
karena sudah merasa takut setelah membaca buku diary serena nadia jadi merasa ada yang mengikuti dirinya seakan akan hantu yang di ceritakan serena tengah mengikutinya
nadia jadi tidak ingin melihat ke belakang dia takut saja saat berbalik badan tiba tiba muncul satu sosok yang menampakan diri di belakangnya setelah berjalan cukup lama nadia sampai di kamarnya
karena kamar yang nadia miliki berada di ujung sedangkan kamar serena ada di ujung sebelah kanan di samping kamar damar karena nadia ingin tau apa kah ayah dan ibunya sudah
tidur atau belum dia membuka pintu kamar otang tuanya tidak ada seorang pun di kamar itu karena tidak mau ambil pusing nadia memilih untuk pergi ke kamarnya untuk beristirahat
sesampainya di dalam kamar nadia membaring kan tubuhnya di atas kasur dia sudah sangat lelah nadia tidak berpikiran untuk mandi dan yang lainnya dia sudah beraktivitas seharian dan itu sudah membuat dirinya cukup lelah
keesokan paginya nadia bangun pagi mandi dan sarapan karena hari ini libur kuliah nadia berpikir untuk membaca buku diary milik serena yang tertunda akibat nadia ketakutan semalam
di meja makan susan sudah membuat nasi goreng dan telur ceplok beserta yang lainnya di tengah sarapan galih bertanya bagaimana kuliah sang putri..."Nadia gimana kuliah kamu lancar sayang"Lancar kok yah
__ADS_1
tapi hari ini kebetulan aku libur dosennya lagi mengajar kelas lain"Ohh gitu ayah boleh tanya sesuatu nggak sama kamu" susan yang tau tujuan galih langsung melirik suaminya itu nadia
pun mengiyakan dan langsung menjawab..."Tanya apa yah kayanya serius banget"Kamu mau nggak ayah jodohkan dengan anak teman ayah..."Hah di jodohkan enggak ahh yah ini itu udah
tahun 2015 ayah masih mau lakuin itu nadia masih mau kuliah kejar cita cita bukan menikah dengan orang yang nggak nadia kenal dan nggak nadia cintai" dengan kata yang kasar dan amarah yang sangat tinggi nadia
meninggal kan meja makan lalu pergi ke kamar adiknya untuk membaca buku diary serena galih yang melihat putrinya pergi ke kamar sang adik merasa bersalah sedangkan susan langsung
kita nggak jadi tumbal pengganti itu saja"Ya tapi nggak gitu caranya mas udah ahh dari pada makin emosi lebih baik aku ke kamar damar" susan pun meninggal suaminya di meja makan
di sisi lain nadia yang masih menangis membuka buku diary serena dan langsung membaca...(Dear diary ini hari keempat di mana
aku sangat ketakutan dengan banyak hantu di kamar ku ini mereka terus saja menghantui dan mengatakan bahwa aku akan menjadi tumbal dan ratu neraka kata kata itu terus saja mereka
__ADS_1
ucapkan bentuk mereka juga berbeda beda ada yang wajahnya hancur ada yang anggota tubuhnya menghilang ada yang berbau busuk dan lain sebagainya jujur saja aku sudah tidak tahan lagi mereka mengusik dan mengganggu kamarku jadi penuh
dengan makhluk astral setan atau entah lah apa sebutan mereka tiba tiba saat aku selesai makan malam ada satu sosok yang aku lihat dia seperti manusia tapi kepalanya seperti kambing dengan
badannya dipenuhi dengan api aku sangat takut saat itu kakiku tidak bisa di gerakan aku seperti mematung mulutku tidak bisa terbuka untuk berteriak sosok itu berkata..."Jangan ganggu calon ratu kalian
kalau ada yang berani menggagunya kalian akan berhadapan denganku" sosok sosok yang ada di kamarku langsung diam seperti ketakutan apa dia mungkin lebih kuat dari mereka
dan setelah sosok manusia setengah kambing itu pergi aku baru bisa bergerak dan berteriak ayah ibu dan juga kakakku langsung menghampiri diriku saat itu
dan kemudian aku pingsan meski pun aku tidak mengingat saat aku pingsan tapi aku ingat sosok yang aku lihat aku tau diriku pingsan dari ibuku dia lah yang memberi tau kejadian semalam) serena 1:5:2015 nadia yang membaca buku diary serena
tidak habis pikir dengan apa yang serena lihat dan gambar yang dia lihat entah bagaimana adiknya bisa tahan dengan semua itu hingga ajal menjemputnya...
__ADS_1