
"Lumayan rame ya" ujar Kila.
"Kalo sepi hutan" jawab Alaska asal.
"ihh" ketus Kila kesal.
Alaska pun berjalan sejajar dengan Kila.
Lalu Alaska pun menggandeng tangan Kila.
"Ihh lepasin aka malu di liatin orang" ujar Kila sembari ingin melepaskan tangan Alaska.
"Gpp biar romantis" ujar Alaska sambil tersenyum ke Kila.
Sejak dengan Kila Alaska lebih sering tersenyum.
Siapa pun yang melihat perlakuan Alaska ke Kila akan merasa iri.
Kila pun hanya pasrah dengan perlakuan alaska.
Cukup lama mereka berdua mencari tokoh baju pengantin nya.
"Itu dia tokoh nya" ujar Kila ke Alaska.
"Yaudah ke sana" jawab Alaska sambil menggandeng tangan Kila menuju tokoh itu.
"Selamat datang kakak di tokoh kami, ada yang bisa saya bantu" ujar pelayan ke Kila dan Alaska.
__ADS_1
"Saya mau baju pengantin yang tidak begitu ribet tapi cantik" ujar Kila ke pelayan.
"Ya sudah mari kita ya" ujar pelayan ke Kila dan Alaska. Alaska dan Kila pun ikut berjalan di belakang pelayan tersebut.
"Ini kak silakan di pilih" ujar pelayan tersebut ke Kila.
"Yang ini bagus nggak ka??" Tanya Kila ke Alaska.
"Bagus semua nya sayang" jawab Alaska sambil menggoda Kila di depan pelayan.
Blusss
Sayang??
"iss apaansih sih, ihhhh malu banget" batin Kila.
Pelayan yang mendengar perkataan alas kawin hanya tersenyum saja.
"Saya mau yang ini saja" ujar kila ke pelayan.
"Tapi yang warna putih" ujar kila lagi ke pelayan.
"Baiklah kak, apa ingin di coba dulu??" Tanya pelayan ke Kila.
"Nggak usah di bungkus aja langsung" bukan kila yang jawab tetapi Alaska. Alaska tidak mau melihat Kila memakai baju tersebut terlalu cepat. ia ingin besok saja melihat Kila memakai baju tersebut saat berada di samping nya.
"Baiklah kak, mari ikut saya ke kasir" ujar pelayan tersebut. Lalu berjalan menuju ke kasir.
__ADS_1
"Kenapa nggak di coba dulu?" Tanya Kila heran ke Alaska.
"Ntar aja, besok bisa di pakai langsung" jawab Alaska.
Lalu Alaska dan Kila mengikuti jalan pelayan tersebut. Dan Alaska langsung membayar baju yang kila mau tadi. Dan langsung keluar dari tokoh pengantin tersebut. Alaska pun membawa baju pengantin yang ia belikan untuk Kila tadi.
"Baju kamu nya ke mana kok nggak di beli langsung" tanya Kila ke Alaska karena cuma membeli baju ia saja.
"Udah di beli sama mama" jawab Alaska.
"Ya udah kalau gitu keliling dulu ya" seru kila ke Alaska.
Alaska tidak menjawab apapun ya menuruti kemauan Kila. Lalu berjalan menggandeng Kila kembali seperti tadi.
Lumayan lama mereka keliling dan akhir nya kila merasa capek. Kila melihat sekeliling di mall. Dan ada kejanggalan di mata nya.
"Eh tunggu dulu ka" tahan Kila ke Alaska.
"Kenapa cape??" Tanya Alaska ke Kila.
"Bukan, itu seperti pacar ku" ujar gila ke Alaska menunjuk arah lelaki dan perempuan yang sedang duduk di kafe dekat mall.
"Tapi itu dia sama cewek lain, mungkin kamu salah lihat" ujar Alaska.
"Enggak aka itu Justin pacar aku" ujar Kila.
"Kamu tunggu di sini biar aku yang ke sana" ujar kila lagi. Kila lalu berjalan ke arah laki-laki yang iya kira itu pacar nya. Dan di ikuti Alaska.
__ADS_1