melihat apakah ramai seperti biasa atau malah sepi saat sampai di sana ternyata semakin banyak pengunjung dan tidak pernah sepi sama sekali...


galih dan susan pun langsung membantu para karyawan yang kelelahan akibat ramai pengunjung kini galih tengah sibuk di depan meja kasir sementara susan sibuk di dapur membantu para koki menyajikan makan

__ADS_1


saking banyaknya pengunjung dan juga pelanggan galih dan susan baru tutup restoran mereka pada pukul 22:00 ini di luar jam biasanya mereka pun langsung pulang


untuk beristirahat sesampainya mereka di kamar mereka langsung bersih bersih badan kemudian tidur saat tertidur galih kembali bermimpi bertemu dengan wedhus ireng


seperti biasa galih mendekatinya kemudian mulai bertanya..."Ada apa kanjeng wedhus ireng menemui saya kembali apa ada yang ingin di bicarakan"Ya galih saya ingin kamu mencarikan


lima gadis perawan dan juga lima bayi yang belum lahir itu untuk tumbal malam jumat berikutnya apa kamu sanggup atau tidak"Tenru saja saya sanggup kanjeng tidak mungkin saya


tidak bisa menyanggupi permintaan kanjeng saya pasti akan mencarinya jangan kan lima berapa pun yang kanjeng minta saya akan carikan"Bagus saya tunggu malam jumat berikutnya jangan lupa itu"Baik


kanjeng saya akan carikan" besok paginya galih membicarakan ini kepada istrinya susan bingung dari mana lima gadis perawan dan juga lima bayi yang belum lahir kemudahan berkata..."Lima gadis perawan dapat dari mana mas"


Ooh gitu berarti tinggal cari lima gadis perawan dong tapi cari di mana ya ohh iya kemarin kan ada tika sania marni dan yang kita ambil kan


baru marni sisa tika mas berarti tinggal empat gadis perawan lagi yang harus kita cari"Tapi cari di mana san mas bingung nih coba deh kamu liat sekeliling kompleks perumahan kita ini siapa tau ada gadis perawan"

__ADS_1


Ya udah mas nanti aku cari" susan pun langsung pergi keliling kompleks perumahan nya dengan gelang sakti milik galih susan mengelilingi satu persatu rumah...


rumah yang pertama ada cahaya di gelang yang susan pakai kemudian dia mendekati rumah itu saat mengintip dari jendela susan melihat


cahaya di wajah dua gadis yang ternyata adalah anak pemilik rumah itu karena dirasa tugas pertama selesai susan langsung buru buru pergi


kini dia ke rumah kedua gelangnya mulai bercahaya kembali susan langsung melihat rumah itu saat mengintip ada satu gadis yang wajahnya bercahaya susan langsung pergi ke rumah


yang terakhir saat berjalan gelang itu kembali lagi bercahaya saat saat susan kembali mendekat rupanya ada dua gadis yang wajahnya bercahaya karena sudah merasa cukup mencari korban tumbal susan langsung pulang...


kemudian setelah pulang mencari tumbal gadis perawan galih dan susan langsung melanjutkan mencari darah kambing hitam untuk tumbal karena sama seperti tumbal yang lain kali ini galih membeli lima ekor kambing hitam untuk tumbal...


dan waktu yang di tunggu tunggu pun tiba kini malam jumat sudah datang itu tandanya ritual langsung di laksanakan galih dan susan mulai membaca mantra mereka seperti biasa


dan benar saja baru beberapa menit mantra berhasil dilakukan terdengar suara jeritan dan juga kesakitan dari tiga rumah yang sudah di tandai oleh susan beberapa hari yang lalu

__ADS_1


dan seketika meninggal lah gadis gadis dari tiga rumah tersebut begitu pun dengan tika galih dan susan sangat senang saat melihat gadis gadis yang meninggal akibat ulah mereka galih dan susan sangat puas melihat itu dari dalam kendi


itu tandanya mereka semakin kaya raya uang mereka tidak akan abis sampai tujuh turunan sekali pun...


__ADS_2