
"aku ini Putri kalian atau barang sihh, ko main jual - jual aja sama orang" kata anak itu keras dan marah.
"Tenang kilaa,kamu ga di jual, kamu itu dari kecil udah di jodohin" kata perempuan paruh baya itu menenang kan anak nya.
"Iya Aqila azka putri kamu tu ga kami jual, kami hanya meperbuktikan janji papa sama Temen papa dulu nak" kata papa Kila yang ikut menenang kan anak nya.
"Tapi kila masi mau sekolah, kila ga mauu" elak Kila lagi.
"Iya Kila bisa sekolah kok, ini pernikahan nya di rahasia kan" kata mama Kila. Kila tetap saya mengeras kan kepala. Ia tidak mau, ia langsung pergi bergegas menuju kamar nya dan meninggalkan orang tua nya.
Ya seorang Aqila azka putri anak satu - satu nya dari keluarga marga Azka. Aqila kerap di panggil Kila dengan orang terdekat nya. Ia masi menduduki Kelas 12 di SMA dirgantara bangsa. Sekolah termegah di Jakarta.
di hari minggu yang cerah. Iya di kabar kan orang tua nya dengan perjodohan.
Di dalam kamar Kila hanya mengedus kesal ke orang tua nya. Ia tau kalo ia menolak pun orang tua nya tetap akan menjodoh kan dengan orang yang tidak iya kenal sama sekali. Sungguh bagi Kila ini sangat sial dalam hidup nya. Sebab Kila mempunyai kekasih hati. Bagaimana kalo kekasih nya tau soal ini???
# kamar Kila
"sungguh ini seperti mimpi"
"Aku ingin segera bangun dari mimpi buruk ini" kesal Kila. Ia merasakan bahwa semua ini mimpi buruk.
"Gimna kalo Justin tau soal ini"
"Aku bisa gilaaaa" seru Kila sendiri di kamar nya.
Kila pun hanya bisa menangis. Tangis nya pun sampai membawa nya tertidur.
****
__ADS_1
# rumah keluarga Alaska
"Papa ga mungkin dong, ingkari janji papa" kata papa Alaska.
"Tapi aku ga mau paa, aku ga mauu" keras Alaska dengan papa dan mama nya.
" Aka tenang dulu ya nak" mana Alaska menenangkan anak bungsu nya.
"Tetep maa, aku ga mau" keras Alaska lagi.
"Yang di jodohin sama kamu itu cantik aka baik lagi" kata papa Alaska yang memberikan keyakinan ke Alaska.
"Aku udah suka sama satu perempuan ma pa, di sma aku, dia lebih cantik dan baik. Aku tetap tak tidak mau di jodoh kan seperti ini. Setelah ngucapkan kata keras nya ia bergegas keluar rumah. Meninggalkan mama dan papa nya.
Orang tua Alaska pun hanya melihat bahu Alaska semakin menjauh.
# kamar Kila
Kila langsung menelpon Justin pada waktu itu juga. " Aku anjak Justin bicara baik - baik aja, biar lega semua nya" batin Kila.
My love ( berdering )
"Kok gak diangkat sih, kemana ya Justin" ujar Kila sendiri.
" Yaudah deh mending aku cari angin aja sendiri" seru Kila. Ia merasa stres sejak di kabar kan papa nya tentang perjodohan itu.
Kila pun bergegas mengganti pakaian nya. Ia menggunakan celana jens yang sedikit ketat dan memakai sweater oversize. Lalu memakai tas ransel nya.
Lalu Kila keluar kamar dan ternyata ada tamu ruang depan. Kila tak ingin di lihat tamu itu, iya tau tamu itu adalah teman papa nya. Yang anak nya di jodoh kan dengan nya. Ia kembali ke kamar dan tidak meniat kan diri nya untuk keluar.
__ADS_1
#alaska
"Mama papa egois"
"Gimana kalo berita aku di jodoh kan itu tersebar, aku tak ingin perempuan itu tau, apalagi kata mama tadi, orang yang di jodoh kan dengan ku juga satu sekolah,,, aku bisa gilaaaa" keluh Alaska di bawah pohon tepat nya di depan sungai cantik.
Alaska memang suka di tempat seperti itu di kala ia mempunyai masalah. Alaska tidak tahu harus bagaimana lagi. Ia hanya pasrah.
#rumah Kila
di tempat ruang depan ada 4 orang tua. Ya Kila benar itu adalah orang tua dari anak yang akan di jodoh kan nya.
"Jadi kapan kalian akan melamar anak kami" tanya papa Kila ke teman papa Kila.
"Kalo bisa kami akan membawa anak kami 2 hari lagi" jawab teman papa Kila.
"Baiklah, tetapi Aqila tidak ingin pernikahan mereka di publish dulu" kata mama Kila. Karna mama Kila tau Aqila tidak ingin semua orang tau. Sebab Kila masi ingin sekolah.
"Iyaa jeng, Meraka juga hampir lulus jadi jangan di publish terlebih dahulu" jawab temen mama nya Kila.
"Kalo begitu kami pamit dulu, besok akan kami kabar kan di mana tempat untuk pertemuan nya"
Kata teman papa Kila lagi. Sambil menjabat tangan nya ke orang tua Kila.
"Iyaa, kami tunggu kabar nya" jawab papa Kila sembari menjabat tangan teman nya.
Takk lama dari usai sudah pertemuan orang tua Kila dan teman papa Kila.
****
__ADS_1